Emil Audero Kebobolan dari Bola Mati, Pelatih Cremonese: Ada yang Salah - Semua Halaman - Bolasport
Emil Audero Kebobolan dari Bola Mati, Pelatih Cremonese: Ada yang Salah - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 9 Maret 2026 | 04:20 WIB
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, risau terhadap kemampuan timnya dalam mengatasi bola mati dari tim lawan. (PIERO CRUCIATTI/AFP)
BOLASPORT.COM - Pelatih Cremonese, Davide Nicola, risau terhadap kemampuan timnya dalam mengatasi bola mati dari tim lawan.
Cremonese dihukum oleh gol via bola mati saat mendatangi markas Lecce pada pekan ke-28 Liga Italia 2025-2026.
Mentas di Stadio Vla del Mare, Minggu (8/3/2026), mereka tumbang dengan skor 1-2.
Laga berjalan 22 menit, gawang Cremonese yang dikawal Emil Audero kebobolan lewat situasi sepak pojok.
Kiper timnas Indonesia itu gagal menghalau sundulan Santiago Perotti dari umpan corner kick.
Baca Juga: Hasil Liga Italia - Emil Audero Dibuat Jungkir Balik, Cremonese Masuk Zona Degradasi
Selang 16 menit kemudian, Audero kembali takluk oleh eksekusi penalti Nicola Stulic.
Cremonese cuma sanggup membalas satu kali melalui lesakkan Federico Bonazzoli.
Saat membahas gol pertama Lecce, Nicola mengakui bahwa Cremonese lemah dalam membendung bola mati.
Dia pun mengatakan timnya harus membenahi aspek tersebut.
"Ini kali keempat kami kejebolan dari bola mati dan jelas ada sesuatu yang salah," kata Nicola seperti dikutip BolaSport.com dari Tuttomercato.
"Kami perlu menemukan solusi berbeda dan kami akan melakukannya."
"Semuanya dimulai dari rasa lapar dan amarah yang Anda rasakan dalam membaca situasi," pungkas sang nakhoda.
Seperti kata Nicola, Cremonese sudah empat kali kemasukan gol melalui bola mati di Serie A musim ini.
Namun, mereka bukanlah yang terburuk dalam hal tersebut.
Udinese dan Napoli jadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak dari set piece dengan jumlah tujuh buah.
Akan tetapi, Cremonese menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk pada Liga Italia musim sekarang.
Audero dkk kebobolan 40 kali usai menjalani 28 partai.
Ada lima tim yang memiliki catatan lebih jelek dari Cremonese yakni Hellas Verona (49 gol), Torino (49), Pisa (48), Fiorentina (42), dan Udinese (41).
Akibat kekalahan dalam pertandingan terbaru, Cremonese turun ke peringkat ke-18 klasemen atau zona degradasi.
Mereka memiliki 24 poin dari 28 penampilan.