Dituduh Mata-mata Gennaro Gattuso, Pria Italia di Latihan Bosnia-Herzegovina Ternyata Personel Militer - Kompas
Dituduh Mata-mata Gennaro Gattuso, Pria Italia di Latihan Bosnia-Herzegovina Ternyata Personel Militer
KOMPAS.com - Suasana memanas menjelang laga krusial antara Bosnia-Herzegovina dan Italia pada babak playoff Piala Dunia 2026.
Media lokal setempat sempat melontarkan tuduhan mengejutkan bahwa ada seorang warga dari negara tamu yang bertindak sebagai pengintai saat tim tuan rumah sedang melakukan persiapan krusial di lapangan.
Kecurigaan ini berawal dari beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan sosok pria Italia berada di sekitar kamp pelatihan tim tuan rumah.
Pria tersebut diduga merekam aktivitas Edin Dzeko dan rekan-rekannya, bahkan setelah batas waktu 15 menit pertama sesi latihan yang biasanya terbuka untuk umum telah berakhir.
Namun, laporan dari Sportmediaset dengan cepat mengklarifikasi bahwa pria tersebut sama sekali tidak berafiliasi dengan pelatih Gennaro Gattuso maupun staf kepelatihan tim tamu.
Baca juga: Jelang Bosnia Vs Italia, Gattuso: Kami Pertaruhkan Semuanya!
Ia dipastikan tidak memberikan informasi berharga apa pun mengenai rencana taktik skuad tuan rumah.
Kegaduhan yang sempat memicu kontroversi di media ini pun segera mereda.
Ternyata, sosok yang dicurigai itu adalah seorang personel militer yang tergabung dalam pasukan EUFOR.
Baca juga: Demi Italia Lolos Piala Dunia 2026, Gattuso Pilih Tak Main di San Siro
Pangkalan tempatnya bertugas kebetulan memang berbatasan langsung dengan kamp latihan Butmir.
Melansir dari Sportmediaset, untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut, sumber-sumber pertahanan mengumumkan bahwa itu bukanlah seorang "mata-mata."
Pria yang dicurigai tersebut murni seorang tentara yang hanya sedang berjalan-jalan dan mengamati sesi latihan dari area pangkalan militernya sendiri.
Pertandingan penentuan antara kedua negara ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) pukul 01.45 WIB.
Baca juga: Jay Idzes Tak Kaget dengan John Herdman, Berkat Pengalaman di Italia
Tekad Besar di Stadion Bilino Polje

Di sisi lain, pelatih Gennaro Gattuso menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membawa anak asuhnya tampil maksimal di Stadion Bilino Polje, Zenica.
Mantan pelatih AC Milan itu menyadari besarnya risiko yang dihadapi timnya dalam upaya mengamankan tiket menuju putaran final.
Baca juga: Dugaan Langgar Kode Etik, Alexander-Arnold Dihukum Arbeloa Sebelum Jumpa Atletico Madrid
"Kami tahu kami mempertaruhkan banyak hal besok, kami tahu itu dengan baik. Kami bermain melawan tim yang kuat, dengan pemain-pemain berkualitas. Dibutuhkan Italia yang hebat untuk mencapai Piala Dunia," kata Gattuso dikutip dari TuttoSport.
Gattuso juga mengingatkan para pemainnya untuk meminimalisir kesalahan taktis dan bermain lebih efektif.
Ia menekankan pentingnya semangat kompetitif yang menjadi identitas sejarah panjang sepak bola negaranya.
"Ketika Anda seorang pemain atau pelatih, pertandingan itu sulit, terutama ketika Anda tahu Anda tidak boleh melakukan kesalahan," ujar pria yang akrab disapa Rino tersebut.
Baca juga: Tandem Jay Idzes Ancam Timnas Italia Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026
Ia menambahkan bahwa skuadnya telah mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam mengantisipasi bahaya dan penyelesaian akhir.
"Mungkin kami mengharapkan mereka untuk bermain lebih di tengah, pada bola-bola kedua. Tapi tidak apa-apa, saya lebih suka bermain sederhana dan fokus pada hal-hal konkret," tutup juru taktik Italia tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang