Cedera Mbappe Jadi Polemik, Staf Medis Real Madrid Dianggap Tak Becus - Semua Halaman - Bolasport
Cedera Mbappe Jadi Polemik, Staf Medis Real Madrid Dianggap Tak Becus - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 2 Maret 2026 | 22:20 WIB
cedera yang dialami penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, kini menjadi sorotan lantaran tim medis klub yang dianggap lalai. (ANDER GILLENEA/AFP)
BOLASPORT.COM - Cedera yang dialami Kylian Mbappe rupanya menjadi polemik setelah staf medis Real Madrid dianggap tidak becus dalam bekerja.
Madrid tengah berupaya keras mengejar momentum mereka di musim 2025-2026.
Setelah memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, mereka juga berupaya untuk terus menjaga asa merengkuh gelar Liga Spanyol.
Masalahnya Madrid belum bisa diperkuat penyerang andalannya, Kylian Mbappe.
Mbappe sedang berkutat dengan cedera lutut yang dideritanya mulai akhir 2025 dan belum sembuh dalam kurun waktu 2 bulan terakhir.
Padahal keberadaan Mbappe begitu krusial bagi permainan yang dimainkan oleh El Real.
Bagaimana tidak, penyerang asal Prancis tersebut berkontribusi dalam 38 gol dari 33 pertandingan di semua ajang kompetitif musim ini.
Hebatnya, Mbappe juga berstatus topscorer untuk Liga Spanyol (23 gol) dan Liga Champions (13).
Baca Juga: Main dengan Satu Kaki sejak Desember, Kylian Mbappe Terancam Absen di Piala Dunia 2026?
Tak heran jika kehilangan Mbappe membuat Real Madrid ketar-ketir.
Terlebih cedera lutut yang menimpa eks PSG tersebut bakal memaksanya absen setidaknya selama 3 pekan.
Untuk saat ini Kylian Mbappe menolak gagasan untuk melakukan operasi.
Ia lebih memilih melakukan perawatan secara konservatif yang dipantau langsung oleh tim medis Real Madrid.
Dikutip dari Tuttomercatoweb, kubu Mbappe mulai mempertanyakan profesionalisme dari tim medis Madrid.
Orang-orang terdekat Mbappe merasa pelayanan yang diberikan staf medis El Real tidak memadai dan cenderung lambat dalam melakukan penanganan.
Penyerang berusia 27 tahun itu percaya bahwa jika ia disarankan melakukan penanangan lebih cepat, cedera lutut kambuhannya tidak akan memburuk.
Namun, situasinya justru kian memanas dan Mbappe menuding langsung staf medis Real Madrid sepenuhnya bertanggung jawab.
Baca Juga: Mbappe Istirahat Dulu, Waktunya Titisan Raul Gonzalez Unjuk Gigi di Real Madrid
Di saat yang bersamaan, internal klub juga meragukan efektivitas dari pendekatan medis dan diagnostik yang diadopsi saat ini.
Mereka kecewa dengan kegagalan staf medis yang lambat dan tidak akurat dalam mendiagnosis cedera dari Mbappe tersebut.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, telah mengonfirmasi bahwa eks binaan AS Monaco itu tidak akan bermain sampai ia benar-benar pulih.
"Kami sangat jelas," ujar Arbeloa, dikutip dari Diario AS.
"Apa yang terjadi padanya, apa yang telah terjadi padanya, dan apa yang kami inginkan sekarang, yaitu agar dia pulih sepenuhnya dari ketidaknyamanan ini."
"Mbappe dapat kembali puluh 100 persen dengan kepercayaan diri maksimal, dan dengan keamanan maksimal ketika dia pulih sepenuhnya dan ketidaknyamanan kecil itu hilang."
"Kami akan melihatnya hari demi hari."
Kylian Mbappe mencetak gol tendangan penalti yang memenangkan Real Madrid atas Rayo Vallecano pada duel Liga Spanyol di Santiago Bernabeu (1/2/2026). (THOMAS COEX/AFP)
Baca Juga: Dihujat sampai Dilarang Tampil di Liga Champions, Gianluca Prestianni Tuntut Vinicius dan Mbappe
"Ini soal dia melihat bagaimana perasaannya, bagaimana pemulihannya, dan bagaimana perkembangannya."
"Saat ini lebih baik tidak memberikan batas waktu karena ini adalah ketidaknyamanan yang harus kita hadapi hari demi hari, dan dia melihat perasaannya, bagaimana dia merasa."
"Dan berdasarkan itu, kami akan memutuskan."
"Kami ingin dia kembali pulih 100 perseb, dan ketika itu terjadi, dia akan kembali," pungkasnya.