0
News
    Home Berita Featured Manchester United Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Biang Kerok Ruben Amorim Dipecat Man United Terkuak, Ada Andil Besar Pemain - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read

     

    Biang Kerok Ruben Amorim Dipecat Man United Terkuak, Ada Andil Besar Pemain - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 3 Maret 2026 | 18:00 WIB


    Ruben Amorim menjadi pelatih terburuk Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson, tetapi menyedot uang sangat banyak setelah dipecat. (AFP)

    BOLASPORT.COM - Biang kerok pemecatan Ruben Amorim dari Man United dibeberkan oleh salah satu staf pelatihnya dengan adanya andil besar dari para pemain.

    Manchester United menunjuk Amorim sebagai pelatih pada Oktober 2024.

    Pelatih asal Portugal tersebut didapuk menggantikan Erik ten Hag.

    Namun, Ruben Amorim baru bekerja untuk Man United pada 11 November 2024.

    Demi mendapatkan Amorim, Setan Merah sampai rela menebus klausul sebesar 10 juta euro atau setara Rp170 miliar yang dipatok oleh Sporting CP.

    Penujukan Amorim sebagai pelatih Man United tak lepas dari gaharnya penampilan Sporting CP di bawah asuhannya pada waktu itu.

    Apalagi ia dianggap sebagai salah satu pelatih "muda" berbakat di Eropa.

    Man United diketahui memberikan kontrak untuk Amorim hingga 2027.

    Baca Juga: Sesko Jadi Pemain Paling Ganas di Liga Inggris sejak Man United Pecat Amorim

    Diharapkan bisa memberikan perubahan dan perbaikan, nyatanya Amorim mengalami masa-masa sulit di Old Trafford.

    Dengan pendekatan taktik 3 bek sejajar, Ruben Amorim mencoba memformulasikan gagasannya di berbagai kompetisi yang dilakoni klub.

    Hanya saja strategi yang digunakan oleh pelatih berusia 41 tahun tersebut justru tidak berjalan dengan baik.

    Malahan ia kerap mendapat kritik tajam dari berbagai pihak tak terkecuali legenda klub dan pengamat.

    Terlebih catatan buruknya sebagai nakhoda tidak terelakkan.

    Manajemen klub lantas memberhentikan kerja samanya dengan Amorim per awal Januari 2026.

    Itu artinya Amorim hanya bekerja selama 14 bulan saja di Old Trafford.

    Kinerja dari eks kompatriot Cristiano Ronaldo tersebut dianggap tidak memuaskan dari total 63 pertandingan di lintas kompetisi.

    Baca Juga: Benjamin Sesko Korban Situasi Kacau Ruben Amorim di Man United

    Dari jumlah laga yang dipimpinnya itu, Ruben Amorim tercatat hanya mampu membawa Man United menang dalam 25 laga saja.

    Itu juga dengan finis buruk yang didapat oleh klub dengan menempati peringkat ke-15 dengan 42 poin di musim 2024-2025.

    Pemecatan terhadap Amorim itu masih menyisakan cerita-cerita yang belum tuntas.

    Salah satunya diungkapkan oleh mantan asisten Amorim, Adelio Candido, yang buka suara.

    Berbicara dalam A Bola, Candido mengungkapkan bahwa waktunya di Old Trafford sejatinya menyenangkan.

    Namun, ia secara tidak langsung menunjuk para pemain menjadi salah satu penentu dipecatnya Ruben Amorim karena tidak menerapkan arahannya.

    "Pengalaman selalu merupakan pengalaman, baik hasilnya baik maupun buruk, kami selalu mendapatkan pelajaran darinya," ucap Candido.

    Pelatih Man United, Ruben Amorim, saat memberikan pidato untuk fan usai pertandingan pekan 38 Liga Inggris melawan Aston Villa di Old Trafford (25/5/2025).Pelatih Man United, Ruben Amorim, saat memberikan pidato untuk fan usai pertandingan pekan 38 Liga Inggris melawan Aston Villa di Old Trafford (25/5/2025). (DARREN STAPLES/AFP)

    Baca Juga: Resep Carrick Hidupkan Kembali Paul Pogba Mini yang Sempat Mati Suri di Era Amorim

    "Di Manchester, saya benar-benar menyukai kota ini dan cara para penggemar menikmati sepak bola, lebih fokus pada proyek daripada hasil yang segera."

    "Yang paling saya tidak sukai adalah, tanpa ragu, perasaan bahwa ide-ide kami tidak sepenuhnya diterapkan," imbuhnya.

    Man United kini sudah ditangani oleh pelatih interim, Michael Carrick.

    Sementara itu, Ruben Amorim sendiri masih menganggur pasca-dipecat Setan Merah.

    Komentar
    Additional JS