0
News
    Home AFC Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia Timnas Timor Leste

    Beda dengan Kasus Timor Leste, Malaysia Tak Akan Disanksi oleh AFC? - Superball.id

    7 min read

     

    Beda dengan Kasus Timor Leste, Malaysia Tak Akan Disanksi oleh AFC?

    Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor John Paul mengatakan Malaysia kemungkinan besar tidak akan mengalami nasib yang sama seperti Timor Leste. (NST.COM.MY)

    SUPERBALL.ID - Malaysia kemungkinan besar tidak akan mengalami nasib yang sama seperti Timor Leste menyusul skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi, menurut Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

    Senin (16/3/2026) pagi waktu setempat, Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, angkat bicara mengenai skandal yang melibatkan berkas tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia dalam konferensi pers bersama Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) di Wisma FAM.

    Pernyataannya dengan cepat menarik perhatian karena insiden tersebut menimbulkan kontroversi besar di sepak bola regional.

    Menurut laporan BHarian, Windsor menekankan bahwa situasi di Malaysia tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan kasus Timor Leste sebelumnya.

    Ia menjelaskan bahwa perbedaannya terletak pada waktu ditemukannya pelanggaran tersebut.

    Hal ini juga sedikit mengisyaratkan bagaimana AFC akan menangani skandal yang melibatkan tujuh pemain Timnas Malaysia.

    Baca Juga: Kasus Pemain Naturalisasi Malaysia Kembali Mengalami Perkembangan Tak Terduga

    "Peraturan itu tidak memberi wewenang kepada Komite Disiplin untuk menjatuhkan hukuman di luar apa yang diizinkan," kata Windsor.

    "Dalam kasus Timor Leste, pelanggaran baru ditemukan setelah turnamen berakhir."

    "Setelah turnamen selesai, Anda tidak dapat menghukum mereka ke belakang, Anda harus menerapkan hukuman tersebut untuk masa depan.”

    Windsor kemudian menjelaskan bahwa kasus Malaysia sama sekali berbeda karena masalah tersebut ditemukan saat turnamen masih berlangsung.

    "Kasus tim nasional Malaysia berbeda. Masalah ini ditemukan saat turnamen (Kualifikasi Piala Asia) masih berlangsung," ujarnya.

    "Anda tidak bisa mengatakan Timor Leste dan FAM sama karena keadaannya berbeda."

    Sementara itu, Makanbola melaporkan bahwa Sekjen AFC juga menegaskan bahwa organisasi tersebut bukanlah otoritas yang berwenang untuk melakukan penyelidikan kriminal dalam masalah ini.

    "Kami bukan polisi. Saya hanya ingin menekankan bahwa kami bukan penegak hukum. Kami tidak memiliki hak untuk menangkap atau memanggil siapa pun," kata Windsor.

    Windsor menyatakan bahwa AFC hanya bertanggung jawab untuk menangani pelanggaran dalam lingkup peraturan sepak bola.

    "Jika Anda seorang ofisial sepak bola dan Anda telah melakukan kesalahan, maka Anda mungkin harus menghadap Komite Disiplin AFC," lanjutnya.

    "Komite Disiplin kemudian akan meninjau peraturan dan dari sana mengeluarkan larangan atau hukuman yang sesuai."

    Belum lama ini, media Malaysia melaporkan bahwa AFC diperkirakan akan merilis laporannya mengenai FAM pada tanggal 16 Maret.

    Kasus ini menarik perhatian karena tujuh pemain naturalisasi ditemukan telah menggunakan dokumen palsu untuk bermain dalam pertandingan melawan Vietnam dan Nepal di Kualifikasi Piala Asia 2027.

    Jika AFC memutuskan adanya pelanggaran dan menjatuhkan hukuman kekalahan 0-3, klasemen grup dapat berubah secara signifikan.

    Sebelumnya, FIFA juga telah menjatuhkan sanksi berupa denda kepada FAM serta larangan bermain selama 12 bulan bagi para pemain yang terlibat.

    Namun, menurut media Malaysia, tindakan disiplin tambahan mungkin masih akan dipertimbangkan, sementara kesimpulan resmi dari AFC masih ditunggu oleh publik.

    Bagi sepak bola Vietnam, perkembangan kasus ini juga dipantau secara ketat.

    Jika AFC memutuskan bahwa Malaysia melanggar aturan dan memberikan kekalahan 0-3 kepada Vietnam dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027, tim Vietnam kemungkinan akan menerima tambahan 3 poin.

    Skenario ini dapat membantu skuad Golden Star Warriors memimpin grup dan memberi mereka keuntungan signifikan dalam perebutan tiket ke putaran final Piala Asia 2027.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS