Banding Ditolak CAS, Nasib Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 Kini di Tangan AFC - Inilah
Banding Ditolak CAS, Nasib Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 Kini di Tangan AFC
Pemain naturalisasi timnas Malaysia. (Foto: X/@FAM_malaysia)
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) secara resmi menolak banding yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait skandal pemalsuan dokumen kelayakan tujuh pemain naturalisasi mereka. Imbasnya, ketujuh pemain tersebut dijatuhi hukuman larangan bermain selama 12 bulan, sementara FAM dikenakan denda miliaran rupiah.
Keputusan tersebut diumumkan melalui rilis resmi CAS di Lausanne pada hari Kamis (5/3). Dalam putusannya, Panel CAS menyatakan bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen telah terbukti secara sah.
"Larangan 12 bulan merupakan sanksi yang wajar dan proporsional bagi pemain mengingat keterlibatan mereka dalam penipuan ini," bunyi pernyataan resmi CAS.
Ketujuh pemain yang dijatuhi sanksi tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Namun, CAS mengabulkan sebagian banding dari para pemain dengan melonggarkan ruang lingkup hukuman. Berdasarkan Pasal 22 FDC, sanksi 12 bulan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan resmi. Artinya, ketujuh pemain ini tetap diizinkan untuk mengikuti sesi latihan dan aktivitas sepak bola lainnya bersama klub masing-masing. Masa hukuman ini juga telah dikurangi dengan periode penangguhan sebelumnya, yakni dari 25 September 2025 hingga 26 Januari 2026.
Di sisi lain, nasib buruk menimpa FAM. CAS sepenuhnya menolak banding dari federasi sepak bola Malaysia tersebut. FAM kini diwajibkan membayar denda sebesar 350 ribu Franc Swiss (CHF), atau setara dengan sekitar Rp7,5 miliar (RM1,8 juta).
Menanti Keputusan AFC Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027
Pasca-keluarnya putusan CAS, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) langsung bergerak cepat. Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, menegaskan bahwa pihaknya menerima temuan CAS dan akan segera melimpahkan kasus ini ke Komite Disiplin AFC.
"Kini setelah keputusannya resmi, kami menerima temuan dari CAS. Kami akan segera mempresentasikan keputusan ini ke komite disiplin," ujar Windsor pada hari Kamis (5/3).
Langkah Komite Disiplin AFC ini akan sangat menentukan nasib skuad Harimau Malaya di ajang Kualifikasi Piala Asia 2027. Windsor menekankan bahwa keputusan harus segera diambil sebelum undian (drawing) turnamen dilakukan pada bulan ini.
Meski dituntut bergerak cepat, Windsor memastikan proses hukum akan tetap berjalan sesuai aturan. "Ada proses hukum yang jelas untuk diikuti. Begitu komite kami mencapai keputusan, FAM tetap memiliki hak untuk mengajukan banding, bahkan kembali ke CAS jika mereka menganggapnya perlu," tutupnya.