0
News
    Home Berita Featured PSSI Awards Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Alasan Tidak Ada Pelatih Terbaik di PSSI Awards 2026 -

    6 min read

     

    Alasan Tidak Ada Pelatih Terbaik di PSSI Awards 2026


    Pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia John Herdman berpose berpose setibanya menghadiri acara PSSI Awards 2026 di Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Antara)

    Pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia John Herdman berpose berpose setibanya menghadiri acara PSSI Awards 2026 di Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Antara)

    KecilBesar

    Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sukses menggelar ajang penghargaan perdana bertajuk PSSI Awards 2026 di Studio 6 Emtek, Jakarta, pada Sabtu (28/3) malam. Ajang bersejarah yang baru pertama kali diadakan sejak PSSI berdiri 95 tahun silam ini memberikan 17 kategori penghargaan kepada insan sepak bola Tanah Air.

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bentuk apresiasi konkret bagi seluruh elemen yang berkontribusi menjaga dan memajukan sepak bola nasional, mulai dari pemain, wasit, asosiasi provinsi, sponsor, hingga suporter.

    "PSSI Awards hadir dengan semangat lebih hangat dan membumi, memberi penghargaan kepada yang menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup," ujar Erick Thohir dalam sambutannya.

    Pada malam penganugerahan tersebut, bek tangguh Jay Idzes sukses menyabet gelar Pemain Putra Terbaik, sementara Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai Pemain Muda Putra Terbaik. Di sektor putri, Safira Ika terpilih sebagai Pemain Putri Terbaik.

    Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Jay Idzes berpose membawa piala usai meraih penghargaan kategori pesepak bola pria terbaik dalam PSSI Awards 2026 di Jakarta, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Antara)

    Kontroversi Hilangnya Kategori Pelatih Terbaik

    Di balik kemegahan acara, rilisnya 17 daftar pemenang PSSI Awards 2026 justru memicu reaksi keras di dunia maya. Netizen menyoroti kejanggalan besar: tidak adanya kategori Pelatih Terbaik (Best Coach). Kategori ini sejatinya adalah penghargaan fundamental yang selalu ada dalam ajang penganugerahan sepak bola di seluruh dunia.

    Kolom komentar di berbagai akun media sosial resmi PSSI langsung dibanjiri kekecewaan dan pertanyaan dari publik. Mayoritas netizen berspekulasi bahwa PSSI sengaja menghapus kategori tersebut demi menghindari potensi kemenangan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

    Sebagai pengingat, Shin Tae-yong diberhentikan secara sepihak oleh PSSI pada awal tahun 2025 dan posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert. Pemecatan tersebut sempat memicu polemik panjang, mengingat pelatih asal Korea Selatan itu sukses mencetak sejarah dengan membawa Skuad Garuda menembus babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.

    Meski PSSI beralasan pergantian pelatih dilakukan demi ambisi lolos ke Piala Dunia bersama pelatih yang dianggap lebih berpengalaman, publik menilai ketiadaan kategori Pelatih Terbaik di ajang PSSI Awards ini mencederai objektivitas penghargaan tersebut. Pihak PSSI sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan tidak dimasukkannya kategori tersebut.

    Daftar Lengkap Pemenang PSSI Awards 2026

    • Pemain Putra Terbaik: Jay Idzes
    • Pemain Muda Putra Terbaik: Marselino Ferdinan
    • Pemain Putri Terbaik: Safira Ika
    • Pemain Muda Putri Terbaik: Claudia Alexandra Scheunemann
    • Penjaga Gawang Terbaik Putra: Maarten Paes
    • Penjaga Gawang Terbaik Putri: Iris de Rouw
    • Gol Terbaik: Rizky Ridho
    • Assist Terbaik: Yance Sayuri
    • Penyelamatan Terbaik: Emil Audero
    • Wasit Terbaik: Thoriq Munir Alkatiri
    • Asisten Wasit Terbaik: Fuad Qohar
    • Asosiasi Provinsi Terbaik: Asprov PSSI Jawa Timur
    • Football Development Program of the Year: Gala Siswa Indonesia (GSI)
    • Grassroots Development Program of the Year: MilkLife Soccer Challenge
    • Man Behind The Jersey of the Year: Setyo Putro Utomo
    • Supporter of the Year: (Almarhum) Mas Katon
    • Penghargaan Khusus Yayasan Bakti Sepak Bola: Tan Liong Houw
    Komentar
    Additional JS