0
News
    Home Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Tim Geypens Timnas Indonesia

    394 Hari Tim Geypens Tunggu Garuda Calling Pertama sejak Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Baru Berjodoh di Pelatih Keempat - Bolasport

    7 min read

     

    394 Hari Tim Geypens Tunggu Garuda Calling Pertama sejak Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Baru Berjodoh di Pelatih Keempat


    Tim Geypens mendapatkan menit bermain di FC Emmen. (Instagram @keukenkampioendivisie)

    BOLASPORT.COM - Tim Geypens menyudahi penantian panjang untuk Garuda Calling pertamanya, bek FC Emmen akhirnya dipanggil timnas Indonesia setelah 394 hari dinaturalisasi.

    Garuda Calling pertama John Herdman di timnas Indonesia untuk FIFA Series Maret 2026 memunculkan pemanggilan menarik dalam diri Tim Geypens.

    Akhirnya bek FC Emmen tersebut dipanggil timnas Indonesia setelah 394 hari yang lalu dinaturalisasi jadi WNI.

    Tim Geypens sejatinya sudah memegang paspor Indonesia sejak 8 Februari 2025 lalu, disumpah WNI bareng Ole Romeny dan Dion Markx.

    Namun tidak seperti keduanya yang sudah debut berseragam Merah Putih, Tim Geypens belum juga main untuk pasukan Garuda hingga saat ini atau setahun lebih sejak dinaturalisasi (394 hari).

    Baca Juga: RESMI - John Herdman Panggil 41 Pemain dalam Skuad Sementara Timnas Indonesia, Ada Ezra Walian dan Tim Geypens

    Ole Romeny sendiri sudah jadi idola baru fans timnas Indonesia karena sudah mencetak gol terutama di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Dion Markx sudah ikut timnas U-23 Indonesia di berbagai ajang dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 hingga SEA Games 2025.

    Namun, debut cepat tidak memihak ke Tim Geypens yang kini berusia 20 tahun.

    Geypens awalnya diproyeksikan membela timnas U-20 Indonesia di Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung Februari 2025.

    Namun ia gagal didaftarkan karena proses naturalisasi yang mepet.

    Kemudian sempat ada rencana Tim Geypens membela timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September 2025.

    Namun kenyataannya ia juga tak masuk skuad asuhan Gerald Vanenburg saat itu.

    Baca Juga: Hasil Piala FA - Masih Ada Cinderella, Klub Divisi Tiga Lolos ke Perempat Final

    Dua Pemain Timnas Indonesia, termasuk Tim Geypens meraih prestasi di Liga Belanda.Dua Pemain Timnas Indonesia, termasuk Tim Geypens meraih prestasi di Liga Belanda. (Instagram @fc_emmen)

    Kemudian saat SEA Games 2025 lalu, Geypens juga tak dipanggil timnas U-23 Indonesia karena memang bukan kalender FIFA sehingga tak dilepas FC Emmen.

    Saat itu, pelatih timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri juga mengaku fleksibel dengan keputusan klub Geypens.

    "Kami tetap berprinsip bahwa kalau dia (Geypens) memang bermain di klub, dan berlatih di klub, dan klubnya memang membutuhkan dia, kita memberikan keleluasaan kepada pemain, dan kami berpengalaman lebih itu," ucap Indra Sjafri.

    Sementara, sepanjang setahun belakangan tidak ada wacana pemanggilan Geypens langsung ke timnas Indonesia senior yang ditukangi Patrick Kluivert.

    Pada akhirnya, setelah 394 hari menjadi warga negara Indonesia Garuda Calling pertama Tim Geypens berjodoh kepada John Herdman.

    John Herdman jadi pelatih keempat timnas Indonesia, usai 3 pelatih sebelumnya melewatkan Geypens (Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg dan Indra Sjafri).

    Menarik dinantikan pelatih asal Inggris itu bisa memanfaatkan Tim Geypens.

    Baca Juga: Bukan Lawan Sembarangan, Federico Barba Peringatkan Persib soal Kelebihan Persik

    Tim Geypens dalam laga SC Cambuur Vs FC Emmen pada lanjutan Eerste Divisie, Jumat (3/10/2025).Tim Geypens dalam laga SC Cambuur Vs FC Emmen pada lanjutan Eerste Divisie, Jumat (3/10/2025). (INSTAGRAM FC EMMEN)

    Meski berposisi sebagai bek, Geypens kerap dipasang sebagai winger kiri atau gelandang.

    Di Erste Divisie, Geypens sudah mencetak 2 gol 1 assist dalam 23 penampilan bersama FC Emmen.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS