Vietnam Jadi Panutan Asia Tenggara: Indonesia dan Malaysia Cupu Tanpa Naturalisasi! - Semua Halaman - Superball
Vietnam Jadi Panutan Asia Tenggara: Indonesia dan Malaysia Cupu Tanpa Naturalisasi! - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:30 WIB
Media Vietnam ejek Timnas Indonesia dan Malaysia tak bisa apa-apa tanpa pemain naturalisasi. (Instagram Imanol Machuca)
SUPERBALL.ID - Timnas Indonesia dan Malaysia bukan apa-apa di Asia Tenggara jika tanpa pemain naturalisasi, Vietnam rajanya Asia Tenggara.
Sesumbar Vietnam ini tak lepas dari kesuksesan sepak bola mereka sejak meraih gelar juara Piala AFF 2024 lalu.
Vietnam terus menorehkan prestasi di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-sik, sejak saat itu.
Di pertengahan tahun 2025, Vietnam berhasil menjuarai Piala AFF U-23 yang digelar di Indonesia.
Mereka mengalahkan tuan rumah Indonesia di partai final dengan skor tipis 1-0, lalu beralih ke SEA Games.
Vietnam mempecundangi Thailand di babak final perebutan medali emas dengan skor akhie 3-2.
Raihan gelar itu didapat Vietnam secara dramatis setelah tertinggal 0-2 lebih dulu dari Thailand.
Masih belum habis, Vietnam kembali mencatatkan prestasi gemilang di Piala Asia U-23 2026.
Mereka berhasil merebut tempat ketiga turnamen itu, atas dasar torehan itulah Vietnam sesumbar.
Baca Juga: Deretan Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Dapat Kabar Baik usai Diizinkan Bermain Lagi
Sebagai tim sepak bola nomor satu di Asia Tenggara, tak hanya di level senior tapi juga junior.
Menariknya lagi, rentetan prestasi diraih Malaysia dengan mayoritas pemain lokal domestik.
Meski ada beberapa pemain naturalisasi keturunan, tapi tidak semasif yang dilakukan Indonesia dan Malaysia.
Itulah mengapa Vietnam berani mengejek kedua rivalnya itu, tanpa naturalisasi, mereka bukan apa-apa.
"Pada kenyataannya, jika Indonesia dan Malaysia tidak banyak menggunakan pemain naturalisasi asal Eropa dan Amerika Selatan."
"Mereka sebenarnya tidak akan mampu menandingi tim nasional Vietnam dengan kekuatan lokal," tulis Dantri.com.vn.
Vietnam boleh jadi negara yang bermain aman dengan naturalisasi, sama halnya seperti Thailand.
Sedangkan Indonesia memang memiliki stok pemain keturunan yang melimpah di luar negeri.
Baca Juga: Sanksi FIFA Ditangguhkan, Nilai Pasar Pemain Naturalisasi Malaysia Kembali Melonjak
Tak heran, banyak pemain keturunan yang ingin dinaturalisasi Indonesia.
Seperti halnya, Luke Vickery, pemain asal Australia yang diklaim eligible dan meminta dinaturalisasi.
Pemain tersebut diakui kualitasnya oleh publik Australia dan mengaku sudah menghubungi Jon Herdman.
Sementara itu, Malaysia sebagai negara yang terobsesi dengan naturalisasi pemain keturunan.
Sampai-sampai memalsukan tujuh dokumen keturunan pemain asing yang diklaim memiliki keturunan mereka.
Setelahnya para pemain tersebut dinaturalisasi dengan proses keturunan, bukan pemain asing.
Hasilnya, langkah itu menjadi skandal besar Malaysia yang kini masuk ke banding di Pengadilan CAS.