Usai Cuti Melahirkan, 2 Ibu Nyodok Top 10 Tenis Dunia, Janice Tjen Ukir Sejarah - Bolasport.
BOLASPORT.COM - Dua petenis perempuan yang baru saja melahirkan membuktikan ketangguhan mereka dengan menembus Top 10 ranking dunia Women's Tennis Association (WTA).
Belinda Bencic dan Elina Svitolina telah mengukir nama mereka dalam sejarah tenis, menjadi ibu pertama yang berada di peringkat 10 besar WTA Tour secara bersamaan.
Badan pengatur tenis itu memuji tonggak sejarah tersebut sebagai "momen luar biasa bagi olahraga perempuan".
Bencic dari Swiss kembali ke jajaran elite pada bulan Januari, masuk ke 10 besar untuk pertama kalinya sejak mundur dari kompetisi pada September 2023 setelah kelahiran putrinya, Bella.
Petenis berusia 28 tahun tersebut kini menduduki peringkat kesembilan WTA.
Dalam peringkat terbaru yang dirilis pada hari Senin lalu, dia bergabung dengan Svitolina dari Ukraina, yang naik ke urutan ke-10 besar setelah mencapai semifinal Australian Open 2026.
Perempuan berusia 31 tahun itu sekarang adalah ibu dari Skai.
Baca Juga: Pesona Janice Tjen di Australia, Juara WTA 250 Hobart International
Momen penting Belinda Bencic dan Elina Svitolina ini juga menyoroti Program Fokus Keluarga WTA, yang dalam beberapa tahun terakhir bertujuan untuk membuat tenis elite lebih kompatibel dengan peran sebagai ibu.
Inisiatif itu mencakup perlindungan peringkat selama kehamilan, dukungan kembali bermain setelah melahirkan, dan cuti melahirkan berbayar.
Itulah tahap-tahap yang digunakan oleh Bencic dan Svitolina melalui Aturan Peringkat Khusus untuk ibu yang kembali bermain.
"Dua ibu yang masuk peringkat 10 besar WTA untuk pertama kalinya adalah momen luar biasa bagi tenis dan olahraga perempuan," ucap Kepala Eksekutif WTA Portia Archer, sebagaimana dikutip dari laman resmi WTA.
"Ini tidak hanya menyoroti pencapaian luar biasa Belinda dan Elina, tetapi juga menegaskan kembali komitmen WTA untuk menciptakan lingkungan di mana para ibu dapat terus berkompetisi dan sukses di level tertinggi," lanjutnya.
Berperingkat kesembilan, Bencic menggambarkan comeback-nya sebagai sesuatu yang sangat pribadi dan diperoleh dengan susah payah.
"Kembali ke 10 besar WTA satu tahun setelah cuti melahirkan adalah sesuatu yang sangat saya banggakan," kata Bencic.
"Sangat sedikit orang yang tahu betapa sulitnya perjalanan itu," ungkapnya.
Svitolina, yang sekarang berada di peringkat elite 10 dunia, menggemakan sentimen tersebut.
"Kembali ke 10 Besar WTA adalah sebuah mimpi. Melakukannya sebagai seorang ibu sangat berarti bagi saya,” katanya.
Elina Svitolina menggendong anak perempuannya, Skai. (INSTAGRAM.COM/ELISVITOLINA)Bencic dan Svitolina adalah petenis kelima dan keenam yang masuk peringkat 10 besar sebagai ibu setelah Margaret Court, Evonne Goolagong Cawley, Kim Clijsters, dan Serena Williams.
Di puncak peringkat WTA, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek mempertahankan posisi mereka sebagai petenis nomor 1 dan 2 dunia.
Sedangkan juara Australian Open 2026 yang baru dinobatkan, Elena Rybakina, naik dua peringkat ke posisi nomor 3.
Amanda Anisimova, Coco Gauff, Jessica Pegula, Mirra Andreeva, dan Jasmine Paolini melengkapi delapan besar.
Sejarah Janice Tjen
Sementara itu, petenis kebanggaan Indonesia Janice Tjen ikut mengukir sejarah dalam update peringkat WTA ini.
Tahun lalu pada waktu yang sama, Janice masih berada di peringkat ke-395 WTA.
Pekan ini, petenis berusia 23 tahun itu mencetak debutnya di Top 50 setelah mencapai babak kedua Australian Open 2026, melompat 12 peringkat ke posisi ke-47.
Tjen, yang meraih gelar WTA pertamanya pada November lalu di Chennai, menjadi petenis Indonesia kedua dalam sejarah peringkat yang mencapai Top 50 setelah Yayuk Basuki.
Yayuk mencapai puncak peringkat di posisi ke-19 pada 1997, tahun di mana dia mencapai perempat final Grand Slam satu-satunya di Wimbledon.
Janice Tjen masih sangat berpotensi menyamai atau bahkan melewati peringkat Yayuk Basuki itu melalui berbagai turnamen dunia.
Saat ini Janice tampil di Abu Dhabi Open 2026 dan baru saja melewati rintangan di putaran pertama dengan mengalahkan petenis terbaik Australia, Maya Joint, 7-6 3-6 6-3.
Di putaran kedua, dia menantang unggulan kedua sekaligus peringkat ke-18 dunia dari Rusia, Liudmila Samsonova, Selasa (3/2/2026).