0
News
    Home AFC Berita CAS Featured Naturalisasi Sekjen AFC Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Update Skandal Naturalisasi, Sekjen AFC: Peluang Malaysia Menang di CAS 50 Persen, tapi Pemohon Biasanya Kalah! - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Update Skandal Naturalisasi, Sekjen AFC: Peluang Malaysia Menang di CAS 50 Persen, tapi Pemohon Biasanya Kalah! - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 10 Februari 2026 | 19:07 WIB


    Sekjen AFC sebut peluang Malaysia menang di Pengadilan CAS dalam kasus naturalisasi palsu 50 persen. (THETHAO247.VN)

    SUPERBALL.ID - Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John menegaskan peluang Malaysia menang di Pengadilan CAS sebanyak 50 persen. 

    Angin segar yang tidak terlalu amat berhembus menerjang publik Malaysia yang masih digantung dengan skandal naturalisasi pemain keturunan palsu. 

    Sekjen AFC asal Malaysia, Windsor John, menegaskan posisi FAM saat ini dalam persidangan banding di Pengadilan CAS melawan skorsing FIFA. 

    Perlu diketahui bahwa putusan final CAS untuk banding tujuh pemain keturunan palsu Malaysia baru akan dirilis pada 26 Februari. 

    Namun CAS meminta penangguhan terhadap skorsing FIFA yang dijatuhkan kepada tujuh pemain tersebut selama putusan final belum dijatuhkan. 

    Penangguhan itu hanya bersifat administratif dengan melihat norma kemanusiaan agar para pemain bisa kembali bekerja dengan bermain di klubnya. 

    Akan tetapi menurut Windsor, penangguhan skorsing itu mengejutkan karena biasanya sulit didapatkan dan itu dinilai pertanda baik untuk Malaysia. 

    Oleh karena itu, Windsor menjamin peluang Malaysia menang di Pengadilan CAS di angka 50 persen, sebaliknya peluang mereka kala juga demikian. 

    "Jika kita perhatikan, penundaan ini biasanya sulit didapatkan."

    Baca Juga: Pemain Naturalisasi Baru Vietnam Beri Pesan Tegas ke Kim Sang-sik Jelang Lawan Malaysia

    "Mereka meminta perintah penangguhan dan CAS juga meminta penangguhan."

    "Ini sulit karena batas yang ditetapkan sangat tinggi," kata Windsor John. 

    Meski ini menjadi kabar baik bagi Malaysia, tapi ada hal buruk yang mengiringinya dan ini patut mereka waspadai ke depannya. 

    Berbekal pengalaman puluhan tahun sebagai Sekjen AFC, Windsor bisa melihat kasus Malaysia ini cukup spesial dengan adanya penangguhan skorsing. 

    "Jadi peluang untuk menang sekarang adalah 50-50," kata Windsor melanjutkan. 

    "Karena berdasarkan pengalaman kami di AFC, semua kasus yang diputuskan oleh AFC."

    "Siapa pun yang mengajukannya ke CAS, yang meminta perintah penangguhan, mereka semua kalah."

    Namun Windsor juga mengingatkan Malaysia, bahwa selama ia menjabat Sekjen AFC sejak 2025, tidak pernah ada terdakwa yang menerima pengampunan. 

    Baca Juga: Sanksi FIFA Ditangguhkan, Bek Naturalisasi Palsu Malaysia Diboyong Klub Negeri Jiran

    Pengampunan ini mengacu pada putusan final CAS yang membebaskan pemohon banding dari sanksi, tak satu pun kasus berhasil menang. 

    "Mereka tidak pernah mendapatkannya," kata Windsor John lagi. 

    "Itulah yang terjadi selama masa jabatan saya sebagai Sekretaris Jenderal sejak 2015."

    "Tidak pernah ada satu pun kasus di mana terdakwa menerima pengampunan."

    Meski begitu, apa yang sudah didapatkan Malaysia bagi Windsor layak disyukuri, meski tidak berarti menang di Pengadilan CAS. 

    "Seperti yang saya katakan sebelumnya, penundaan ini merupakan hal positif bagi para pemain ini."

    "Namun, itu tidak berarti mereka telah menang, peluangnya 50-50."

    "Karena ketika mereka mendapatkan penundaan, FIFA masih belum memberikan argumen mereka," pungkasnya. 

    Komentar
    Additional JS