Timnas U-17 Indonesia Masuk Grup Neraka, PSSI Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026 - Bolasport
Timnas U-17 Indonesia Masuk Grup Neraka, PSSI Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026 - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 13 Februari 2026 | 05:15 WIB
Kepala Badan Tim Nasional sekaligus Anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, 11 Februari 2026. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Timnas U-17 Indonesia tergabung ke dalam grup neraka pada Piala Asia U-17 2026.
Meski begitu, PSSI tetap menargetkan timnas U-17 Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Tim Merah Putih berada di Grup B Piala Asia U-17 2026 bergabung bersama Jepang, China, dan Qatar.
Tiga negara tersebut merupakan lawan-lawan tangguh yang akan dihadapi timnas U-17 Indonesia.
Adapun Piala Asia U-17 2026 akan digelar di Arab Saudi pada 30 April sampai 17 Mei 2026.
Ada 16 negara yang bertanding pada event tersebut, termasuk timnas U-17 Indonesia.
Untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2026, timnas U-17 Indonesia harus lolos ke babak delapan besar Piala Asia U-17 2026.
Maka dari itu, PSSI memasang target tinggi kepada timnas U-17 Indonesia meskipun harus menghadapi persaingan ketat.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto itu dituntut lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Sumardji menekankan target tersebut merupakan standar yang harus dikejar tim, bukan sekadar ambisi.
Menurutnya, setiap edisi turnamen usia muda harus dimanfaatkan sebagai jalur menuju level dunia.
Selain itu, Sumardji ingin setiap tahunnya timnas U-17 Indonesia tampil di Piala Dunia U-17.
"Ya pasti harus lolos karena targetnya ke Piala Dunia U-17 2026."
"Karena setiap tahun ada Piala Dunia, tetapi ini selalu kami komunikasikan dengan Direktur Teknik Alexander Zwiers,” ujar Sumardji.
Ia menambahkan, kunci utama mencapai target itu adalah koordinasi solid antara pelatih kepala dan jajaran teknis PSSI.
Sumardji secara khusus meminta Kurniawan Dwi Yulianto menjaga komunikasi intensif dengan Alexander Zwiers agar program pembinaan berjalan searah.
"Saya berpesan kepada Kurniawan agar selalu komunikatif dengan Alex."
"Ini program bersama, tidak bisa maunya Dirtek seperti ini, maunya pelatih seperti ini."
"Semua harus terhubung karena kita memulai dari U-17 ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sumardji menerangkan bahwa skuad timnas U-17 Indonesia saat ini berisi pemain kelahiran 2009.
Sementara kelompok usia 2010 sedang dipersiapkan dalam program Garuda United yang kemungkinan ditangani pelatih berbeda.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang PSSI untuk memastikan regenerasi berjalan konsisten.
Meski tergabung di grup berat pada Piala Asia U-17 2026, PSSI tetap optimistis target lolos ke Piala Dunia U-17 2026 bisa dicapai.