Tak Peduli Liverpool Raih Gelar Juara, Arne Slot: Penting Main Cantik - Semua Halaman - Bolasport
Tak Peduli Liverpool Raih Gelar Juara, Arne Slot: Penting Main Cantik - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 5 Februari 2026 | 04:30 WIB
Arne Slot membuat pernyataan kontroversial usai memilih Liverpool bermain cantik ketimbang meraih gelar juara. (PAUL ELLIS/AFP)
BOLASPORT.COM - Arne Slot membuat pernyataan kontroversial di mana dia memilih Liverpool bermain cantik ketimbang meraih gelar juara.
Pada musim 2025-2026, pelatih asal Belanda itu mendapat sorotan tajam seiring penampilan inkonsisten The Reds.
Di segala ajang musim ini, Arne Slot membawa Liverpool menuai sederet hasil minor baik di kancah domestik dan Eropa.
Di kancah domestik seperti Liga Inggris (Premier League), klub asal Merseyside itu telah mencatatkan tujuh kekalahan dan enam hasil imbang dari 23 laga.
Bahkan di ajang Carabao Cup atau Piala Liga, Florian Wirtz dkk. harus tersingkir lebih cepat di ronde keempat.
Sementara di Liga Champions, Liverpool tampil lebih baik dengan finis di peringkat ketiga dan lolos ke babak 16 besar secara otomatis.
Akan tetapi, pencapaian tersebut tak dapat menutup performa buruk saat dibekuk Galatasaray (0-1) dan PSV Eindhoven (1-4).
Tak ayal performa itu membuat Arne Slot dikritik habis-habisan apalagi mereka berstatus juara bertahan Liga Inggris.
Baca Juga: Liverpool Kembali ke Jalur Kemenangan, Arne Slot Ingin Wirtz dan Ekitike Jadi Duet Paten
Di tengah kritikan tajam itu, Slot justru membuat pernyataan kontroversial yang membuatnya makin kena sorotan tajam.
Pernyataan kontroversial ini berkaitan dengan nasib Liverpool, di mana eks pelatih Feyenoord itu memilih bermain cantik ketimbang meraih gelar juara.
Dilansir BolaSport.com dari A Bola, pernyataan ini dibuat Arne Slot berdasarkan kacamatanya sebagai pelatih.
Menurutnya pencapaian terbaik seorang pelatih adalah bermain cantik agar sepak bolanya bisa dinikmati semua kalangan.
Bagi pelatih berusia 47 tahun itu, gelar bukanlah pencapaian terbesar bagi seorang pelatih di kancah sepak bola.
"Sebagai seorang manajer, Anda bisa memenangkan Premier League, Liga Champions, Piala FA, atau Piala Liga", ucap Slot.
"Namun, kemenangan terbesar adalah mampu memainkan sepak bola yang paling menyenangkan untuk ditonton."
"Itu adalah cita-cita saya. Saya selalu ingin menguasai bola, saya ingin pertandingan berlangsung intens dan para penggemar menikmati apa yang mereka lihat," lanjutnya.
Baca Juga: Rennes Panen Cuan, Liverpool Mau-maunya Dikibulin buat Tebus Mahal Titisan Van Dijk
Meski begitu, Slot sadar tak semua orang akan setuju dengan pernyataannya, terutama para fans dari klub yang dia latih.
Tetapi dirinya tetap merasa bahwa permainan cantik lebih berharga ketimbang trofi yang diraih di akhir musim.
"Tidak semua penggemar kami menganggap pertandingan sebagai sesuatu yang menyenangkan," tambahnya.
"Trofi adalah satu hal, tetapi menjadi tim, klub, atau pelatih yang mewakili sepak bola yang baik dalam jangka panjang jauh lebih berharga," pungkasnya.
Di musim ini, Liverpool hanya menyisakan tiga kompetisi saja yang bisa diperjuangkan untuk meraih gelar juara.
Ketiga kompetisi itu adalah Premier League dan Piala FA di kancah domestik serta Liga Champions di kancah Eropa.
Namun di Liga Inggris, peluangnya untuk juara nyaris tertutup karena saat ini The Reds tertinggal 14 poin dari Arsenal di puncak klasemen.