Sosok Ini Dipercaya Bisa Bangkitkan Kembali Sepak Bola Malaysia - Superball
SUPERBALL.ID - Mantan anggota komite eksekutif FIFA Datuk Worawi Makudi ikut menyerukan Sultan Pahang, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, untuk memimpin Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Seperti diketahui, badan nasional tersebut telah dilanda kekacauan sejak September lalu setelah FIFA memberikan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi.
Mereka dinilai telah melanggar kode disiplin terkait pemalsuan dokumen.
Bulan lalu, seluruh komite eksekutif mengundurkan diri setelah hanya 11 bulan menjabat, memperdalam krisis kepemimpinan.
Baca Juga: Eks Anggota Exco Federasi Malaysia Bela Aksi Pengunduran Diri Massal
"Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa seluruh Anggota Komite Eksekutif untuk periode 2025–2029 secara kolektif dan sukarela mengundurkan diri dari jabatan mereka dengan segera," tulis pernyataan FAM di laman resminya.
"Keputusan ini dibuat secara bulat, dengan mempertimbangkan tanggung jawab organisasi dan tanpa kepentingan atau posisi pribadi."
"Ini adalah langkah bijaksana dan berprinsip yang diambil mengingat situasi terkini yang telah menarik perhatian publik."
"Faktanya, Komite Eksekutif mengambil tanggung jawab kolektif dan kebutuhan untuk bertindak dengan cara yang melindungi integritas FAM."
Salah satu alasan utama pengunduran diri Exco FAM adalah untuk memberikan ruang yang memadai bagi Dewan FIFA dan AFC untuk secara bebas menilai, meninjau, dan, jika perlu, menangani masalah yang berkaitan dengan tata kelola dan administrasi FAM.
Ini juga berarti bahwa restrukturisasi FAM kemungkinan akan berlarut-larut.
Worawi, yang menjabat di komite eksekutif AFC dari tahun 1997 hingga 2015, mengatakan kepemimpinan Al-Sultan Abdullah dapat memulihkan stabilitas asosiasi tersebut.
"Hubungan kerja kami sangat luar biasa," kata Worawi sebagaimana dikutip SuperBall.id dari New Straits Times.
"Kami bekerja sama untuk membawa profesionalisme ke sepak bola di Asia Tenggara."
"Al-Sultan Abdullah adalah seorang yang visioner, dan hatinya masih tertuju pada olahraga ini."
"Jika ada yang mampu membangkitkan kembali sepak bola Malaysia, dialah orangnya."
Al-Sultan Abdullah menjabat sebagai Presiden FAM dari tahun 2014 hingga 2017.
Worawi mengenang hubungan erat antara Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) dan Malaysia selama masa jabatannya sebagai presiden FAT.
"Saat saya memimpin FAT, hubungan kerja dengan FAM sangat baik," katanya.
"Almarhum Sultan Ahmad Shah dan Al-Sultan Abdullah, kami bekerja seperti keluarga."
Tokoh-tokoh sepak bola lainnya, termasuk mantan pemain tim nasional Lim Teong Kim dan mantan sekretaris jenderal AFC Alex Soosay, juga menyerukan agar Al-Sultan Abdullah memimpin asosiasi tersebut.
Kongres pemilihan kemungkinan akan diadakan pada bulan Agustus, seperti yang sebelumnya dinyatakan oleh pelaksana tugas presiden FAM yang baru saja mengundurkan diri, Yusoff Mahadi.
Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John sempat menginformasikan bahwa tim ahli dari badan sepak bola Asia tersebut membutuhkan setidaknya tiga bulan untuk melakukan penilaian komprehensif terhadap sistem manajemen FAM.
Setelah proses itu selesai, FAM dapat mengadakan kongres untuk memilih jajaran kepemimpinan baru.