Setelah Lihat Jay Idzes Bikin Penyelamatan Heroik, Juara Piala Dunia 2006 Dipecat Pisa / Viva
BOLASPORT.COM - Pisa memutuskan memecat pelatih mereka, Alberto Gilardino, tak lama setelah kalah dari klubnya Jay Idzes, Sassuolo, dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026.
Pada pekan ke-23 Serie A, Sabtu (31/1/2026), Pisa menjamu Sassuolo di Cetilar Arena.
Sebelum pertandingan dimulai, sudah beredar rumor bahwa laga ini adalah penghakiman buat Gilardino.
Dikontrak Pisa pada musim panas lalu dengan ikatan selama 2 tahun, mantan penyerang ini hanya bisa membawa I Torri menang sekali dan kalah 10 kali dalam 22 laga sebelum bertemu Sassuolo.
Pisa ternyata tidak berdaya menghadapi I Neroverdi.
Di babak pertama, tim tamu sudah unggul 2-0 lewat gol-gol Domenico Berardi pada menit ke-25 dan bunuh diri Antonio Caracciolo (45+1').
Harapan sempat muncul bagi Pisa setelah Michel Aebischer memperkecil skor pada awal babak kedua.
Tak lama setelah skor 1-2, Pisa memiliki kesempatan emas menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Hasil Liga Italia - Kaki Sakti Jay Idzes Jadi Penyelamat, Sassuolo Hajar Tim Calon Degradasi
Dari sayap kanan, Mehdi Leris berhasil menyepak bola melewati kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang keluar sangat jauh dari sarangnya.
Namun, Gilardino dan tim asuhannya dipaksa melihat sebuah penyelamatan heroik dari bek Sassuolo, Jay Idzes.
Dengan bola meluncur ke gawang yang sudah kosong, pemain Timnas Indonesia itu berlari mengejar dan berhasil melakukan sapuan sambil menjatuhkan diri sebelum bola melewati garis.
Gara-gara penyelamatan itu, Pisa gagal menyamakan skor dan kehilangan momentum.
Malah Sassuolo yang kembali mencetak gol pada menit ke-58 lewat Ismael Kone.
Persis seperti rumor yang beredar, vonis pemecatan benar-benar dijatuhkan kepada Alberto Gilardino seusai pertandingan.
Dengan Pisa kini berada di peringkat 19 klasemen dan baru mengoleksi 14 poin dari 23 laga, mereka memutuskan mencari pelatih baru.
Kabarnya mantan pelatih AC Milan, Marco Giampaolo, diincar Pisa untuk menggantikan Gilardino.
Baca Juga: Jay Idzes Dipuji Media Italia usai Jadi Penyelamat Sassuolo pakai Kaki Sakti
Pemecatan ini melanjutkan tren buruk juru taktik yang pernah menjuarai Piala Dunia 2006 sebagai pemain bersama Timnas Italia ini.
Di masa lalu, Gilardino juga sudah pernah diberhentikan oleh Siena dan Genoa.
Nama eks striker Piacenza, Hellas Verona, Parma, AC Milan, Fiorentina, Genoa, dan Bologna ini berkibar cukup kencang sebagai pemain.
Dia tercatat mampu mencetak 232 gol dalam 643 penampilan buat klub di semua kompetisi.
Bersama Milan, Gilardino pernah menjuarai Liga Champions 2006-2007.
Di Piala Dunia 2006, Gilardino mencetak 1 gol ketika Gli Azzurri bermain imbang 1-1 melawan Amerika Serikat di fase grup.
Namun, kariernya sebagai pelatih tidak sebagus CV-nya sebagai pemain.
Selama menjadi nakhoda tim di Rezzato, Pro Vercelli, Siena, Genoa, dan Pisa, Alberto Gilardino hanya memiliki persentase kemenangan 35,68%.
Dari 185 pertandingan, dia hanya menang 66 kali dan kalah 61 kali.
Gilardino menjadi pelatih ke-6 di Liga Italia musim ini yang kehilangan pekerjaannya di tengah jalan.
Sebelum ini Igor Tudor (Juventus), Patrick Vieira (Genoa), Stefano Pioli (Fiorentina), dan Ivan Juric (Atalanta) sudah lebih dulu diberhentikan klub masing-masing.