0
News
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Tekno Tips & Tricks

    Sebentar lagi! Ini Tips Agar Streaming Piala Dunia Tanpa Buffer - Bolasport

    5 min read

     

    Sebentar lagi! Ini Tips Agar Streaming Piala Dunia Tanpa Buffer

    Trofi Piala Dunia 2026 saat hadir di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Piala Dunia selalu menjadi salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.

    Meski masih beberapa bulan lagi, satu hal yang hampir selalu terulang ketika menonton pertandingan melalui layanan streaming adalah buffering.

    Karena itu, persiapan sejak awal menjadi penting, agar pengalaman menonton tetap mulus ketika pertandingan akhirnya dimulai.

    Laporan industri jaringan global mencatat bahwa trafik internet bisa meningkat hingga 20–30% saat event olahraga besar berlangsung, terutama di jam pertandingan utama.

    Ketika lonjakan ini bertemu dengan jaringan yang tidak stabil, pengalaman menonton pun langsung terdampak.

    Berapa Kecepatan Internet yang Dibutuhkan untuk Streaming Piala Dunia?

    Secara teknis, kebutuhan streaming cukup jelas. Untuk kualitas HD, platform streaming merekomendasikan kecepatan minimum sekitar 5 Mbps.

    Sementara untuk 4K, angkanya naik ke 20–25 Mbps per perangkat. Masalahnya, koneksi rumah jarang dipakai oleh satu perangkat saja.

    Saat TV menayangkan pertandingan, ponsel membuka media sosial, dan laptop tetap aktif, bandwidth terbagi.

    Kecepatan yang di atas kertas terlihat cukup, tiba-tiba terasa pas-pasan.

    Kenapa Streaming Tetap Buffer Meski Internet Kencang?

    Kecepatan unduh bukan satu-satunya penentu.

    Stabilitas koneksi dan latensi justru sering menjadi pembeda saat event besar.

    Data Ookla menunjukkan bahwa di jam sibuk, konsistensi kecepatan internet bisa turun hingga 10–20% dibandingkan jam sepi.

    Di momen seperti Piala Dunia, server streaming menerima permintaan dalam jumlah masif. Jika jalur distribusi data padat atau koneksi tidak stabil, video akan menurunkan kualitas otomatis atau berhenti sejenak untuk memuat ulang.

    Seberapa Besar Beban Streaming dalam Satu Pertandingan?

    Streaming bukan aktivitas ringan. Tayangan 4K dapat menghabiskan 7–10 GB data per jam. Artinya, satu pertandingan berdurasi penuh bisa menyedot hingga 15 GB data hanya dari satu layar.

    Beban ini akan terasa lebih berat jika beberapa perangkat streaming secara bersamaan di satu jaringan rumah. Inilah alasan buffering sering muncul di menit-menit krusial.

    Bukan karena internet “hilang”, tetapi karena jaringan sedang bekerja di kapasitas tertingginya.

    Apa yang Bisa Dilakukan agar Streaming Lebih Lancar?

    Mengurangi jumlah perangkat aktif saat pertandingan, menggunakan koneksi kabel (LAN) untuk TV, dan menyesuaikan resolusi tayangan bisa membantu.

    Namun, fondasi utamanya tetap ada pada kualitas jaringan.

    Koneksi berbasis fiber optik cenderung lebih stabil dalam menangani lonjakan trafik dibandingkan koneksi non-fiber.

    Penyedia layanan seperti Biznet membangun jaringan fiber end-to-end untuk menjaga konsistensi performa, terutama saat trafik melonjak seperti pada momen Piala Dunia.

    Pendekatan ini memastikan pengalaman streaming tidak hanya cepat di awal, tetapi tetap mulus hingga peluit akhir dibunyikan.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS