0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Moh Reza Pahlevi Isfahani Sabar Karyaman Gutama Spesial

    Sabar/Reza Datang dan Indonesia Juara, Malaysia Banyak Drama saat Undang Jagoan Non-Pelatnas untuk Bela Negara - Liputan6

    6 min read

     

    Sabar/Reza Datang dan Indonesia Juara, Malaysia Banyak Drama saat Undang Jagoan Non-Pelatnas untuk Bela Negara


    Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, berpose dengan medali emas SEA Games 2025 (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis Malaysia harus menjalani negosiasi panjang untuk mendapatkan amunisi terbaik di Thomas and Uber Cup 2026. Situasi ini kontras dengan yang terjadi di Indonesia baru-baru ini.

    Malaysia harap-harap cemas menanti jawaban dari dua pemain tunggal independen yang berpeluang memperkuat amunisi mereka di Thomas and Uber Cup 2026.

    Dua pemain itu adalah Lee Zii Jia untuk tim putra dan Goh Jin Wei untuk tim putri. Dua-duanya Olimpian dan berprestasi.

    Mereka mendapat waktu tujuh hari untuk memutuskan setelah pertemuan dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) pada Jumat (20/2/2026) lalu di Bukit Kiara, Malaysia.

    "Ada beberapa syarat dan kami telah memberikan umpan balik kepadanya," ucap legenda bulu tangkis Negeri Jiran, Lee Chong Wei, dilansir dari New Straits Times.

    Lee Chong Wei kini menjabat sebagai ketua komite kinerja BAM.

    "Saya telah mendiskusikan masalah ini dengan presiden BAM dan anggota dewan. Kami punya manajemen yang baru, dan kami akan melihat apa yang bisa kami tawarkan," katanya.

    Baca Juga: Pencetus Duet Raymond/Joaquin Naik Jabatan Pelatih, Indonesia Makin Siap ke Thomas Cup 2026

    Tenggat penyerahan nama pemain untuk Thomas dan Uber Cup 2026 ditetapkan pada 10 April mendatang.

    Malaysia memang menghadapi situasi yang tidak mudah untuk kejuaraan beregu putra dan putri.

    Saat Negeri Jiran kuat di semua sektor ganda yang termasuk ganda campuran, prestasi mereka di sektor tunggal malah tertinggal akhir-akhir ini.

    Nomor beregu SEA Games 2025 memberi gambaran tentang situasi sesungguhnya.

    Malaysia hanya mendapat perak dari beregu putra dan perunggu dari beregu putri walau tampil dengan kekuatan penuh dari skuad Pelatnas mereka.

    Kekalahan tim putra Malaysia dengan skor 0-3 dari Indonesia menjadi tamparan keras.

    Sebab, Indonesia tidak diperkuat semua pemain terbaik yaitu Jonatan Christie di tunggal putra dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ganda putra.

    Namun, Merah Putih mendapatkan tambahan amunisi berharga dari ganda putra non-Pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

    Bahkan Sabar/Reza tidak punya banyak waktu untuk memutuskan karena nama mereka diajukan jelang batas pendaftaran.

    Indonesia mengubah rencana dengan memanggil para pemain andalan setelah melihat Malaysia dan Thailand menurunkan pemain-pemain terbaik yang mereka punya.

    Sabar/Reza menerima panggilan tugas.

    "Pastinya dibilang kami antusias karena debut kami pada SEA Games. Mudah-mudahan bisa meraih hasil maksimal dan gelar untuk Indonesia," ucap Sabar dalam masa persiapan.

    Masuknya Sabar/Reza membantu Indonesia menjadi juara umum. Setelah membantu tim putra meraih emas, Sabar/Reza menjadi kampiun nomor perorangan.

    Indonesia sebenarnya juga mendapat penolakan dari jagoan di luar Cipayung lainnya yaitu Jonatan Christie.

    Meski demikian, Jonatan memberikan alasan yang jelas yaitu fokus mempersiapkan diri untuk BWF World Tour Finals 2025 yang dihelat setelah event bulu tangkis SEA Games 2025.

    Adapun soal Malaysia dengan Lee Zii Jia, disinyalir ada faktor perbedaan sponsor yang menambah runyam.

    Lee Zii Jia disponsori Victor. Kalau memperkuat Malaysia di ajang beregu seperti Thomas Cup dan Sudirman Cup, dia harus mengenakan seragam tim dari Yonex sebagai apparel resmi BAM.

    Isu biaya kompensasi untuk mengenakan kostum di luar sponsor pribadi ini yang sempat memicu kontroversi saat Lee Zii Jia hendak memperkuat Malaysia di Thomas Cup 2024.

    Walau kariernya penuh kontroversi sejak memilih keluar dari pelatnasnya Malaysia pada 2022, Lee Zii Jia masih yang terbaik selepas pensiunnya Lee Chong Wei.

    Selain pernah menempati peringkat dua dunia dan meraih gelar Juara All England, dia berhasil menghadirkan perunggu saat mewakili negaranya di Olimpiade Paris 2024.

    Lee Chong Wei berharap ada keputusan dalam waktu dekat dari suksesornya itu.

    "Kami berharap dia (Lee) bisa memberikan jawabannya dengan segera karena kami harus menetapkan daftar pemain dan program latihan," imbuh eks raja bulu tangkis itu.

    Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung German Open 2026 - Indonesia dengan Skuad Minimalis saat Pemain Top Banyak yang Mundur

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS