0
News
    Home Berita Featured Futsal Piala Asia Futsal Rio Pangestu Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia Timnas Jepang

    Rio Pangestu Berdarah Disikut Pemain Jepang, Ini Kata Pelatih Timnas Futsal Indonesia - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Rio Pangestu Berdarah Disikut Pemain Jepang, Ini Kata Pelatih Timnas Futsal Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 5 Februari 2026 | 23:15 WIB


    Pemain Timnas Futsal Indonesia Rio Pangestu berdarah usai disikut pemain Jepang (MOCHAMAD HARRY PRASETYA/BOLASPORT)

    BOLASPORT.COM - Pemain Timnas Futsal IndonesiaRio Pangestu, mengalami pendarahan di bibirnya usai disikut oleh kapten Jepang, Kazuya Shimizu, dalam pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

    Pelatih Timnas Futsal IndonesiaHector Souto, angkat bicara.

    Rio Pangestu berduel dengan Kazuya Shimizu saat mau merebutkan bola.

    Tiba-tiba pemain bernomer punggung 9 itu terjatuh dan memegangi bibirnya.

    Tim medis langsung bergerak cepat untuk menolong pemain asal Depok, Jawa Barat, itu.

    Hector Souto langsung meminta wasit untuk mengecak VAR. 

    Baca Juga: Kata Hector Souto Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia Futsal 2026 

    Sayangnya wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Kazuya Shimizu.

    Selain Rio Pangestu, ada beberapa pemain Timnas Futsal Indonesia yang mengalami cedera.

    Seperti Brian Ick, Yogi Saputra, dan M Iqbal.

    Meski begitu, kondisi para pemain Timnas Futsal Indonesia kini sudah membaik dan siap untuk bertanding pada laga final.

    Ya, Timnas Futsal Indonesia menang atas Jepang dengan skor 5-3.

    Kemenangan itu membawa Garuda Futsal lolos ke final dan akan bertemu Iran di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026).

    Baca Juga: Jadwal Final Piala Asia Futsal 2026 - Timnas Indonesia Vs Iran, Duel Dua Tim yang Belum Kalah

    "Ya beberapa pemain kami mengalami cedera dan itu normal dalam turnamen semacam ini."

    "Kami juga mengalami kram karena bermain selama 50 menit," ucap Hector Souto kepada awak media termasuk BolaSport.com.

    Hector Souto mengakui bahwa ia hanya mempunyai waktu 48 jam jelang pertandingan final nanti.

    Ia mengakui, waktu recovery anak-anak asuhnya tidak sebanyak Iran yang unggul lima jam.

    "Kami waktu istirahatnya lebih singkat karena mereka main pukul 15.00 WIB."

    "Tapi kami punya staf yang baik untuk menangani recovery pemain ini."

    Baca Juga: Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026 - Bungkam Jepang, Timnas Indonesia Tantang Iran di Final

    "Kemudian dengan stadion full seperti sekarang dan suport yang diberikan fans, saya optimistis kami bisa bersaing di babak final," tutup Hector Souto.

    Komentar
    Additional JS