Rela Tinggalkan Kemewahan Man City dan Susah Payah Gendong Everton, Jack Grealish Malah Pamit Duluan - Bolasport
BOLASPORT.COM - Rela meninggalkan kemegahan di Man City demi bermain reguler, perjalanan Jack Grealish di kompetisi 2025-2026 malah berakhir prematur.
Grealish pernah berstatus sebagai pemain termahal di Liga Inggris waktu dibeli Manchester City dari Aston Villa pada 2021 dengan harga 100 juta pound atau sekarang sekitar 2,3 triliun rupiah.
Selama 4 musim, gelandang kelahiran 10 September 1995 itu sempat menjadi bagian dari tim mewah The Citizens yang memiliki begitu banyak pemain bintang.
Trofi Premier League 2021-2022, 2022-2023, dan 2023-2024, Piala FA 2022-2023, Liga Champions 2022-2023, Piala Super Eropa 2023, dan Piala Dunia Klub 2023 diraih Grealish selama dia berada di tim asuhan Pep Guardiola.
Namun, Grealish belakangan semakin minim mendapatkan menit bermain di Manchester City.
Guardiola sendiri yang meyarankan sang pemain untuk mencari klub baru setelah tidak memasukkannya ke dalam skuad untuk Piala Dunia Klub 2025.
"Jack adalah pemain yang luar biasa," kata Guardiola ketika itu.
"Satu-satunya alasan dia tidak bermain musim lalu tentu saja adalah keputusan saya."
"Kami sudah bicara dan memutuskan bahwa hal terbaik untuknya adalah tidak berangkat ke Amerika Serikat."
Baca Juga: Jack Grealish Pergi, Nomor Punggung 10 Man City Jadi Milik Pemain Fotokopi Lionel Messi
"Dia perlu mendapatkan tempat di mana dia bisa kembali menjadi pemain seperti pada tahun kami meraih treble atau dalam semua kariernya di Aston Villa."
Masih punya kontrak 2 tahun, Jack Grealish akhirnya rela meninggalkan kemewahan di Manchester Biru dan pindah ke Everton dengan status pinjaman pada musim panas lalu.
Everton jelas tidak bisa diperbandingkan dengan Man City.
Bukan cuma tidak bisa bersaing di papan atas klasemen Liga Inggris, dalam beberapa musim terakhir, The Toffees bahkan lebih sering bertarung di sekitar zona degradasi.
Jadi, Grealish jelas menghadapi pekerjaan yang lebih berat di Everton ketimbang jika dia bertahan di Manchester City.
Grealish melakukannya demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak untuk memperjuangkan tempatnya di Timnas Inggris yang akan tampil di Piala Dunia 2026.
Karena tidak bermain secara reguler di Manchester City, Grealish memang tidak pernah dilirik pelatih Inggris, Thomas Tuchel, dalam beberapa kali pemanggilan skuad.
Penampilan terakhir Grealish untuk Inggris dilakukan pada 13 Oktober 2024.
Di Everton, Grealish segera membuktikan kebintangan yang dulu membuat Manchester City rela mengeluarkan banyak uang untuk merekrutnya.
Baca Juga: Usai Dicampakkan Guardiola, Grealish Sabet Penghargaan Pemain Terbaik Liga Inggris Bulan Pertama
Pemain yang mengoleksi 39 caps dan 4 gol buat Timnas Inggris ini langsung mendapatkan anugerah Player of the Month di Premier League pada Agustus 2025.
Dalam 20 penampilan di Liga Inggris, dia membukukan 2 gol dan 6 assist.
Kontribusi Grealish berperan besar membawa Everton sekarang tidak lagi terancam degradasi dengan mereka berada di peringkat 8 klasemen.
Di tengah penampilan yang cukup konsisten, Jack Grealish sayangnya mengalami cedera dalam laga melawan Aston Villa pada 18 Januari lalu.
Ada tulang yang retak di kaki kirinya yang ditakutkan bakal membutuhkan operasi.
Ketakutan itu menjadi kenyataan dan setelah menjalani operasi pada Senin (9/2/2026), Grealish mengonfirmasi bahwa dia tidak akan bisa bermain lagi di sisa kompetisi 2025-2026.
"Tidak ingin musim berakhir seperti ini tetapi inilah sepak bola, kecewa," tulis Grealish dalam akunnya di media sosial sambil menyertakan fotonya yang berbaring di tempat tidur.
"Operasi selesai dan sekarang fokus untuk kembali fit. Saya yakin sekali akan kembali dengan lebih bugar, lebih kuat, dan lebih baik dari sebelumnya."
Kalau saja dia tidak cedera dan terus mempertahankan performanya di Everton, Grealish kelihatannya punya peluang kembali dipanggil Timnas Inggris.
Akan tetapi dengan kejadian sekarang, kansnya untuk bisa berangkat ke Piala Dunia 2026 tampaknya sudah tertutup.