Rekap Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Para Ganda Andalan Masuk Angin, Tunggal Rank 123 Dunia Jadi Pahlawan Indonesia - Bolasport
BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis putra Indonesia kembali menggantungkan harapan ke partai tunggal putra ketiga. Richie Duta Richardo tidak tampil mengecewakan saat menjalani laga hidup mati di perempat final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2026.
Indonesia vs Thailand harus berlangsung hingga partai kelima saat kedua negara diadu pada perempat final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2026 di Qingdao Conson Gymnasium, China.
Skuad Merah Putih dua kali gagal memanfaatkan keunggulan poin yang didapat dari partai-partai tunggal putra.
Dua kali Indonesia memimpin berkat kemenangan Moh Zaki Ubaidillah pada partai pertama dan Prahdiska Bagas Shujiwo pada partai keempat.
Namun, keunggulan Indonesia dimentahkan Thailand yang ironisnya didapat dengan menjegal sektor yang sedang panas.
Untuk dua partai ganda, Indonesia kembali menurunkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana lalu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Bagi Thailand, keduanya tidak asing.
Apalagi Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin baru akhir pekan lalu menguasai laga puncak Thailand Masters 2026 untuk All Indonesian Final.
Apes, Indonesia lagi-lagi tidak dapat memaksimalkannya seperti saat pertandingan sebelumnya dengan Malaysia.
Jika saat melawan Negeri Jiran masih ada 1 poin yang direbut Raymond/Joaquin, kali ini mereka dan Leo/Bagas sama-sama terkapar.
Leo/Bagas dikalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul yang berperingkat 58 dunia.
Sementara itu Raymond/Joaquin dihentikan duet dadakan Pharanyu Kaosamaang (rank 55) dan Worrapol Thongsa-nga (rank 60).
Apabila kemenangan atas Malaysia ditentukan oleh Anthony Sinisuka Ginting, kali ini Indonesia berterima kasih kepada Richie Duta Richardo.
Pemain muda yang baru punya peringkat 123 di level senior ini tidak menyia-nyiakan keunggulan di atas kertas atas Tanawa Yimjit (rank 376).
Richie menggebrak sejak awal dengan tidak membiarkan Yimjit berkembang.
Peraih medali perunggu Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior ini bahkan memenangi gim pertama dengan skor telak 21-5.
Gim kedua berlangsung lebih sengit dengan lawan yang lebih percaya diri.
Kendali masih dipegang Richie walau sejumlah kesalahan sendiri darinya membantu lawan untuk menjaga skor tetap rapat.
Setelah skor sama kuat 7-7, Richie membuat Yimjit kesulitan mengimbangi ritmenya. Pemain asal Bangka Belitung itu begitu aktif dengan pergerakan kakinya untuk terus menekan.
Setelah interval, lawan membuat permainan dilakukan di area depan hingga tengah. Beberapa kali Richie kecolongan dalam drive cepat.
Dari 11-8, Richie hampir tersusul di 11-10. Richie tetap tenang. Pemenang Thailand International Challenge ini dapat meladeni permainan Yimjit yang menjadi kurang sabar.
Momentum didapat Richie dengan tiga poin beruntun yang mengubah skor menjadi 18-14. Hampir tersusul lagi, Richie dapat menjaga keunggulannya hingga akhir.
Match point didapat dari kesalahan fatal Yimji dengan sambaran yang membuat bola tanggung di depan net malah menabrak net.
Lob yang keluar darinya memastikan kemenangan Richie dan juga Indonesia.
Kemenangan membuat tim putra Indonesia melaju ke semifinal sekaligus memastikan kelolosan ke Thomas Cup 2026.
Sebelumnya tim putri Indonesia juga sukses meraih hasil serupa dan juga dengan menang 3-2 atas Thailand.
HASIL KEJUARAAN BEREGU ASIA 2026
1. MS1: Panitchapon Teeraratsakul vs Moh Zaki Ubaidillah 13-21, 20-22
2. MD1: Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul vs Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana 14-21, 21-15, 21-17
3. MS2: Purritat Arree vs Prahdiska Bagas Shujiwo 7-21, 21-17, 18-21
4. MD2: Pharanyu Kaosamaang/Worrapol Thongsa-nga vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin 21-19, 21-18
5. MS3: Tanawat Yimjit vs Richie Duta Richardo 5-21, 17-21.