0
News
    Home Berita Featured Liga Indonesia PSIR Rembang PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    PSSI: Insiden Pengeroyokan Wasit Berujung Ancaman Diskualifikasi untuk PSIR Rembang - Bolasport

    4 min read

     

    PSSI: Insiden Pengeroyokan Wasit Berujung Ancaman Diskualifikasi untuk PSIR Rembang - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Jumat, 13 Februari 2026 | 12:30 WIB


    Logo PSSI atau Ilustrasi PSSI. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Kasus kekerasan terhadap perangkat pertandingan alias wasit kembali mencoreng sepak bola Indonesia.

    Insiden pengeroyokan wasit terjadi dalam laga leg kedua semifinal Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen di Stadion Krida, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026).

    PSSI memberikan kecaman keras kepada PSIR Rembang yang tidak bisa menjalankan pertandingan dengan lancar.

    Wasit Dwi Purba Adi Wicaksana dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum ofisial, pemain, hingga suporter yang masuk ke lapangan.

    Rekaman video kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu reaksi luas publik sepak bola.

    Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persak Kebumen yang memastikan kelolosan mereka ke final Liga 4 Jawa Tengah dengan agregat 3-1.

    Anggota Komite Eksekutif federasi, Muhammad, mengutuk keras aksi kekerasan itu.

    Baca Juga: Eks Striker Persib Calon Kontestan Piala Dunia 2026 Haus Gol bersama Klub Malaysia

    Ia mendesak Komite Disiplin tingkat provinsi di Jawa Tengah menjatuhkan sanksi tegas.

    “Komdis harus tegas, bukan hanya personal yang dihukum, tapi klub juga wajib dihukum, kalau perlu diskualifikasi,” tegas Muhammad.

    Exco PSSI lainnya, Khairul Anwar, hadir langsung di stadion untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi.

    Ia menyebut jalannya laga selama 2×45 menit berlangsung normal.

    Secara teknis dan pihaknya telah melakukan pengawalan terhadap perangkat pertandingan hingga ke depan ruang ganti demi menjaga keselamatan.

    Terkait sanksi, ia memastikan para pelaku kericuhan akan menerima hukuman berat.

    Baca Juga: Sibuknya Nova Arianto: Promosi Jadi Pelatih Timnas U-20, Ternyata Masih Tangani Timnas U-17 dan Asisten Timnas Senior

    Namun keputusan akhir tetap berada di tangan Komite Disiplin daerah.

    Insiden ini kembali menjadi sorotan serius terhadap keamanan pertandingan di level regional.

    Sekaligus menegaskan pentingnya penegakan disiplin guna menjaga integritas kompetisi sepak bola nasional.

    "Kami hadir memastikan semua sesuai aturan.”

    “Pertandingan berjalan aman dan kami ikut mengawal wasit sampai depan ruangannya,” Khairul.

    Komentar
    Additional JS