Persija akan Jadi Tim Musafir Lagi, Tiga Laga Kandang Berat Digelar di JIS dan SUGBK? - Semua Halaman - Bolasport.
Persija akan Jadi Tim Musafir Lagi, Tiga Laga Kandang Berat Digelar di JIS dan SUGBK? - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 13 Februari 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi Persija atau logo Persija Jakarta di kantor Persija, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Persija Jakarta kemungkinan besar akan menjadi tim musafir dalam tiga pertandingan kandang ke depan.
Pasalnya, tim berjulukkan Macan Kemayoran itu tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Terakhir kali Persija bermain di SUGBK saat kalah 0-2 dari Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025/2026, Minggu (8/2/2026).
Setelah laga itu, Persija tidak bisa pakai SUGBK.
Sebab, SUGBK akan steril jelang dipakai timnas Indonesia untuk pertandingan FIFA Series 2026 pada 23-31 Maret mendatang.
Persija juga sulit untuk memakai Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara, karena kondisi rumputnya yang masih belum rapi.
Baca Juga: Kisah Heroik Persipura di Asia Bisa Jadi Inspirasi Persib Bandung Lakukan Remontada atas Ratchaburi
Walhasil, Persija sepertinya harus segera mencari kandang baru untuk tiga pertandingan kandang ke depan.
Adapun tiga laga kandang itu melawan PSM Makassar, Borneo FC, dan Dewa United.
Meski begitu, Persija masih tetap berusaha untuk memakai JIS agar bisa menggelar tiga pertandingan kandang tersebut.
Hal itu diutarakan oleh Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno.
Diky mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan final terkait stadion yang akan digunakan Persija untuk tiga laga kandang tersebut.
Ia membenarkan bahwa Persija tidak bisa memakai SUGBK.
Sehingga opsi pemindahan venue masih dalam proses komunikasi intensif dengan berbagai pihak.
Baca Juga: Dibanding Super League yang Dikuasai Satu Tim, Divisi Championship Sungguh Ketat di Zona Promosi
"Untuk saat ini belum ada kepastian."
"Komunikasi masih berjalan, tetapi belum ada keputusan final."
"Setahu saya memang masih dalam tahap pembahasan," ujar Diky.
Menurutnya, manajemen Persija telah melakukan peninjauan langsung ke JIS untuk melihat kondisi rumput.
Hasilnya, terdapat progres signifikan pada kesiapan JIS meski keputusan resmi belum diumumkan.
"Progres terakhir kami bertemu dengan panitia pelaksana di JIS dan melakukan peninjauan bersama."
"Mereka cukup optimistis JIS bisa digunakan," kata Diky.
Diky menambahkan, secara pribadi pihak pengelola JIS juga yakin seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum pertandingan terdekat melawan PSM Makassar.
Meski begitu, ia menegaskan penentuan venue sepenuhnya berada di tangan panpel Persija.
Sehingga publik dan pendukung diharapkan menunggu pengumuman resmi.