Persib Bandung Tumbang di Markas Ratchaburi FC, Misi Balas 4 Gol di GBLA Jadi Harga Mati! - Fajar
Persib Bandung Tumbang di Markas Ratchaburi FC, Misi Balas 4 Gol di GBLA Jadi Harga Mati!
Aksi Eliano Reijnders saat Persib kalah dari Ratchaburi FC. (Dok. Persib Bandung)
SULSEL.FAJAR.CO.ID – Perjalanan Persib Bandung di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) menghadapi ujian berat. Bertanding di markas Ratchaburi FC, Ratchaburi Stadium, Rabu (11/2/2026), Maung Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kalah telak 0-3.
Dua gol Pedro Tanausu serta satu gol Mutombo Kupa memastikan kemenangan wakil Thailand sekaligus menempatkan Persib dalam situasi sulit jelang leg kedua.
Gol Cepat Ubah Arah Laga
Persib sejatinya mencoba tampil menekan sejak awal pertandingan. Namun, skema permainan yang belum sepenuhnya stabil membuat mereka dikejutkan gol cepat pada menit kelima. Pedro Tanausu sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan dan membawa Ratchaburi unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Persib berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Alih-alih menyamakan skor, gawang Pangeran Biru justru kembali bergetar pada menit ke-53 lewat aksi Mutombo Kupa.
Situasi semakin berat ketika Tanausu mencetak gol keduanya di penghujung pertandingan, mengunci kemenangan 3-0 bagi Ratchaburi FC.
Hasil ini memaksa anak asuh Bojan Hodak mengemban misi besar pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari mendatang. Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol untuk memastikan tiket perempat final tanpa melalui skenario tambahan.
Bobotoh Kobarkan Semangat
Kekalahan tersebut memicu reaksi beragam dari Bobotoh. Meski kecewa, dukungan tetap mengalir deras melalui media sosial resmi klub.
Semangat pantang menyerah khas Jawa Barat digaungkan untuk membakar motivasi tim jelang laga penentuan di Bandung.
“Nuhun PERSIB, semangat optimis tidak ada yang tidak mungkin,” tulis salah satu akun pendukung.
Komentar lain bernada serupa menyuarakan harapan kebangkitan di kandang. “Badmood, tapi da bukan rezeki ya, semangat putaran ke-2 nanti balas di GBLA.”
Ada pula yang menyelipkan optimisme dengan nada bercanda. “Yakin lah sok bisa 4 gol di Bandung, asal golna tina penalti kabeh,” tulis seorang Bobotoh.
Ujian Mental dan Strategi
Defisit tiga gol di fase gugur kompetisi Asia bukan perkara ringan. Statistik menunjukkan situasi tersebut kerap sulit dibalikkan. Namun sepak bola tak jarang menghadirkan kejutan, terutama ketika sebuah tim tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Kini, tantangan berada di tangan Bojan Hodak untuk meracik strategi yang lebih agresif dan efektif demi mengejar ketertinggalan. Soliditas lini belakang serta ketajaman penyelesaian akhir akan menjadi faktor kunci jika Persib ingin menjaga asa.
Leg kedua di GBLA bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian mentalitas dan karakter Maung Bandung di pentas Asia. Mampukah Persib menciptakan comeback bersejarah? Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit krusial pekan depan di Bandung. (sb/*)