0
News
    Home AFC Berita Featured FIFA Sepak Bola Sepak Bola Internasional Timnas Malaysia

    Perkembangan Skandal Naturalisasi Malaysia, AFC Sibuk Ngemis ke FIFA Cari Kepastian 7 Pemain Ilegal - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Perkembangan Skandal Naturalisasi Malaysia, AFC Sibuk Ngemis ke FIFA Cari Kepastian 7 Pemain Ilegal - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:37 WIB


    Pemangku Presiden FAM Datuk Mohd Yusoff Mahadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan banding ke FIFA dengan menggunakan pengacara asing dan menyiapkan dokumen yang lebih lengkap. (BHARIAN.COM.MY)

    SUPERBALL.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) masih sibuk mencari kepastian nasib tujuh pemain ilegal bermain di Timnas Malaysia

    Putusan final Pengadilan CAS terkait skandal naturalisasi pemain keturunan palsu Timnas Malaysia baru akan keluar pada 26 Februari. 

    Seiring itu, Malaysia terus menerus mencari kepastian apakah ketujuh pemain tersebut dapat bermain lagi di tim nasional Harimau Malaya. 

    Malaysia berani merongrong FIFA melalui AFC dengan sang sekretaris jenderal yang berasal dari Negeri Jiran, Datuk Seri Windsor John. 

    Hal itu dilakukan juga atas dasar penangguhan skorsing FIFA oleh Pengadilan CAS, dan membuat ketujuh pemain dapat bermain lagi. 

    Namum mereka baru bisa bermain di level klub, sedangkan untuk timnas masih diperjuangkan Windsor dengan 'mengemis' ke FIFA. 

    "Kami sedang berdiskusi dengan FIFA untuk mendapatkan detail lengkap," kata Windsor John. 

    AFC juga ingin mengetahui status apakah pemain ini dapat bermain untuk tim nasional atau tidak."

    "Sejauh ini, mereka hanya bisa bermain untuk klub," imbuhnya. 

    Baca Juga: Reaksi Media Vietnam Lihat Klarifikasi Erick Thohir soal Tuduhan Skandal Naturalisasi Malaysia

    Menurut Windsor, AFC sampai saat ini masih menunggu putusan lengkap dari CAS karena selama ini yang didapat hanya penjelasan singkat.

    Sementara itu, dasar tujuh pemain naturalisasi palsu tidak dapat bermain di Timnas Malaysia karena putusan terpisah FIFA. 

    Putusan ini berkaitan dengan hasil tiga laga uji coba resmi Malaysia yang dibatalkan FIFA, ternyata selain itu ada putusan lain soal status pemainnya. 

    "Hal ini karena FIFA telah membuat keputusan terpisah mengenai status pertandingan persahabatan."

    "Ada keputusan terpisah bahwa ketujuh pemain ini tidak dapat bermain untuk tim nasional," tambahnya.

    "AFC juga perlu menunggu detail dari CAS karena kami hanya menerima penjelasan singkat," kata Windsor lagi. 

    Drama skandal naturalisasi ini sempat menyenggol Indonesia lagi, khususnya terhadap Ketum PSSI Erick Thohir. 

    Menurut salah satu media Malaysia, MyNewsHub, menuduh Erick sebagai dalang pelaporan skandal naturalisasi ini ke FIFA. 

    Baca Juga: Respons Ketum PSSI usai Dituding sebagai Dalang Pengaduan Skandal Naturalisasi Malaysia

    Media Malasyia itu mengklaim informasi yang mereka dapat dari seorang anggota FIFA yang berada di kawasan Amerika Latin. 

    Menanggapi tuduhan itu, Erick terkesan santai dan menyebut bukan kelas dari permainannya. 

    "Saya rasa buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain. Sedangkan kita (saling) membutuhkan."

    "Kita bersaing antarnegara Asia Tenggara ataupun tingkatan kita ke negara-negara Asia."

    "Jadi mohon maaf, saya kelasnya enggak di situ," kata Erick Thohir. 

    Komentar
    Additional JS