0
News
    Home Berita FAM Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional

    Panasnya Situasi Mulai Terasa Jelang Pemilihan Pengurus Baru Federasi Sepak Bola Malaysia - Superball

    6 min read

     

    Panasnya Situasi Mulai Terasa Jelang Pemilihan Pengurus Baru Federasi Sepak Bola Malaysia


    Perbedaan pendapat mulai bermunculan jelang pemilihan pengurus baru Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). (NST.COM.MY)

    SUPERBALL.ID - Meskipun belum ada tanggal pasti untuk pemilihan kepemimpinan baru Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), situasi memanas sudah mulai terasa dengan berbagai pendapat yang diungkapkan oleh banyak pihak.

    Sebagian menginginkan semua Anggota Komite Eksekutif yang telah mengundurkan diri sebelumnya atau para 'veteran' tidak ikut serta dan memberi ruang bagi kepemimpinan baru untuk memimpin badan induk sebagai cara untuk menciptakan perubahan.

    Pengamat sepak bola lokal yang juga mantan Wakil Presiden Asosiasi Pelatih Sepak Bola Malaysia (PJBM), Profesor Madya Dr. Zulakbal Abd Karim, berpendapat bahwa kombinasi pengalaman dan keahlian orang-orang senior dan wajah-wajah baru adalah pilihan terbaik untuk memimpin FAM.

    Namun, Dosen Senior Ilmu Kepelatihan di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) tersebut menekankan bahwa terlepas dari orang baru atau senior, yang terpenting adalah mereka yang terpilih harus benar-benar berkualitas dan dapat bekerja keras.

    Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa anggota koalisi harus meneliti secara menyeluruh kandidat yang ingin mereka pilih dan tidak boleh melakukannya secara sembarangan karena akan berdampak besar pada masa depan sepak bola nasional.

    Baca Juga: Federasi Malaysia dalam Situasi Sangat Buruk, Perlu Perombakan Drastis

    "Jika memungkinkan, jangan singkirkan semua orang senior yang memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tentang sepak bola," ujarnya sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Bharian.com.my.

    "Mereka yang benar-benar tulus dan mampu menjalankan tugasnya harus dipertahankan untuk bersama-sama membawa FAM dan sepak bola nasional ke tingkat yang lebih baik."

    "Pada saat yang sama, pilihlah juga orang-orang baru yang memiliki keahlian dan pemikiran yang matang."

    "Jika semua orang baru dipilih, mereka mungkin juga akan kehabisan tenaga dan ingin meminta orang-orang senior untuk mengelola sepak bola nasional."

    "Jadi, jika kita dapat menggabungkan orang-orang senior dan baru, itu lebih baik karena dapat membentuk kombinasi pengalaman, keahlian, dan ide-ide baru."

    "Jika semuanya dapat disatukan, maka sepak bola kita dapat melangkah jauh."

    Legenda sepak bola nasional, Datuk Jamal Nasir Ismail berpendapat bahwa anggota Komite Eksekutif yang mengundurkan diri sebelumnya tidak perlu mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang dan memberi ruang bagi wajah-wajah baru.

    Mantan Wakil Presiden FAM, Datuk Dollah Salleh, bagaimanapun, menekankan bahwa hanya anggota koalisi yang berhak menentukan siapa yang berhak untuk bersaing.

    Termasuk jika mereka ingin terus memberikan mandat kepada orang-orang lama untuk memulihkan citra sepak bola nasional.

    Selain itu, Zulakbal menekankan bahwa perubahan besar harus dilakukan oleh kepemimpinan FAM yang akan datang.

    Terutama setelah sepak bola nasional menghadapi berbagai masalah, yang melibatkan kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain senior.

    "FAM perlu melakukan perubahan besar, tidak bisa mengikuti jalan yang biasa ditempuh, sekarang harus meminta bantuan AFC," kata Zulakbal.

    "Jangan membuat kesalahan yang sama lagi, kita tidak ingin pisang berbuah dua kali."

    "Saya berharap FAM dapat dikelola seperti entitas bisnis yang dibangun untuk mendapatkan keuntungan dan pendapatan, bukan kerugian atau kegagalan."

    "Namun, dalam sepak bola, hasilnya adalah kemenangan dan pembangunan."

    "Masalah tersebut perlu dipertimbangkan oleh garis kepemimpinan setelah ini dan itulah mengapa anggota koalisi perlu membuat pilihan yang tepat, bukan pilihan yang salah."

    Seperti diketahui, belum lama ini FAM telah secara resmi mengumumkan pengunduran diri seluruh anggota Exco-nya.

    Salah satu alasan utama pengunduran diri Exco FAM adalah untuk memberikan ruang yang memadai bagi Dewan FIFA dan AFC untuk secara bebas menilai, meninjau, dan, jika perlu, menangani masalah yang berkaitan dengan tata kelola dan administrasi FAM.

    Ini juga berarti bahwa restrukturisasi FAM kemungkinan akan berlarut-larut.

    Kongres pemilihan kemungkinan akan diadakan pada bulan Agustus, seperti yang sebelumnya dinyatakan oleh pelaksana tugas presiden FAM, Yusoff Mahadi.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS