Pakar Malaysia: Keputusan CAS Ibarat Bom Atom yang Bisa Ubah Wajah Sepak Bola Negeri Jiran dan Dunia - Superball.il
SUPERBALL.ID - 26 Februari kemungkinan akan dikenang sebagai hari penting bukan hanya untuk sepak bola Malaysia tetapi juga untuk sepak bola dunia.
Hal ini disampaikan oleh pakar sepak bola asal Malaysia, Datuk Dr Pekan Ramli.
Pada hari itu, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) akan bersidang untuk kasus yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal dan Hector Hevel.
Ketegangan meningkat bukan hanya bagi tujuh pemain yang terlibat dan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), tetapi juga FIFA.
Pekan menggambarkan keputusan CAS ibarat bom atom yang dapat mengubah wajah sepak bola Malaysia dan dunia.
Ia menekankan bahwa ada banyak konsekuensi yang harus dihadapi oleh semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.
Pekan mengatakan FAM maupun FIFA perlu bersiap untuk apa pun yang mungkin terjadi setelah persidangan selesai.
Apabila keputusan tidak berpihak kepada FAM, sepak bola Malaysia harus menerima konsekuensi citra buruk di mata FIFA dan dunia.
"Kita bisa mengatakan situasi ini seperti pepatah 'kemenangan berubah menjadi arang, kekalahan berubah menjadi abu' dan kita melihat dampaknya lebih terasa pada kita."
"Jika keputusan tidak menguntungkan kami, kami akan menghadapi banyak masalah."
"Citra kami akan memburuk di mata FIFA dan mungkin akan ada hukuman yang lebih berat yang akan kami terima."
"Persepsi tentang integritas administrasi FAM juga akan berubah untuk apa pun yang kita lakukan mulai sekarang, misalnya perekrutan pemain warisan baru atau naturalisasi."
Baca Juga: Dongeng Peter Cklamovski di Hari Penghakiman: Malaysia Negeri Harapan!
"Lebih disayangkan lagi, perkembangan tim nasional juga akan mengalami pukulan besar dalam jangka panjang."
"FAM akan menghadapi tantangan dalam memulihkan kepercayaan para pemangku kepentingan," katanya.
Pada saat yang sama, Pekan juga meyakini FIFA pasti akan mengambil pelajaran dari kasus ini jika keputusan CAS tidak menguntungkan mereka.
"Ada banyak kemungkinan, termasuk bahwa FIFA akan memperketat aturan yang berkaitan dengan penerimaan keturunan atau naturalisasi, di mana FIFA harus melihat apakah ada celah yang perlu ditangani."
"Itulah mengapa keputusan di CAS akan memiliki dampak yang sangat besar tidak hanya di tingkat domestik tetapi juga di tingkat global," katanya.
Diyakini bahwa hasil persidangan di CAS diperkirakan akan diketahui paling cepat pukul 05.00 pagi waktu Malaysia.
Sebelumnya, FIFA telah menyatakan FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia melanggar pasal tentang pemalsuan dokumen.
FAM kemudian dikenai hukuman denda, sedangkan ketujuh pemain menerima hukuman denda dan skorsing 12 bulan.
Setelah menerima banding FAM, CAS memutuskan untuk menangguhkan sanksi FIFA sambil menunggu keputusan akhir.