0
News
    Home Benfica Featured Jose Mourinho Liga Champions Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Vinicius Jr

    Mourinho Dituding Membenarkan Serangan Rasis kepada Vinicius usai Keluarkan Komentar Kontroversial - tvOneNews

    5 min read

     

    Mourinho Dituding Membenarkan Serangan Rasis kepada Vinicius usai Keluarkan Komentar Kontroversial

    Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan tipis Real Madrid atas Benfica dengan skor 1-0 di Liga Champions justru diwarnai polemik besar. Isu rasisme mencuat setelah Vinicius Junior menuding pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan ucapan bernada diskriminatif.

    Laga tersebut sempat terhenti sekitar 10 menit setelah Vinicius melapor kepada wasit Francois Letexier. Insiden terjadi usai pemain asal Brasil itu mencetak gol dan mendapat kartu kuning karena selebrasi.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Situasi semakin panas karena pelatih Benfica, Jose Mourinho, terlihat berbicara langsung dengan Vinicius saat jeda pertandingan. Seusai laga, Mourinho bahkan menilai selebrasi Vinicius memancing reaksi suporter.

    "Seharusnya itu menjadi momen paling gila dalam pertandingan, gol yang luar biasa dalam pertandingan yang bagus," katanya.

    "Para pemain berbakat ini mampu melakukan hal-hal indah, tetapi sayangnya dia (Vinicius) tidak hanya senang mencetak gol menakjubkan itu dan kemudian pertandingan berakhir. Ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda merayakannya dengan cara yang penuh hormat."

    Komentar Mourinho tersebut langsung menuai kontroversi karena dinilai tidak sensitif terhadap dugaan rasisme. Ia bahkan ditanya apakah Vinicius telah memicu kemarahan penonton.

    "Ya, saya percaya begitu. Kata-kata yang mereka pertukarkan, Prestianni dengan Vinicius, saya ingin bersikap independen. Saya tidak berkomentar tentang itu."

    Pernyataan ini memancing kritik dari sejumlah tokoh sepak bola, termasuk Wayne Rooney yang pernah dilatih Mourinho di Manchester United. Rooney menilai komentar tersebut tidak tepat dan berpotensi memperkeruh situasi.

    “Seperti yang dia katakan, dia mencoba untuk tetap independen, tetapi saya pikir apa yang dia katakan tentang Vinicius sangat tidak adil,” kata Rooney ketika ditanya pendapatnya oleh Gabby Logan di Amazon Prime.

    Mantan gelandang Real Madrid, Clarence Seedorf, juga memberikan kritik keras terhadap sikap Mourinho. Ia menilai pelatih asal Portugal itu melakukan kesalahan besar dalam menyampaikan pandangannya.

    "Saya pikir dia masih emosional," katanya. 

    "Saya pikir dia melakukan kesalahan besar hari ini dengan membenarkan pelecehan rasial. Dia mengatakan tidak apa-apa, ketika Vinicius memprovokasi Anda, untuk bersikap rasis - dan saya pikir itu sangat salah."

    Seedorf menegaskan bahwa rasisme tidak bisa ditoleransi dalam kondisi apa pun. Ia menilai Vinicius sudah terlalu sering menjadi korban diskriminasi di dunia sepak bola.

    "Kita tidak boleh, sekali pun, membenarkan pelecehan rasial. Vinicius sudah muak dengan perilaku tidak beralasan dari orang-orang. Saya tahu Mourinho pasti setuju dengan saya, tetapi sayangnya dia sedikit berlebihan dalam mengekspresikan perasaannya, menurut saya."

    Theo Walcott turut menyuarakan kritik karena menilai Mourinho seharusnya lebih berhati-hati. Menurutnya, situasi tersebut tidak pantas dijadikan polemik tambahan.

    "Saya cukup tenang dan terkendali, dan saya bukan orang yang sering marah. Saya menyukai semua yang telah dilakukan Jose Mourinho di dunia sepak bola, tetapi saya pikir dia telah membuat keputusan yang buruk dalam hal itu. Mungkin itu adalah satu-satunya saat kita seharusnya tidak mendengar darinya, satu-satunya malam di mana dia seharusnya tidak berada di depan kamera."

    Jamie Carragher bahkan menilai sikap Mourinho terkesan munafik karena sejarah selebrasi provokatifnya. Ia menegaskan pemain berhak merayakan gol tanpa takut diskriminasi.

    "Siapa pun bisa merayakan sesuka mereka, dan jelas Anda tidak boleh pernah menjadi korban pelecehan rasial, apa pun alasannya. Tapi rasanya agak berlebihan jika itu datang dari Mourinho, bukan dari sudut pandang rasial, melainkan hal-hal yang lebih serius," katanya di CBS Sports.

    Carragher juga mengingatkan publik tentang berbagai aksi Mourinho di masa lalu. Ia menyebut pelatih tersebut kerap melakukan selebrasi kontroversial.

    "Ini adalah sosok yang lebih sering merayakan kemenangan dan memprovokasi lawan daripada pelatih mana pun di masa lalu. Ingat dia berlari di pinggir lapangan di Old Trafford? Saya ingat dia menyuruh semua pendukung Liverpool untuk diam setelah gol telat Chelsea ."

    Ia menilai kritik Mourinho terhadap Vinicius terasa tidak konsisten. Baginya, pemain Brasil itu berhak mengekspresikan emosinya.

    "Dia menangkupkan telinganya ke arah pendukung lawan, jadi agak berlebihan jika dia mengkritik Vinicius Junior atas selebrasinya setelah mencetak gol penting di Liga Champions . Dia lebih dari berhak untuk merayakan golnya sesuka hatinya."

    Micah Richards juga menyayangkan komentar Mourinho yang dianggap mengalihkan fokus dari isu utama. Ia berharap figur besar sepak bola lebih bijak dalam bersikap.

    "Saya hanya kecewa. Mourinho adalah seseorang yang sangat saya kagumi sebagai pelatih dan dia bisa saja membicarakan hal lain, tetapi dia mencoba mengalihkan perhatian."

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Richards menambahkan bahwa Mourinho memiliki pengaruh besar dalam sepak bola. Oleh karena itu, setiap pernyataannya dinilai sangat berdampak luas.

    "Saya mengharapkan yang lebih baik darinya karena dia adalah sosok berpengaruh dalam olahraga ini dan banyak orang mendengarkan apa yang dia katakan. Jamie benar, itu kemunafikan darinya, membicarakan Vini Jr. padahal dia merayakan kemenangannya persis seperti yang dia inginkan. Saya merasa sedikit kecewa." (fan)


    Komentar
    Additional JS