0
News
    Home AFC Berita Featured Media Vietnam Sekjen AFC Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Media Vietnam Kecam Komentar Bias Sekjen AFC Asal Malaysia: Tidak Profesional dan Menyesatkan - Superball

    6 min read

     

    Media Vietnam Kecam Komentar Bias Sekjen AFC Asal Malaysia: Tidak Profesional dan Menyesatkan

    Sekjen AFC Datuk Windsor Paul John, dianggap telah melontarkan komentar bias soal kasus pemalsuan dokumen. (NST.COM.MY)

    SUPERBALL.ID - Media asal Vietnam mengecam komentar bias Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) asal Malaysia, Datuk Windsor Paul John.

    Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) saat ini masih menunggu keputusan akhir dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

    FAM telah mengajukan banding ke CAS atas kasus pemalsuan dokumen yanh melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

    CAS akan mengadakan sidang tatap muka terkait kasus tersebut pada 26 Februari 2026.

    Baca Juga: Ungkap Celah Hukum, Pengacara Malaysia Sebut FAM Berpotensi Menang Lawan FIFA di CAS

    Sambil menunggu keputusan akhir, CAS telah menangguhkan sanksi skorsing 12 bulan dari FIFA untuk ketujuh pemain.

    Keputusan itu membuat ketujuh pemain diizinkan untuk kembali bermain sepak bola untuk sementara waktu.

    Terkait sidang CAS, Windsor mengatakan bahwa masih ada harapan untuk melihat keputusan CAS berpihak kepada Timnas Malaysia.

    Menurut Windsor, keputusan CAS dalam menyetujui permohonan penangguhan hukuman FIFA menjadi indikasi yang paling jelas.

    Windsor juga masih membuka kemungkinan hasil akhir yanh lebih seimbang bagi kedua belah pihak dengan peluang 50:50.

    "Mereka mengajukan permohonan perintah penangguhan dan CAS menyetujuinya, yang memberikan indikasi bahwa masih ada harapan bagi Malaysia."

    "Ini adalah pertama kalinya selama saya bertugas di AFC. Belum pernah ada satu kasus pun sebelumnya yang ditunda."

    "Dalam sejarah AFC, setiap orang meminta penundaan selalu kalah. Mereka tidak pernah mendapatkannya."

    "Berdasarkan pengalaman kami di AFC, peluangnya bisa dianggap 50:50," kata Windsor, dikutip Superball.id dari Hmetro.com.my.

    Namun, pernyataan Windsor tersebut mendapat kecaman dari media asal Vietnam Znews.

    Media tersebut menilai Windsor telah membuat pernyataan yang tidak profesional dan menyesatkan tentang putusan CAS.

    Baca Juga: Gagal Kriminalisasi Indonesia, AFC Kambing Hitamkan Vietnam dalam Skandal Naturalisasi Malaysia

    Znews juga menilai komentar Windsor tersebut cenderung bias dan bertujuan untuk menyenangkan para penggemar Malaysia.

    "Sekretaris Jenderal AFC Windsor Paul John dari Malaysia baru saja menimbulkan kehebohan publik dengan pernyataan-pernyataannya yang tidak profesional dan menyesatkan yang bertujuan untuk menyenangkan para penggemar negaranya."

    "Dalam suasana tegang dan sensitif ini, para pemimpin organisasi sepak bola kontinental seharusnya tetap tenang dan netral sepenuhnya."

    "Namun, fakta bahwa seorang pejabat AFC berpangkat tinggi seperti Windsor Paul John secara terbuka membuat pernyataan yang bias dan menyesatkan tentang putusan CAS tidak hanya merusak integritas kasus tersebut tetapi juga mengungkapkan pengaburan batas yang berbahaya antara patriotisme dan tugas internasional," tulis Znews.

    Znews menambahkan pertanda positif bagi Malaysia yang disampaikan oleh Windsor tampak seperti kabar baik untuk mereka.

    Namun, pernyataan itu sebenarnya adalah taktik licik, tipu daya untuk mengaburkan opini publik dan menabur harapan palsu.

    "Inti dari kontroversi ini terletak pada pernyataan percaya diri Windsor Paul John mengenai keputusan CAS yang mengizinkan penangguhan eksekusi untuk tujuh pemain Malaysia."

    "Sekilas, ini tampak seperti kabar baik bagi FAM. Namun, bagi mereka yang memahami hukum olahraga internasional, pernyataan ini sebenarnya adalah taktik licik, tipu daya canggih untuk meninabobokan opini publik ke dalam rasa aman palsu dan menabur harapan palsu."

    "Pernyataannya, baik disengaja maupun tidak, membuat para penggemar Malaysia percaya bahwa CAS berada di pihak mereka, sementara realitas hukum jauh lebih suram."

    "Realitas sepak bola dunia telah membuktikan banyak preseden pahit yang sepenuhnya bertentangan dengan optimisme naif Windsor," tulis Znews.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS