Mauricio Souza Harus Mainkan Pemain Baru Persija Seperti Shayne Pattynama, Buat Apa Dibeli tapi Cadangan - Semua Halaman - Bolasport
Mauricio Souza Harus Mainkan Pemain Baru Persija Seperti Shayne Pattynama, Buat Apa Dibeli tapi Cadangan - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB
Pemain Persija Jakarta, Shayne Pattynama, sedang melakukan pemanasan di stadion gelora bung karno, Jakarta. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mendapatkan ultimatum dari The Jakmania.
Pendukung Persija itu heran dengan keputusan Mauricio Souza yang masih mencadangkan beberapa pemain baru, salah satunya Shayne Pattynama.
Memasuki putaran kedua Super League 2025/2026, Persija mendatangkan tujuh pemain baru.
Mereka adalah Fajar Fathurrahman, Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Jean Motta, Mauro Zijlstra, dan Cyrus Margono.
Dari ketujuh pemain itu, hanya Fajar dan Alaeddine yang sering diberikan menit bermain oleh Mauricio Souza.
Untuk Shayne dan Paulo Ricardo sempat diturunkan oleh Mauricio Souza, tapi hanya beberapa menit.
Baca Juga: Persija akan Jadi Tim Musafir Lagi, Tiga Laga Kandang Berat Digelar di JIS dan SUGBK?
Sisanya seperti Jean Motta, Mauro Zijlstra, dan Cyrus Margono belum debut bersama Persija.
Juru taktik asal Brasil itu masih mengandalkan beberapa pemain lama di awal-awal putaran kedua Super League 2025/2026.
Jarang dimainkannya pemain baru mengundang komentar dari Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno.
Diky memberikan saran kepada pelatih asal Brasil itu untuk segera diberikan menit bermain demi menunjukkan kualitasnya.
Menurut Diky, The Jakmania ingin melihat kontribusi nyata pemain baru seperti Shayne Pattynama yang dinilai masih minim tampil sejak bergabung.
Ia menyebut sang pemain sejauh ini baru terlihat bermain saat menghadapi Persita.
"Sejujurnya teman-teman The Jakmania berharap bisa melihat pemain-pemain baru tampil lebih banyak."
"Kalau tidak salah, Shayne baru bermain saat melawan Persita,” ujarnya.
Selain itu, Diky juga menyoroti belum optimalnya kesempatan bagi Paulo Ricardo.
Ia mengatakan sulit menilai keberhasilan transfer jika pemain belum diberi ruang untuk menunjukkan performa secara maksimal di lapangan.
Pernyataan Diky mencerminkan harapan The Jakmania agar Mauricio Souza memberi rotasi lebih luas.
Terutama di tengah padatnya jadwal Super League 2025/2026 sehingga ke dalaman skuad bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Baca Juga: Dibanding Super League yang Dikuasai Satu Tim, Divisi Championship Sungguh Ketat di Zona Promosi
"Bagaimana kita bisa menilai apakah transfer ini berhasil atau tidak kalau mereka belum benar-benar teruji,” tegasnya.