Masih Sakit Hati, Hector Souto Belum Maafkan Dirinya usai Gagal Bawa Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026 - Semua Halaman - Superball
Masih Sakit Hati, Hector Souto Belum Maafkan Dirinya usai Gagal Bawa Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026 - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, masih sakit hati dan belum bisa maafkan dirinya usai gagal juara Piala Asia Futsal 2026. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Hector Souto masih meratapi kegagalan dirinya membawa Indonesia juara Piala Asia Futsal 2026, sakit di hatinya belum bisa disembuhkan.
Luka itu belum dapat disembuhkan Hector Souto, yang meratapi kegagalan dirinya membawa Indonesia juara di Piala Asia Futsal 2026.
Di bawah asuhan Souto, Timnas Futsal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah dengan melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 dan nyaris juara.
Sayangnya kalah dalam adu penalti melawan Iran membuat asa juara itu padam, Indonesia berakhir sebagai runner-up turnamen ini.
"Masih terasa sakit," tulis Souto dalam unggahan akun Instagram pribadi pada Selasa (10/2/2026).
Di laga final melawan Iran, Indonesia sebenarnya berhasil unggul 3-1 sebelum disamakan 3-3, jelang waktu normal berakhir unggul lagi 4-3 tapi kembali imbang 4-4.
Laga pun memasuki babak tambahan, sekali lagi Indonesia berhasil unggul 5-4, tapi satu menit terakhir Iran kembali dapat menyamakan menjadi 5-5.
Souto mengaku belum bisa memaafkan dirinya karena merasa melepaskan gelar juara dari genggaman Indonesia.
"Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat," tulis Hector Souto melanjutkan.
Baca Juga: Ogah Banding soal Denda AFC, Arya Sinulingga: Biar Pada Tahu, PSSI yang Biayai Futsal Indonesia!
"Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas."
Meski begitu, publik Tanah Air sudah sangat bangga dengan apa yang diberikan Souto di Piala Asia Futsal 2026.
Akan tetapi, Souto merasa capaian Indonesia di partai final seharusnya bisa lebih dari sekadar runner-up turnamen tersebut.
"Walaupun banyak yang memberi selamat."
"Di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya."
"Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya," tulis Souto lagi.
Souto ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh Indonesia dengan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan Tanah Air.
Lewat raihan runner-up Piala Asia Futsal 2026, Souto mengklaim Indonesia telah berhasil membuktikan hal tersebut.
Baca Juga: Pemain Timnas Futsal Indonesia Tanya Bonus, Ketum FFI Minta Pemerintah Peka
"Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri."
"Dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian,"
"Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya," pungkasnya.
Raihan di Piala Asia Futsal tahun ini membawa Indonesia memasuki babak baru dalam olahraga ini.
Tantangan selanjutnya pun beralih ke tingkatan yang lebih tinggi, yakni Piala Dunia Futsal.