Mandalika Kasus Unik, tapi MotoGP Rela Korbankan Phillip Island yang Ikonik untuk Sirkuit Jalan Raya - Bolasport
BOLASPORT.COM - Rencana untuk memindahkan balapan MotoGP Australia dari Sirkuit Phillip Island ke Sirkuit Albert Park di Melbourne mendapat tentangan. Namun, masih ada satu opsi untuk diperjuangkan.
Gelaran balapan MotoGP di Negeri Kanguru berada di persimpangan jalan setelah tanda tanya yang mengelilingi Sirkuit Phillip Island sebagai arena.
Setelah diperbarui pada 2016 dengan durasi 10 tahun, posisi Phillip Island sebagai tuan rumah GP Australia akan berakhir tahun ini.
Sirkuit Albert Park yang biasa dipakai untuk balapan Formula 1 menjadi alternatif.
Namun, dilansir dari Motorsport.com, gagasan itu ditentang negara bagian Victoria yang menjadi rumah bagi Albert Park dan Phillip Island.
Hal ini tertuang dalam pernyataan yang dikeluarkan pejabat setempat yang dipimpin Jacinta Allan selaku perdana menterinya, pada Selasa (17/2/2026).
"Grand Prix Motor Australia erat kaitannya dengan Phillip Island, dan Victoria bangga untuk mendukungnya," demikian pernyataannya.
"Hari ini, Pemerintahan Allan menolak permintaan Dorna Sports untuk memindah event dari Phillip Island ke Albert Park."
"Grand Prix MotoGP menarik puluhan ribu wisatawan ke Phillip Island setiap tahunnya. Ini hal yang menguntungkan untuk pariwisata, usaha lokal, dan lapangan kerja."
MotoGP Australia telah identik dengan Phillip Island dan pemandangan laut lepasnya dengan 29 kali balapan digelar di sana sejak 1989.
Sirkuit dengan panjang 4,4 kilometer mendukung balapan yang seru karena karakternya yang mengalir. Pembalap lebih bisa mengeluarkan kemampuan mereka.
Namun, kelanjutan balapan MotoGP Australia menjadi tanda tanya ketika fasilitas sirkuit sudah ketinggalan zaman. Contohnya adalah garasi tim yang lebih sempit.
Situasi coba dimanfaatkan Dorna Sports untuk mewujudkan rencana balapan di sirkuit jalan raya atau lebih tepatnya di pusat peradaban.
Phillip Island berada di pinggiran negara bagian Victoria dengan masalah kemacetannya. Adapun Albert Park terletak di ibu kotanya, Melbourne.
Albert Park sendiri pada dasarnya adalah taman kota tetapi disulap menjadi sirkuit balap menuju dan ketika balapan F1 GP Australia diselenggarakan.
Masalahnya, MotoGP memerlukan area runoff yang lebih luas dan perangkap kerikil sedangkan F1 tak masalah dengan dinding pembatas yang lebih dekat.
CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, tampaknya telah mengantongi solusi untuk balapan MotoGP di beberapa sirkuit jalan raya yang dipakai di F1.
"Ketika kami memulainya pada 1992, komitmen kami adalah meningkatkan keselamatan, kami berhasil, dan tidak akan mengabaikannya," kata Ezpeleta kepada DAZN, November lalu.
"Namun, Mandalika, contohnya adalah sirkuit perkotaan. Jadi kalau ada trek di antara jalan raya, dengan area run-off, kami siap."
Perlu dicatat bahwa Sirkuit Mandalika bukan sirkuit jalan raya 'sejati' seperti Albert Park, Monako, atau Marina Bay di Singapura.
Mandalika adalah sirkuit balap yang dibangun dengan rencana mendukung lalu lintas umum untuk kawasan pariwisata di sekelilingnya. Bukan sebaliknya.
Menurut The-Race, kalau mau menggelar balapan yang aman di Albert Park, sebagian pepohonan harus ditebang untuk area run-off dan itu bukan perkara mudah.
Albert Park bukan satu-satunya opsi. Mengutip MCNews.com.au, Dorna juga menjalin negosiasi dengan kota besar lainnya, Adelaide, untuk sirkuit jalan rayanya.
Sirkuit jalan raya di ibukota negara bagian Australia Selatan itu pernah menjadi venue balapan F1 dan ajang balap mobil lainnya, Supercars.
Australia Selatan juga punya fasilitas trek tertutup yang lebih aman untuk MotoGP yaitu The Bend Motorsport Park.
Menurut MCNews.com.au, The Bend direncanakan 'mencuri' gelaran World Superbike Australia dari Phillip Island sedangkan MotoGP bakal dihelat di Adelaide.
Jangan kira Phillip Island tanpa perlawanan.
Pemerintah Victoria siap mengucurkan dana untuk peremajaan fasilitas sirkuit demi memenuhi kebutuhan event MotoGP yang direncanakan lebih meriah ke depannya.
"Akan tetapi, syaratnya adalah balapan tetap digelar di Phillip Island," demikian pernyataan lanjutannya.