Maaf Lionel Messi, Donald Trump Lebih Butuh Cristiano Ronaldo di Amerika Serikat daripada Anda - Bolasport
BOLASPORT.COM - Presiden ke-45 dan 47 Amerika Serikat, Donald Trump, membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut negaranya membutuhkan pesepak bola seperti Cristiano Ronaldo.
Donald Trump mendadak menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola, khususnya di Amerika Serikat.
Soalnya, pria berusia 79 tahun itu tiba-tiba mengeklaim superstar Al Nassr, Cristiano Ronaldo, sebagai GOAT (Greatest of All Time).
Tak sampai di situ, Trump juga mengatakan bahwa negaranya membutuhkan sosok Cristiano Ronaldo.
Hal itu disampaikannya lewat unggahan video di akun TikTok miliknya.
"Ronaldo, kau adalah yang terhebat sepanjang masa."
"Amerika Serikat membutuhkanmu."
"Teruslah bersemangat, kami harap segera bertemu Anda di sini," demikian bunyi pernyataan Trump.
Trump:
Ronaldo, you are the greatest of all time.
We need you in America.
Get going right now — we need you fast. pic.twitter.com/W8o7AQ7WGE
— Clash Report (@clashreport) February 21, 2026
Pernyataan tersebut dianggap kontroversial lantaran di kompetisi tertinggi sepak bola Amerika Serikat, Major League Soccer (MLS), sudah ada sosok Lionel Messi, yang merupakan rival abadi CR7.
La Pulga bernaung di MLS sejak musim panas 2023 dengan memperkuat klub Inter Miami.
Namun, keberadaannya justru seolah tidak dianggap oleh Trump.
Menurut Marca, pesan tersebut dapat dimaknai lewat dua sudut pandang.
Yang pertama, Trump ingin Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko segera dimulai karena dia tidak sabar untuk melihat aksi Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal.
Sementara yang kedua, dia ingin eks mesin gol Real Madrid tersebut bermain di MLS untuk menantang Lionel Messi.
Apa pun maksud dari pernyataan tersebut, Trump memang sangat mengagumi Ronaldo.
Pada November tahun lalu, Trump bahkan sempat mengundang CR7 dalam jamuan makan malam di Gedung Putih bersama Putra Mahkota Arab Saudi dan beberapa tokoh penting lainnya.
Dalam kesempatan itu, Trump juga mengungkapkan bahwa salah satu anaknya, Barron Trump, sangat mengidolakan Ronaldo.
"Tahukah Anda, anak saya adalah penggemar berat Ronaldo," kata Trump.
Baca Juga: Masya Allah, Cristiano Ronaldo Ikut Jalani Ibadah Puasa Ramadan di Arab Saudi
"Barron sudah bertemu dengannya, dan saya rasa dia sedikit lebih menghormati ayahnya sekarang, hanya karena saya memperkenalkanmu," imbuhnya.
Kunjungan Ronaldo tersebut dilakukan tak lama setelah Portugal memastikan kelolosannya ke Piala Dunia 2026.
Piala Dunia tahun depan akan menjadi kesempatan terakhir bagi si superstar berusia 41 tahun untuk memenangkan gelar itu.
Trofi Piala Dunia dianggap sebagai kepingan terakhirnya untuk menyempurnakan raihan gelar di Timnas Portugal.
Sejak debut pada Agustus 2003, Ronaldo telah mempersembahkan tiga trofi untuk negaranya, yaitu Euro 2016, UEFA Nations League 2019, dan UEFA Nations League 2025.
Deretan gelar itu menjadikannya pemain tersukses dalam sejarah Portugal.
Selain itu, Ronaldo juga mencatat berbagai rekor penting, termasuk sebagai top scorer sepanjang masa di level tim nasional.