0
News
    Home Benfica Berita Featured Jose Mourinho Liga Champions Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Lagi Dihukum, Mourinho Nekat Datang ke Kandang Real Madrid - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Lagi Dihukum, Mourinho Nekat Datang ke Kandang Real Madrid - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 24 Februari 2026 | 03:30 WIB


    Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akan mendatangi markas Real Madrid meski sedang dalam masa hukuman. (JOHN THYS/AFP)

    BOLASPORT.COM - Pelatih BenficaJose Mourinho, akan mendatangi markas Real Madrid meski sedang dalam masa hukuman.

    Benfica diharuskan menyambangi markas Real Madrid guna melakoni leg kedua play-off babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

    Lawatan ke Estadio Santiago Bernabeu pada Rabu (25/2/2026) menjadi laga hidup-mati bagi raksasa Portugal.

    Pasalnya, mereka datang dengan memikul difisit satu gol usai kekalahan 0-1 dalam leg pertama.

    Benfica bakal bertanding di rumah Madrid tanpa didampingi Jose Mourinho yang terbelit hukuman kartu merah.

    Dia menerima pengusiran dari wasit akibat protes berlebihan saat partai pertama.

    Namun, Mourinho tidak lepas tangan begitu saja terhadap anak-anak asuhnya.

    Baca Juga: Buntut Kasus Rasialis ke Vinicius, Mourinho Disebut Menyedihkan oleh Juara Piala Dunia

    Menurut laporan AS, Mourinho akan tetap datang ke Estadio Santiago Bernabeu bersama rombongan Benfica.

    Hanya saja, tentu sang nakhoda tak diperbolehkan berada di pinggir lapangan.

    Mourinho mungkin memantau Nicolas Otamendi dkk lewat tribune.

    Partai leg pertama diwarnai insiden kurang mengenakkan.

    Winger Benfica, Gianluca Prestianni, diduga melontarkan hinaan rasialis kepada Vinicius Junior.

    Pertandingan pun sempat dihentikan srlama 10 menit.

    Saat ditanya apakah selebrasi Vinicius telah memprovokasi para pemain dan penggemar Benfica, Mourinho tak ragu untuk menyatakan opininya.

    Baca Juga: Kasus Rasialis Vinicius Semakin Panas, Mourinho Dituduh Manipulasi Psikologis

    "Ya, saya percaya begitu," ucap eks juru taktik Real Madrid.

    "Kata-kata yang mereka pertukarkan, Prestianni dengan Vinicius, saya ingin bersikap independen."

    "Saya bilang kepada dia bahwa ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda hanya perlu merayakannya dan balik ke daerah sendiri," pungkas Mourinho.

    Pernyataan Mourinho mendapat respons keras dari juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis, Lilian Thuram.

    Si pelatih asal Portugal dianggap kurang berempati karena menyudutkan Vinicius alih-alih membela korban pelecehan rasialis.

    "Sangat menyedihkan bahwa dia membuat Vinicius percaya bahwa dirinya bertanggung jawab atas rasisme yang dideritanya,” kata Thuram.

    “Rasa superioritas yang dimiliki sebagian orang kulit putih mencegah mereka untuk menempatkan diri mereka pada posisi korban,” tutur mantan bek Parma dan Juventus.

    Kubu Madrid sudah melayangkan bukti kepada UEFA terkait insiden di Estadio da Luz.

    Jika terbukti bersalah, Prestianni terancam hukuman larangan bermain dalam 10 laga.

    Komentar
    Additional JS