Klub Vietnam CAHN FC Terancam Sanksi: Potensi Diskualifikasi di AFC Champions League Two - Tribunnewssultra
Klub Vietnam CAHN FC Terancam Sanksi: Potensi Diskualifikasi di AFC Champions League Two - Tribunnewssultra.com
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kemenangan meyakinkan Cong An Ha Noi FC (CAHN) atas Tampines Rovers, leg pertama 16 besar AFC Champions League (ACL 2), dalam bayang-bayang sanksi.
Klub asal Vietnam itu berisiko didiskualifikasi, karena dugaan pelanggaran regulasi kelayakan pemain.
Menurut laporan jurnalis ESPN Asia, Gabriel Tan, AFC sedang meninjau kasus ini.
Jika terbukti, maka kemenangan 4-0 CAHN bisa dibatalkan.
Baca juga: Johor Darul Tazim Vs Vissel Kobe Analisis Prediks Skor: Wakil Jepang Kokoh di Puncak Klasemen
Sehingga, hukuman yang paling mungkin adalah kekalahan WO dengan skor 0-3.
Masalah muncul dari data disiplin resmi AFC. 2 pemain CAHN, Stefan Mauk dan China, seharusnya diskors.
Keduanya mengoleksi 3 kartu kuning di fase grup. Sesuai aturan, mereka tidak boleh tampil di leg pertama babak 16 besar.
Rekomendasi Untuk Anda
Namun keduanya justru masuk dalam starting lineup. China bahkan mencetak gol ketiga pada menit ke-37. Hal ini membuat pelanggaran semakin serius.
"Menurut Pasal 59.1.1 peraturan AFC Champions League Two, setiap pemain yang menerima kartu kuning."
"Dalam 3 pertandingan berbeda akan diskors untuk pertandingan berikutnya," jelas Gabriel Tan.
Pertandingan berikutnya bagi Mauk dan China adalah leg pertama babak 16 besar.
Fakta bahwa, mereka tetap bermain menjadi inti masalah.
Baca juga: Persita Tangerang Vs PSBS Biak Analisis 3 Prediksi Skor dan Line Up Pemain: Tim Tamu Pelatih Baru
Pasal 59.1.3 hanya memperbolehkan penghapusan kartu, jika jumlahnya maksimal dua.
Kasus Mauk dan China tidak memenuhi syarat tersebut.
Dengan demikian, keduanya jelas tidak layak tampil Kesalahan administrasi ini bisa berakibat fatal bagi CAHN.
AFC memiliki preseden kuat dalam kasus serupa. Praktik umum AFC, adalah memberikan kekalahan 0-3.
Jika tim kalah dengan selisih lebih besar, skor asli tetap dipertahankan.
Namun dalam kasus CAHN, mereka menang 4-0.
Artinya, hasil itu bisa dibatalkan sepenuhnya. Tampines Rovers berpotensi diuntungkan.
"Ini bukan hanya soal angka; dampak terbesarnya adalah pada pertandingan," kata Gabriel Tan.
Menurutnya, keunggulan besar CAHN bisa hilang begitu saja.
Tampines yang semula hampir tersingkir kembali punya harapan.
Leg kedua pada 18 Februari akan menjadi penentu. Jika sanksi dijatuhkan, CAHN harus menang besar untuk lolos.
Kasus ini mengingatkan pada insiden musim lalu. Sanfrecce Hiroshima pernah melakukan kesalahan serupa.
Baca juga: Hasil Sidang CAS Timnas Malaysia Keluar 26 Februari 2026: AFC Sebut Peluang Lolos Hukuman 50 Persen
Mereka menggunakan Valère Germain yang seharusnya diskors.
Hasil kemenangan 6-1 atas Lion City Sailors dibatalkan. AFC menyatakan Hiroshima kalah 0-3.
Lion City Sailors kemudian melaju ke semifinal. Preseden ini membuat kasus CAHN semakin relevan.
"Kemungkinan forfeit bukan lagi hipotesis," tegas Gabriel Tan.
AFC dikabarkan akan mengumumkan keputusan awal pekan depan.
Jika benar dijatuhi sanksi, CAHN FC bisa kehilangan peluang besar di kompetisi Asia. (*)