0
News
    Home Berita Featured Liga Champions Asia 2 Liga Indonesia Persib Bandung Ratchaburi FC Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Kekalahan Telak di Asia, Alarm Bahaya untuk Persib Bandung di BRI Super League - VIVA

    5 min read

     

    Kekalahan Telak di Asia, Alarm Bahaya untuk Persib Bandung di BRI Super League

    VIVASoccer - Kekalahan telak Persib Bandung dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) mulai memunculkan pertanyaan soal dampaknya terhadap performa Maung Bandung di kompetisi domestik, termasuk BRI Super League dalam beberapa pekan ke depan.

    Gol Cepat Jadi Petaka! Evaluasi Pemain Persib Usai Kekalahan Telak

    Persib harus mengakui keunggulan Ratchaburi dengan skor 0-3 dalam laga yang digelar di Thailand pada 11 Februari 2026.

    Dua gol Pedro Tana serta satu gol Gabriel Mutombo memastikan kemenangan tuan rumah sekaligus menempatkan Persib dalam tekanan besar jelang leg kedua.

    Start Buruk Lini Tengah Kacau! Pengakuan Bojan Hodak Usai Persib Dipermalukan

    Tekanan Jadwal dan Risiko Kelelahan

    Kekalahan di level Asia membuat Persib harus fokus penuh pada persiapan leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026. 

    Debut Kurzawa dan Castel Berakhir Pahit, Persib Dibantai 3 Gol di ACL Two

    Dalam situasi ini, rotasi pemain dan pengaturan energi menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi performa tim di liga domestik. Pelatih Bojan Hodak mengakui performa timnya jauh dari harapan. 

    Ia menyoroti lemahnya start pertandingan dan kehilangan kontrol lini tengah sebagai masalah utama yang berdampak pada hasil akhir.

    Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi penurunan intensitas permainan jika Persib harus menjalani jadwal padat antara kompetisi Asia dan domestik.

    Evaluasi Taktik Jadi Pekerjaan Rumah

    Selain faktor fisik, aspek taktik juga menjadi sorotan. Persib dinilai gagal mengantisipasi tekanan tinggi lawan sejak menit awal, sehingga kebobolan cepat dan kesulitan membangun ritme permainan.

    Bojan Hodak juga menyinggung masalah perebutan bola kedua serta transisi bertahan yang tidak optimal. Situasi ini dapat menjadi alarm serius jika tidak segera diperbaiki sebelum kembali tampil di BRI Super League.

    Dampak Psikologis ke Kompetisi Domestik

    Kekalahan besar di kompetisi Asia berpotensi memengaruhi mental pemain. Tim harus segera bangkit untuk menjaga momentum di liga domestik agar tidak kehilangan poin penting.

    Di sisi lain, tekanan untuk membalikkan keadaan di leg kedua ACL 2 bisa membuat fokus pemain terpecah. Persib membutuhkan kemenangan minimal empat gol untuk lolos, target yang jelas menuntut energi fisik dan mental ekstra. 

    Rotasi Pemain dan Peran Pemain Asing

    Beberapa pemain asing yang tampil di ACL 2 juga berada dalam sorotan setelah performa tim dinilai belum maksimal. 

    Pelatih diprediksi akan melakukan evaluasi komposisi tim, termasuk kemungkinan rotasi skuad di kompetisi domestik guna menjaga kebugaran pemain inti.

    Tantangan Besar di Dua Front Kompetisi

    Dengan jadwal padat dan tekanan hasil, Persib menghadapi periode krusial. Jika mampu bangkit di leg kedua dan tetap konsisten di liga domestik, Maung Bandung berpeluang menjaga reputasi di dua kompetisi sekaligus. 

    Namun sebaliknya, kegagalan menjaga performa berpotensi berdampak pada posisi klasemen domestik dalam beberapa pekan ke depan.*

     


    Komentar
    Additional JS