0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia Spesial

    Kejuaraan Beregu Asia 2026 - 16-20 Jadi 22-20, Perjuangan Mutiara dan Rachel/Febi Hiasi Comeback Indonesia atas Hong Kong - Bolasport

    6 min read

     

    Kejuaraan Beregu Asia 2026 - 16-20 Jadi 22-20, Perjuangan Mutiara dan Rachel/Febi Hiasi Comeback Indonesia atas Hong Kong

    Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, berpose setelah memastikan kemenangan Indonesia atas Hong Kong pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 fase grup X, di Qingdao, China, Rabu (4/2/2026).Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, berpose setelah memastikan kemenangan Indonesia atas Hong Kong pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 fase grup X, di Qingdao, China, Rabu (4/2/2026). (BADMINTON INDONESIA)

    BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis putri Indonesia dipastikan meraih kemenangan atas Hong Kong pada Kejuaraan Beregu Asia 2026.

    Srikandi Merah-Putih berhasil membungkam Hong Kong dengan skor comeback 3-1.

    Poin ketiga disumbang oleh ganda putri kedua yang mentas, yaitu Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

    Rachel/Febi sempat mendapat ujian sulit ketika menghadapi ganda kedua Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan.

    Mereka harus berjibaku dalam adu lob alot hingga tiga gim sebelum akhirnya menang 21-23, 21-18, 21-11.

    "Pertama, Puji Tuhan sudah selesai tanpa cedera apapun. Nggak expect juga kalau bakal sesengit ini pertandinganya," ujar Rachel dikutip Bolasport dari rilis pers PBSI.

    Kunci bangkitnya Rachel/Febi ada di gim kedua.

    Juara Australia Open 2026 mencoba untuk lebih tenang.

    Baca Juga: Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Kiat Ana/Trias Bangkit Setelah Hong Kong Pasang Strategi Ganti Tandem

    Pasalnya, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan malah makin cocok bila diajak bermain cepat dengan smes bertubi.

    "Hanya di gim kedua dan ketiganya kami coba buat lebih nggak buru-buru mau balik serang," kata Rachel.

    "Lebih diolah lagi, lebih sadar lagi sama pukulan masing-masing," jelasnya.

    Sementara itu, Febi merasa kesalahan di gim pertama ada pada pertahanan mereka.

    Ganda putri Hong Kong cenderung selalu sering memainkan pola balik serang tanpa banyak mengolah bola.

    Alhasil ketidaksiapan mereka dalam bertahan terjadi.

    "Yang terjadi di gim pertama defense-nya kami kadang kurang tenang tapi kadang juga terlalu tenang jadi masih kurang rapi," tutur adik Jafar Hidayatullah ini.

    Kemenangan atas Hong Kong membuat Indonesia sudah pasti lolos perempat final walau masih ada satu laga melawan Jepang.

    Hong Kong sendiri dipastikan gugur setelah kemarin menelan kekalahan 0-3 dari Jepang.

    Pada laga terakhir fase Grup X, Indonesia akan berjuang memperebutkan status juara grup melawan Jepang yang akan bergulir pada Kamis (5/2/2026).

    "Besok lawan Jepang untuk penentuan juara grup pastinya kami harus menyiapkan dulu kondisinya," ungkap Rachel.

    "Lalu start awalnya harus langsung bagus. Kalau diturunkan kami siap mau jadi ganda pertama atau ganda kedua," tandasnya.

    Adapun Febi berharap kekompakan mereka sebagai kombinasi baru ganda putri Indonesia bisa terus berlanjut dan dikuatkan dalam kondisi fisik mengingat laga rubber lebih sengit siap menanti.

    "Beberapa pertandingan terakhir memang kami terus bermain rubber (tiga gim), kami harus meningkatkan komunikasinya mungkin, mau main apanya harus lebih kuat lagi," kata Febi.

    Mutiara Ayu Puspitasari berpose setelah menyumbang poin kedua Indonesia atas Hong Kong pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 di Qingdao, China, Rabu (4/2/2026).Mutiara Ayu Puspitasari berpose setelah menyumbang poin kedua Indonesia atas Hong Kong pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 di Qingdao, China, Rabu (4/2/2026). (BADMINTON INDONESIA)

    Sebelum Rachel/Febi, kontribusi Mutiara Ayu Puspitasari yang membalikkan situasi dengan kemenangan atas Saloni Samirbhai Mehta juga menjadi kunci.

    Juara Asia Junior 2019 ini mencegah lawan memaksa rubber game setelah mengejar ketertinggalan dari 16-20 menjadi 22-20. Mutiaran menang dengan skor 21-11, 22-20.

    "Di gim kedua setelah tertinggal 16-20, instruksi dari pelatih, mas Nunung dan ci Shendy banyak membantu. Mereka selalu bilang belum selesai, belum game jadi saya pun tidak punya alasan buat menyerah," kata Mutiara.

    "Kalau dari permainan, saya coba masuk saja dan tidak banyak mengambil resiko dulu. Alhamdulillah bisa mengejar satu poin demi satu poin."

    "Di Kejuaraan Beregu Asia ini saya berharap bisa bertemu An Se Young (Korea). Saya ingin seperti dia dan akan jadi pengalaman yang luar biasa dan banyak pelajaran yang saya mau ambil kalau bisa berbagi lapangan dengan dia," tandasnya bersemangat.

    Baca Juga: Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Mutiara Sukses Membalikkan Keadaan, Indonesia 2-1 atas Hong Kong

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS