Kata Gianluca Prestianni usai Dilarang Tampil, Tuding UEFA Pilih Kasih ke Real Madrid - Semua Halaman - Bolasport
Kata Gianluca Prestianni usai Dilarang Tampil, Tuding UEFA Pilih Kasih ke Real Madrid - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 26 Februari 2026 | 02:54 WIB
Pemain Benfica, Gianluca Prestianni (kanan), mengeluarkan keluh kesahnya di media sosial usai dihukum UEFA. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)
BOLASPORT.COM – Bintang Benfica, Gianluca Prestianni, buka suara usai dilarang tampil di leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 dan menuding UEFA pilih kasih ke Real Madrid.
Pemain berposisi winger itu dilarang tampil imbas dugaan rasis yang dilakukannya terhadap Vinicius Junior.
Meski Gianluca Prestianni belum terbukti bersalah, tetap saja dirinya dilarang tampil di leg kedua play-off 16 besar Liga Champions 2025-2026.
"Badan Kontrol, Etika dan Disiplin UEFA (CEDB) hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni untuk pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya," bunyi pernyataan UEFA.
Adanya larangan ini membuat Benfica kemudian turun tangan dan mencoba mengajukan banding.
Meski telah mengajukan banding, induk sepak bola Uni-Eropa itu tetap bersikukuh dengan keputusannya.
Tak ayal Prestianni dipastikan tak bisa tampil di leg kedua kendati dirinya turut dibawa ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.
Usai banding dari klubnya ditolak, pemain berusia 20 tahun itu buka suara melalui cuitan di akun X-nya @gianlucaa_11.
Dalam unggahannya itu, Prestianni mengungkapkan keluh kesahnya atas sanksi larangan bertanding tersebut.
Baca Juga: Gianluca Prestianni Klaim Vinicius Hina Dirinya sebelum Ribut Kasus Tudingan Rasis, Ejekan Apa?
Dalam tangkapan layar yang dinukil BolaSport.com dari A Bola, Prestianni mengutip cuitan dari akun @UltranzaSimeone.
Akun tersebut menampilkan video Federico Valverde memukul pemain Benfica, Samuel Dahl, di leg pertama.
Pemukulan itu membuat akun @UltranzaSimeone mengutuk UEFA yang melarang Prestianni tampil dan tak menghukum Valverde.
"Mereka melarang Prestianni tanpa bukti dan tidak memberi sanksi kepada Valverde padahal ada bukti yang jelas," bunyi cuitan @UltranzaSimeone.
Cuitan dari akun tersebut kemudian dikutip olehnya yang kemudian menuding UEFA pilih kasih ke Real Madrid.
Secara blak-blakan, eks winger Velez Sarsfield ini menyebut keputusan penyelenggara Liga Champions itu memalukan.
"Tekel di luar permainan yang terlihat jelas, tidak mendapat sanksi. (Kemudian) memberikan sanksi tanpa bukti, itu tidak masalah," cuit Prestianni.
"Mereka tidak menyembunyikan apa pun lagi dengan Real Madrid. Ini memalukan," lanjut cuitannya tersebut.
Hingga artikel ini dibuat, keluh kesah yang dituangkan oleh Prestianni di akun X-nya telah dihapus.
Baca Juga: Dihujat sampai Dilarang Tampil di Liga Champions, Gianluca Prestianni Tuntut Vinicius dan Mbappe
Sementara itu, Prestianni sempat dilaporkan mendapat ejekan dari Vinicius sebelum diduga melakukan aksi rasial.
Sebelum melancarkan kata-kata yang diduga rasis, Prestianni sempat diejek ‘cebol’ atau ‘kerdil’ oleh bintang asal Brasil itu.
Selain itu, dia juga menampik tudingan rasis dan mengaku melancarkan serangan verbal ke Vinicius dengan kata-kata homofobik.
Dirangkum dari berbagai sumber, Prestianni mengaku memanggil Vinicius dengan sebutan ‘banci’ atau ‘gay’.