0
News
    Home Alwi Farhan Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia BWF Featured Moh Zaki Ubaidillah Spesial

    Jadi Sorotan di Laman BWF, Rivalitas Alwi dan Ubed adalah Kabar Baik Bulu Tangkis Indonesia - Bolasport

    6 min read

     

    Jadi Sorotan di Laman BWF, Rivalitas Alwi dan Ubed adalah Kabar Baik Bulu Tangkis Indonesia


    Moh Zaki Ubaidillah menggendong Alwi Farhan setelah saling berhadapan pada final tunggal putra SEA Games 2025 di Pathum Thani, Thailand, 14 Desember 2025. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Tunggal putra menjadi sektor yang paling bersinar bagi Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah menjadi protagonis dengan prestasi yang mereka raih.

    Tunggal putra Indonesia berjaya di dua ajang terakhir BWF World Tour.

    Pada 25 Januari di Istora, Alwi Farhan membuat gebrakan dengan menjuarai Indonesia Masters 2026 untuk titel pertamanya di level Super 500.

    Sepekan berselang, pada 1 Februari di Bangkok, giliran Moh Zaki Ubaidillah yang menjadi sensasi karena menjuarai Thailand Masters 2026.

    Sebagaimana Alwi dan level Super 500, Ubed menaklukkan ajang Super 300 pertamanya dalam petualangan terkini di Negeri Gajah Putih.

    Gelar juara Thailand Masters didapat Ubed dengan melewati adangan Alwi.

    Di semifinal, dua pemain muda ini bertempur lagi dengan Ubed menjadi pemenangnya dengan skor 21-16, 21-14.

    Dengan ini, rekor pertemuan keduanya di turnamen internasional menjadi seimbang menjadi 2 kemenangan untuk masing-masing dari 4 kesempatan tanding.

    Baca Juga: Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Penentuan Juara Grup, Tim Putra dan Putri Hadapi Ujian Berbeda

    Rivalitas yang diperlihatkan Alwi dan Ubed pun menjadi salah satu sorotan dalam tinjauan awal tahun di laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

    "Persaingan yang sedang berkembang ini menjadi pertanda baik bagi Indonesia, dengan Ubaidillah yang baru berusia 18 tahun dan Farhan 20 tahun," demikian petikan di laman BWF.

    Perang saudara antara Alwi dan Ubed makin menarik jika melihat bagaimana akhirnya selalu kesuksesan bagi pemenangnya.

    Tarik mundur ke tanggal 14 Desember 2025, Alwi dan Ubed menarik atensi setelah menciptakan All Indonesian Final di SEA Games.

    Ubed menggebrak lebih dulu dengan memenangi gim pertama. Alwi tak mau kalah dengan membalikkan keadaan untuk meraih emas.

    Mundur lagi ke tanggal 31 Juli 2025, Alwi melewati adangan Ubed walau kalah duluan pada gim pertama di babak 16 besar Macau Open.

    Dari sana, Alwi melaju hingga final sampai akhirnya menjadi juara Macau Open untuk kesuksesan pertamanya di level Super 300.

    Lebih jauh lagi untuk pertemuan yang dimenangi Ubed, keduanya bertemu untuk final Indonesia Masters Super 100.

    Tanggal 1 September 2024 di Riau, Ubed membuat kejutan dengan mengalahkan Alwi untuk titel pertamanya di level Super 100.

    Bagi Indonesia, kemunculan Alwi dan Ubed menjadi angin segar setelah lama bertumpu dengan duo Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

    Anthony dan Jonatan menggendong prestasi tunggal putra Merah Putih setidaknya dalam dua siklus Olimpiade yaitu Tokyo 2020 dan Paris 2024.

    Regenerasi tidak bisa menunggu lagi sejak krisis yang berulang kali dihadapi keduanya, utamanya pada awal tahun lalu.

    Ginting berkutat dengan cedera berkepanjangan. Di sisi lain, Jonatan mengalami tren kalah dini yang mana masih berlanjut setelah dia memutuskan mundur dari Pelatnas.

    Untungnya, dua senior yang menjadi referensi itu masih berusaha kembali ke jalurnya.

    Jonatan bangkit pada pertengahan tahun lalu hingga merangkai tren kuat berupa 3 gelar juara dalam 5 ajang.

    Sebelum Alwi dan Ubed, Jojo lebih dulu mencapai laga puncak India Open 2026 untuk tiga final tunggal putra berturut-turut yang melibatkan wakil Indonesia.

    Adapun Ginting, dia masih bertahan di Pelatnas dan dalam misi bangkit setelah cedera lama yang sayangnya masih kambuh hingga Indonesia Masters lalu.

    Kini, dia memimpin tim putra Indonesia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang mana juga akan berguna untuk memperbaiki peringkatnya yang anjok karena sering menepi.

    HEAD-TO-HEAD ALWI FARHAN DAN MOH ZAKI UBAIDILLAH

    1. Final Indonesia Masters 2024 (Super 100)
    Ubed menang 21-16, 21-14

    2. Babak 16 Besar Macau Open 2025 (Super 300)
    Alwi menang 19-21, 21-17, 21-17

    3. Final SEA Games 2025
    Alwi menang 13-21, 21-8, 21-12

    4. Semifinal Thailand Masters 2026 (Super 300)
    Ubed menang 21-18, 21-14

    Baca Juga: Raymond/Joaquin dan Adnan/Indah OTW Debut Kejuaraan Asia 2026, Situasi Ubed Lebih Baik dari Alwi Dulu

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS