Inter Milan Keluhkan Rumput Lapangan, Pelatih Bodo/Glimt: Man City Aja Gak Sambat! - Semua Halaman - Bolasport
Inter Milan Keluhkan Rumput Lapangan, Pelatih Bodo/Glimt: Man City Aja Gak Sambat! - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 23 Februari 2026 | 23:00 WIB
Bodo/Glimt akan menjalani laga tandang pada leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 dengan menyambangi Giuseppe Meazza, kandang Inter Milan. (X.COM/OFFSIDER_ES)
BOLASPORT.COM - Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, melontarkan balasan terhadap Inter Milan yang mengritik kondisi lapangan saat berjumpa pada leg pertama play-off Liga Champions.
Bodo bakal menjalani laga tandang leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 dengan menyambangi Giuseppe Meazza, kandang Inter.
Bentrokan penentuan demi satu tiket di babak 16 besar Liga Champions itu akan tersaji pada Selasa (24/2/2026) atau Rabu pukul 03.00 WIB.
Bodo sendiri berada di atas angin dengan modal kemenangan 3-1 pada leg pertama play-off.
Dengan kemenangan tersebut, tim asal Norwegia itu datang ke Milan untuk mempertahankan keunggulan dua gol atas Inter.
Saat menjalani laga kandang di leg pertama play-off di Stadion Aspmyra, Bodo/Glimt sukses mencetak gol melalui Sondre Fet, Jens Petter Hauge, dan Kasper Hogh.
Adapun Inter Milan hanya bisa membalas via Francesco Pio Esposito.
I Nerazzurri wajib mencetak minimal 3 gol tanpa balas jika ingin melenggang ke babak 16 besar Liga Champions.
Baca Juga: Lautaro Martinez Absen 1 Bulan karena Cedera, Inter Milan Bisa Apa?
Belum juga melakoni kick-off, bentrokan Inter vs Bodo sudah kelewat panas.
Itu tak lepas dari komplain yang dilontarkan kubu Inter terutama soal kondisi rumput Stadion Aspmyra.
Stadion tersebut diketahui menggunakan rumput sintesis dengan kualitas tinggi.
Selain itu rumput lapangan juga dilengkapi dengan sistem pemanas bawah tanah.
Pemakaian rumput sintesis tersebut tidak menyalahi aturan UEFA mengingat iklim buruk dari Arktik.
Sebagai informasi daerah Arktik berada di iklim yang ekstrem sehingga pemakaian rumput asli untuk sepak bola sangat sulit.
Cristian Chivu sempat menyinggung soal pemakaian rumput sintesis tersebut lantaran berisiko membuat pemain cedera.
Inter Milan pun seperti sudah jatuh tertimpa tangga.
Baca Juga: AC Milan Dijegal Como, Allegri Ikhlas Scudetto Jadi Milik Inter Milan?
Selain kalah, mereka kehilangan sang kapten, Lautaro Martinez, yang mengalami cedera otot sehingga harus absen selama sebulan.
Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, lantas merespons keluhan dari Inter tersebut.
Knutsen menyebut bahwa pihaknya tidak bisa mengatur hal-hal di luar kapasitasnya terkait lapangan.
Bahkan ia berani menyebut tim sekelas Man City yang pernah mereka kalahkan pun tidak mengeluhkan soal kualitas rumput lapangan.
"Tidak ada yang bisa saya lakukan tentang hal itu," ucap Knutsen, dikutip dari Tuttomercatoweb pada konferensi pers pralaga.
"Kami harus fokus pada hal-hal yang bisa kami kendalikan."
"Man City bahkan tidak menyebut lapangan, dan kami pun tidak terbiasa dengan rumput Giuseppe Meazza."
"Saya tetap fokus pada hal lain."
Para pemain Bodo/Glimt merayakan kemenangan atas Atletico Madrid pada duel Liga Champions di Metropolitano Stadium (28/1/2026). (OSCAR DEL POZO/AFP)
Baca Juga: Bukan Lapangan dan Suhu Dingin, Ini Penyebab Inter Milan Kena Bantai Bodo/Glimt
"Bagi saya, tidak bijaksana untuk membicarakan konteks lain yang tidak berkaitan dengan sepak bola."
"Akan tetapi, apa yang dilakukan orang lain tidak penting bagi saya," pungkasnya.
Terlepas dari hal tersebut, Bodo/Glimt berada di atas angin untuk bisa melenggang ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Klub berjuluk Den Gule Horde tersebut bisa lolos dengan bermain seri atau tidak boleh kalah lebih dari 3 gol saat berhadapan dengan Inter Milan di Giuseppe Meazza.
Keberhasilan menaklukkan Inter pada leg pertama play-off Liga Champions turut menambah catatan apik mereka.
Pasalnya, sebelum I Nerazzurri, Man City dan Atletico Madrid berhasil Bodo taklukkan.
Tak heran jika musim ini mereka dijuluki sebagai pembunuh tim raksasa di Liga Champions.