0
News
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial VAR

    Imbas Pengusiran Kontroversial Kalulu, Aturan VAR di Piala Dunia 2026 Bisa Berubah - Semua Halaman - Bolasport.

    7 min read

     

    Imbas Pengusiran Kontroversial Kalulu, Aturan VAR di Piala Dunia 2026 Bisa Berubah - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Senin, 16 Februari 2026 | 12:00 WIB


    Wasit Federico La Penna tampak beradu argumen dengan Pierre Kalulu sembari dikepung pemain Juventus akibat kartu merah yang diberikan untuk bek asal Prancis tersebut. (X.COM/JUVECLUBSVEZIA)

    BOLASPORT.COM - Imbas pengusiran kontroversial Pierre Kalulu dalam laga Inter Milan vs Juventus, aturan VAR di Piala Dunia 2026 bisa berubah.

    Langkah untuk mengubah aturan VAR (Video Assistant Referee) menjelang Piala Dunia 2026 tengah disusun oleh IFAB (Badan Asosiasi Sepak Bola Dunia).

    Itu menyusul drama kontroversial yag terjadi dalam laga bertajuk Derby d'Italia antara Inter Milan dan Juventus, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.

    Duel yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza tersebut dimenangkan oleh Inter.

    I Nerazzurri membuka angka lewat gol bunuh diri dari Andrea Cambiaso pada menit ke-17.

    Sembilan menit kemudian Cambiaso melunasi kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang 1-1 bagi Juve.

    Di babak kedua, kejar-kejaran gol terjadi dengan dua lesakan berhasil dibuat Inter Milan via Francesco Pio Esposito (76') dan Piotr Zielinski (90').

    Sementara Juventus hanya bisa membalas sebiji gol lewat Manuel Locatelli (83').

    Baca Juga: Insiden Bastoni Vs Kalulu Bawa Dampak Buruk, Tanda Liga Italia Krisis Etika

    Alhasil kemenangan tipis 3-2 diraih oleh armada milik Cristian Chivu.

    Sayangnya, kemenangan Inter tersebut ternodai dengan insiden dan keputusan kontroversial dari wasit Federico La Penna.

    Federico La Penna sebagai pemimpin pertandingan memberikan kartu merah absurd kepada bek JuventusPierre Kalulu, pada menit ke-42.

    Kartu kuning pertamanya diterima karena dianggap melanggar Nicolo Barella.

    Sementara kartu kuning kedua berujung kartu merah diakibatkan adanya kontak fisik meski minimal dengan Alessandro Bastoni.

    Bastoni sendiri dituding melakukan diving dan melakukan selebrasi setelahnya saat Kalulu diusir oleh Federico La Penna.

    Wasit Federico La Penna tidak ragu-ragu dalam keputusannya untuk memberikan kartu kuning kedua kepada Kalulu.

    Lantaran ini bukan insiden kartu merah langsung, VAR tidak dapat campur tangan.

    Baca Juga: Paradoks, Inter Milan Kalahkan Tim 4 Besar untuk Pertama Kalinya, AC Milan Taklukkan Tim Promosi untuk Kali Pertama

    Dikutip dari La Gazzetta dello Sport, IFAB selaku badan yang bertanggung jawab untuk mengelola dan memperbarui peraturan permainan, bakal meninjau kembali VAR.

    Rencananya IFAB bakal mencoba menganalisis soal VAR bakal diizinkan atau tidak untuk kasus pelanggaran kartu kuning kedua pada pertemuan tahunan selanjutnya.

    Ini adalah topik yang sudah dibahas selama pertemuan IFAB baru-baru ini pada tanggal 20 Januari.

    Langkah kongkret tersebut akan ditinjau kembali pada pertemuan tahunan di Cardiff, Wales pada tanggal 28 Februari mendatang.

    Masih dari laporan La Gazzetta dello Sport, IFAB berpeluang mengubah aturan VAR terkait intervensi pada kartu kuning kedua.

    Perubahan aturan tersebut akan berlaku menjelang Piala Dunia 2026.

    Piala Dunia 2026 sendiri bakal bergulir pada Juni-Juli nanti alias pada musim panas tahun ini dengan beberapa bulan kedepan.

    Uji coba terkait VAR yang dilibatkan dalam keputusan soal kartu kuning kedua bisa jadi akan menjadi pertama kalinya hadir di Piala Dunia tahun ini.

    Sebelumnya VAR biasanya hanya mengecek soal pelanggaran serius yang berujung kartu merah langsung, gol yang tidak sah, atau potensi penalti.

    Komentar
    Additional JS