0
News
    Home Bali United Berita Featured Liga Indonesia PSIM Yogyakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Hasil Super League - Sempat Tertinggal 0-3, PSIM Yogyakarta Comeback Fantastis Tahan Imbang Bali United pada Menit Akhir

    12 min read

     

    Hasil Super League - Sempat Tertinggal 0-3, PSIM Yogyakarta Comeback Fantastis Tahan Imbang Bali United pada Menit Akhir

    Suasana pertandingan antara PSIM Yogyakarta Vs Bali United dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026). (INSTAGRAM/BALI UNITED)

    BOLASPORT.COM - Diwarnai kartu merah dan gol bunuh diri. PSIM Yogyakarta tahan imbang Bali United 3-3 dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026).

    Bali United sempat memimpin lewat gol yang dicetak Thijmen Goppel pada menit ke-34, Tim Receveur 45+3', dan Irfan Jaya 55'.

    Namun, PSIM sukses menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak dicetak Savio Sheva pada menit ke-65, gol bunuh diri Ricky Fajrin 89', dan gol Franco Gaston Ramos 90+1.

    Jalannya Pertandingan

    Duel adu taktik dua pelatih asal Belanda ini berlangsung cukup menarik, karena jual beli serangan langsung ditunjukkan sejak menit pertama.

    PSIM Yogyakarta sebagai tim tuan rumah memang melakukan serangan lebih dulu, bahkan mereka membuka peluang emas pada menit ke-9 melalui Fahreza Sudin.

    Namun, tendangan keras Fahreza ke arah gawang tersebut masih mampu ditepis oleh Mike Hauptmeijer, sehingga belum jadi gol.

    Bali United memang datang sebagai tim tamu, tetapi mereka pun menolak bermain dibawah tekanan.

    Untuk itu, tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut mencoba menekan pertahanan PSIM, tetapi hingga memasuki menit ke-12, mereka masih kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah.

    Rapatnya pertahanan PSIM ini membuat para pemain Bali United beberapa kali mencoba membangun serangan dari sisi kiri bahkan hingga serangan cepat.

    Permainan berani itu membuat Bali United mendapat peluang emas pada menit ke-17 melalui kesalahan yang dilakukan pemain PSIM tepat di depan kotak penalti.

    Johannes Daniel Maria Van Der Avert melakukan kesalahan tepat tipis di depan garis kotak penalti dengan mengginjak kaki Irfan Jaya, sehingga wasit langsung memberikan tendangan bebas,

    Namun, tendangan Irfan Jaya masih mampu dihadang oleh Ezequiel Vidal, sehingga belum ada peluang yang mampu dikonversikan menjadi gol oleh pemain Bali United.

    Tim asuhan Johnny Jansen memang beberapa kali mendapat peluang emas melalui serangan cepat dari Thijmen Goppel, tetapi pemain asal Belanda itu belum juga mampu membobol gawang Cahya Supriyadi.

    Baca Juga: Pelatih Bali United Justru Cemas Hadapi Persija Tanpa Mauricio Souza, Ini Alasannya

    Begitu juga dengan PSIM yang mencoba menguasai permainan, bahkan Fahreza Sudin sangat bagus dalam mencari peluang, sehingga ia mampu memberi ancaman pada menit ke-21.

    Tetapi, sundulannya masih tipis di atas mistar gawang, sehingga PSIM pun masih belum juga mampu membobol gawang Serdadu Tridatu.

    Tim asuhan Jean-Paul Van Gastel memang hingga memasuki menit ke-30 telah menciptakan beberapa peluang, tetapi penampilan apik Mike Hauptmeijer masih membuat PSIM belum juga mampu mencetak gol.

    Justru lini pertahanan PSIM yang masih terlalu mudah dibongkar oleh pemain Bali United, tetapi Kadek Arel dan kawan-kawan belum juga bisa mencetak gol.

    Tetapi mereka tak menyerah, dan akhirnya peluang didapatkan saat Tim Receveur mendoba melakukan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi tendangannya masih membentur mistar gawang.

    Mereka tak menyerah dan terus menekan pertahanan PSIM, sehingga Bali United berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-34.

    Bali United sukses memimpin lebih dulu lewat gol yang dicetak Thijmen Goppel, setelah ia memanfaatkan umpan dari Irfan Jaya.

    Skema gol ini berjalan dengan apik, karena Irfan Jaya yang ada di sisi kiri memberikan umpan ke kanan tepat di kotak penalti, dan Boris Kopitovic mencoba mengecoh Cahya Supriyadi karena bola di loncati, sehingga Goppel langsung menendangnya ke arah gawang.

    Untuk itu, tendangan kaki kiri Thijmen Goppel itu tepat terarah ke sisi kanan pojok gawang, sehingga Cahya Supriyadi pun tak mampu menghadangnya, dan Bali United mampu memimpin 1-0.

    Setelah tertinggal, PSIM memang mencoba untuk bisa menyamakan kedudukan, tetapi hingga menit ke-43, mereka masih kesulitan membongkar pertahanan rapat Bali United.

    Dalam tambahan waktu lima menit, Bali United memanfaatkan tendangan penjuru dengan baik, karena tendangan tersebut langsung disambut oleh Joao Viktor dengan menyundul bola.

    Bola sundulan Joao Viktor itu jatuh ke kaki Tim Receveur, dan akhirnya bola ditendang ke arah gawang, sehingga Cahya lagi-lagi tak mampu menghadangnya.

    Untuk itu, Tim Receveur sukses mencetak gol kedua Bali United pada menit ke-45+3. Meski PSIM mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi hingga wasit meniup peluit panjang tak ada lagi gol dicetak lagi pada babak pertama.

    Babak Kedua

    Tim asuhan Jean-Paul Van Gastel ini melakukan serangan cepat dan bertubi-tubi, tetapi mereka cukup kesulitan membobol gawang Hauptmeijer bahkan hingga memasuki menit ke-50.

    Justru Bali United tampil cukup percaya diri dan akhirnya mereka menambah gol melalui Irfan Jaya pada menit ke-55, setelah Serdadu Tridatu memanfaatkan kesalahan para pemain PSIM.

    Thijmen Goppel membawa bola seorang diri di sisi kanan tanpa pengawalan, sehingga ia langsung mengoper bola ke kotak penalti, tetapi Kopitovic yang gagal menghentikan si kulit bundar.

    Namun, Irfan Jaya yang ada di belakang Kopitovic langsung menyamber bola dan melakukan tendangan keras ke arah gawang, sehingga Cahya Supriyadi pun gagal menghadangnya.

    Untuk itu, tendangan keras Irfan itu membuat Bali United unggul jauh 3-0.

    PSIM menolak menyerah dan terus menekan agar bisa menipiskan ketertinggalan, dan usaha itu berbuah manis karena akhirnya Savio Sheva sukses membobol gawang Mike Hauptmeijer.

    Gol sukses dicetak setelah adanya kemelut di kotak penalti Bali United, dan Savio Sheva yang menunggu di luar kotak penalti mendapat bola ciamik.

    Oleh karena itu, ia pun langsung melakukan tendangan keras ke arah gawang dan kiper Bali United pun tak mampu menghadangnya, sehingga PSIM mengejar ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-75.

    Joao Viktor Ferrari dipaksa mandi lebih cepat wasit melakukan checking VAR karena ia melakukan pelanggaran kepada pemain PSIM, dan sang penggadil yang sempat memberikan kartu kuning itu dibatalkan.

    Pasalnya, setelah checking VAR, Joao dinilai melakukan pelanggaran keras, sehingga ia pun langsung diberi kartu merah dan diusir pada menit ke-72, sehingga Bali United dipaksa bermain dengan 10 pemain.

    Kehilangan satu pemain membuat pemain Bali United terlihat panik saat PSIM menekan pertahanan mereka, sehingga Ricky Fajrin melakukan kesalahan sehingga berbuah gol bunuh diri pada menit ke-89.

    Gol ini tercipta saat bola tendangan dari sisi kiri ini coba dibuang oleh Ricky Fajrin, tetapi bola justru masuk ke gawang, sehingga PSIM menipiskan ketertinggalan jadi 2-3.

    Setelah drama gol bunuh diri, PSIM semakin percaya diri dalam menekan, sehingga tim tuan rumah sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada tambahan waktu delapan menit.

    Gol sukses dicetak Franco Gaston Ramos pada menit ke-90+1, setelah memanfaatkan umpan dari Nermin Haljeta di sisi kanan, dan bola tepat sasaran ke gawang, sehingga PSIM sukses menyamakan kedudukan.

    PSIM tampil lebih berani menekan karena dengan keunggulan pemain ini membuat mereka menguasai permainan, tetapi mereka gagal menambah gol, sehingga laga berakhir dengan skor imbang 3-3.

    PSIM Yogyakarta Vs Bali United 3-3 (Savio Sheva 65', Ricky Fajrin 89' (OG), Franco Gaston Ramos 90+1/Thijmen Goppel 34', Tim Receveur 45+3', Irfan Jaya 55')

    PSIM Yogyakarta (4-3-3): 19-Cahya Supriadi; 4-Franco Gaston Ramos Mingo, 2-Johannes Daniel Maria Van Der Avert, 15-Raka Cahyana (Rio Hardiawan 46'), 3-Yusaku Yamadera; 88-Fahreza Sudin (Savio Sheva 46'), 10-Ze Valente, 63-Rahmatshoh Rahmatzoda (Deri Corfe 46'); 99-Nermin Haljeta, 11-Norberto Ezequiel Vidal, 27-Riyatno Abiyoso (Andi Irfan 69')

    Pelatih: Jean-Paul Van Gastel

    Bali United (3-3-4): 1-Mike Hauptmeijer; 2-Joao Viktor Silva, 4-Kadek Arel, 24-Ricky Fajrin; 18-I Kadek Agung (Made Tito 69), 17-Teppei Yachida, 14-Tim Receveur; 9-Boris Kopitovic, 41-Irfan Jaya (Diego Campos 69'), 47-Rahmat Arjuna (Yusuf Meilana 29'), 7-Thijmen Goppel

    Pelatih: Johnny Jansen

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS