Hasil Super League - Kalahkan Persita dari Penalti Kontroversial, Semen Padang Buka Harapan Lepas dari Jerat Zona Merah - Bolasport
Hasil Super League - Kalahkan Persita dari Penalti Kontroversial, Semen Padang Buka Harapan Lepas dari Jerat Zona Merah
BOLASPORT.COM - Semen Padang membuka harapan lepas dari jerat degradasi usai menang dramatis dari Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (8/2/2026).
Hasil ini membuat Semen Padang naik ke posisi ke-16 klasemen sementara dengan catatan 15 poin.
Tim berjuluk Kabau Sirah terpaut dua poin dari PSBS Biak di zona aman.
Sementara Persita Tangerang digeser Persebaya Surabaya dari posisi lima besar.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane kini ada di posisi keenam dengan catatan 33 poin.
Babak Pertama
Kedua tim mengawali pertandingan dengan hati-hati.
Skema serangan Persita Tangerang sempat terbangun dengan baik sampai kotak penalti, tetapi sentuhan terakhirnya masih bisa dimentahkan lini belakang tim tuan rumah.
Baca Juga: Hasil Super League - Tim Papan Bawah Impoten, PSM Makassar Berbagi Poin dengan Semen Padang
Sementara Semen Padang mencoba mencuri gol dari skema serangan balik, tetapi cuma satu tembakan saja yang dihasilkan sepanjang 45 menit pertama.
Alhasil kedua tim sama-sama mengalami kebuntuan di depan gawang lawan.
Skor imbang tanpa gol menutup jalannya babak pertama.
Babak Kedua
Pada 45 menit kedua, tim tuan rumah mulai tampil lebih berani.
Beberapa peluang emas dihasilkan oleh anak asuh Dejan Antonic.
Peluang pertama lahir dari aksi Kasim Botan pada menit ke-50.
Sayang, sepakannya masih bisa dimentahkan oleh Igor Rodrigues.
Persita Tangerang bukannya tanpa ancaman pada babak kedua.
Pada menit ke-65, Rayco Rodriguez menciptakan peluang emas dari sepakan jarak jauh.
Sayang, sepakannya masih dimentahkan oleh Rendy Oscario.
Tim tuan rumah gagal memanfaatkan setiap momen mereka kala menguasai pertandingan.
Alhasil skor imbang tanpa gol bertahan hingga laga usai.
Semen Padang mendapatkan hadiah penalti usai wasit Muhammad Iqballudin menilai Diego Mauricio dijatuhkan pemain belakang Persita Tangerang, Andrean Benjamin di dalam kotak terlarang.
Protes pun tak terhindarkan dari para pemain Persita, karena Diego Mauricio juga dianggap menjatuhkan Andrean Benyamin.
Namun, wasit Muhammad Iqballudin tetep keukeuh dengan keputusannya menunjuk titik putih kepada tim tuan rumah setelah berkonsultasi dengan VAR.
Diego Mauricio yang maju sebagai eksekutor sukses membuat Semen Padang unggul satu gol tepat di ujung laga.
Usai laga diakhiri, protes pun tak terhindarkan dilakukan para pemain Persita kepada sang wasit.
Namun, protes tersebut tidak berlangsung lama, karena berhasil dicegah oleh para ofisial tim tamu.
FT: Semen Padang 1-0 Persita Tangerang
Gol: Diego Mauricio 90+8' (Penalti)
Kartu Kuning: Angelo Meneses 35', Alhassan Wakasso 90+5' - Charisma Fathoni 15', Pablo Ganet 49'
Kartu Merah:
Daftar Susunan Pemain:
Semen Padang: 27-Rendy Oscario, 2-Ravy Tsuoka (8-Ricki Ariansyah 79'), 4-Jaime Ocampo, 9-Gullermo Hierro, 10-Kianz Froese (13-Diego Mauricio 79'), 12-Samuel Simanjuntak, 15-Firman Juliansyah (63-Ripal Wahyudi 45'), 21-Boubakary Diarra (17-Maicon Souza 45'), 22-Kasim Botan, 24-Angelo Meneses, 30-Alhassan Wakasso
Cadangan: 89-Iqbal Bahtiar (PG), 5-Asyraq Gufran, 8-Ricki Ariansyah, 13-Diego Mauricio, 14-Dimas Roni, 17-Maicon Souza, 25-Zidane Afandi, 26-Wahyu Agong, 31-Rosad Setiawan, 63-Ripal Wahyudi, 86-Armando Oropa, 121-Aditya Sentosa
Pelatih: Dejan Antonic
Persita Tangerang: 29-Igor Rodrigues (PG), 5-Tamirlan Kozubaev, 8-Pablo Ganet, 10-Eber Bessa (92-Andrean Benyamin 81'), 11-Muhammad Toha (27-Zalnando 68'), 15-Charisma Fathoni, 20-Ramon Bueno, 66-Mario Jardel, 77-Matheus Alves (7-Rayco Rodriguez 68'), 80-Hokky Caraka (99-Esal Sahrul 81'), 93-Aleksa Andrejic (44-Dejan Racic 81')
Cadangan: 69-Rafi Pamungkas (PG), 96-Kartika Ajie (PG), 7-Rayco Rodriguez, 9-Ahmad Nur Hardianto, 22-Ahmad Alchoir, 27-Zalnando, 30-Andriano Saputra, 36-Zulfan Djiaulhaq, 44-Dejan Racic, 92-Andrean Benyamin, 99-Esal Sahrul
Pelatih: Carlos Pena