0
News
    Home Berita Cremonese Emil Audero Mulyadi Featured Liga Italia Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Hasil Liga Italia - Emil Audero Steril Berkat 6 Penyelamatan, tapi Cremonese Masih Krisis Kemenangan - Bolasport

    8 min read

     

    Hasil Liga Italia - Emil Audero Steril Berkat 6 Penyelamatan, tapi Cremonese Masih Krisis Kemenangan

    Kiper timnas Indonesia, Emil Audero, melakukan sederet penyelamatan krusial saat Cremonese hadapi Genoa dalam pertandingan Liga Italia, Minggu (15/2/2026). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

    BOLASPORT.COM - Kinerja individu dari kiper timnas Indonesia, Emil Audero, kembali tak cukup membawa Cremonese menyudahi paceklik saat menjamu Genoa.

    Penjaga gawang kelahiran Mataram tersebut kembali bertugas membentengi gawang klubnya di pekan ke-25 Liga Italia.

    Cremonese menjamu tamu dari Kota Pelabuhan, Genoa, di Stadion Giovanni Zini, Minggu (15/2/2026).

    Duel ini bisa dibilang bentrokan para pejuang sintas yang sama-sama berusaha lepas dari papan bawah.

    Sebelum laga, Genoa dan Cremonese kompak mengemas 24 poin dan berurutan menghuni peringkat 15-16.

    Agenda bagi tuan rumah lebih pelik karena La Cremo sedang dilanda paceklik kemenangan yang akut.

    Tim asuhan Davide Nicola tak pernah lagi mencicipi manisnya tripoin dalam 10 partai konsekutif.

    Kemenangan terakhir mereka raih saat menjamu Lecce, 7 Desember silam.

    Tantangan makin besar bagi Emil Audero karena secara individu, penampilannya terbilang solid.

    Pekan lalu kolektor empat caps timnas Indonesia tersebut sampai melakukan tujuh penyelamatan di markas Atalanta.

    Sayang, performa top Audero tidak dibantu rekan-rekannya yang lain sehingga Cremonese takluk 1-2.

    Baca Juga: 7 Penyelamatan Tak Cukup, Emil Audero Tetap yang Terbaik walau Klubnya Makin Telungkup

    Menjamu Genoa yang memiliki kualitas sebanding, penjaga gawang jebolan Juventus itu juga tampil cukup solid di bawah mistar.

    Di babak pertama saja, Audero melakukan lima penyelamatan untuk mencegah jaringnya koyak.

    Dalam lima menit awal, dia sigap mengamankan dua tendangan penjuru Vitinha yang diarahkan langsung ke gawang.

    Cremonese membalasnya dengan tembakan back-heel Jamie Vardy yang terlampau lemah dan bisa diamankan kiper Genoa, Justin Bijlow.

    Audero kemudian melakukan dua saves gemilang pada menit 8' dan 10' terhadap peluang emas Junior Messias dan Vitinha.

    Tendangan Messias dimentahkannya ke atas mistar. Kemudian Audero terbang menepis bola luncuran roket Vitinha dari luar kotak penalti.

    Menyusul sebuah eksekusi pelan dari Vitinha yang mudah diamankan Mas Emil, sebutan warganet Indonesia bagi eks kiper Inter Milan itu.

    La Cremo memiliki peluang balasan via sundulan Milan Djuric yang berhasil ditangkap Bijlow.

    Dalam interval singkat, Audero lagi-lagi jempalitan dan menunjukkan aksi prima saat menepis tembakan voli Brooke Norton-Cuffy.

    Tepisan ujung jari Audero berhasil menyelamatkan gawang dan hanya melahirkan sepak pojok.

    Lewat dari setengah jam, sebuah tembakan menyusur tanah dari Lorenzo Colombo juga sukses diamankannya secara lengket.

    Kedua tim memasuki istirahat dengan skor sama kuat 0-0.

    Menginjak paruh kedua, tekanan yang diterima Cremonese tidak seinstens di babak pertama.

    Dalam 15 menit pascajeda, Audero tidak dipaksa melakukan satu pun penyelamatan tambahan.

    Sebaliknya, I Grigiorossi lebih aktif memegang kendali. Beberapa peluang mereka dimentahkan Bijlow, yang juga tampil apik di bawah mistar Genoa.

    Ada satu momen saat Audero gagal menepis tembakan jarak dekat Messias, tapi selamat karena bola meleset ke sisi luar jaring gawang.

    Gawang Emil Audero tetap steril dari gol musuh setelah sang kiper melakukan total enam penyelamatan.

    Hanya, kontribusinya seorang lagi-lagi tak cukup memberikan kemenangan lantaran tidak ditunjang produksi gol dari lini depan.

    Di menit-menit akhir, sebuah tembakan Federico Bonazzoli sekadar nyaris bikin Cremonese cetak gol setelah membentur tiang gawang.

    Baca Juga: Emil Audero Krisis Besar di Cremonese, 10 Laga Tak Pernah Menang dan Kebobolan 16 Kali

    Skor kacamata di Cremona bikin klub promosi dari Serie B itu memperpanjang dahaga kemenangan menjadi 11 partai beruntun.

    Kedua tim masih memiliki poin yang sama, yakni 24 keping di zona peringkat 15-16.

    Sedikit hal positif bagi La Cremo, hasil ini membawa mereka menyalip musuhnya dan bertukar posisi.

    Audero dkk naik setingkat ke posisi 15 bermodalkan keunggulan head to head atas Genoa (2-0, 0-0).

    Hasil pertandingan

    Cremonese 0-0 Genoa

    Susunan pemain

    Cremonese (3-5-2): 1-Audero; 24-Terracciano, 6-Baschirotto, 5-Luperto; 7-Zerbin (Floriani 88'), 2-Thorsby, 32-Payero (Grassi 58'), 29-Maleh, 3-Pezzella (Barbieri 72'); 9-Djuric (Sanabria 73'), 10-Vardy (Bonazzoli 58'). Pelatih: Nicola

    Genoa (3-4-2-1): 16-Bijlow; 27-Marcandalli, 5-Ostigard, 22-Vasquez; 15-Norton-Cuffy (Martin 72'), 17-Malinovskyi, 32-Frendrup (Amorim 89'), 77-Ellertsson; 10-Messias (Baldanzi 72'), 9-Vitinha (Ekuban 60'); 29-Colombo (Ekhator 72'). Pelatih: De Rossi

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS