Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Tiwi/Fadia Ditikung dengan Sadis dan Digilas 12-2, Indonesia Remuk di Tangan Jepang - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Tiwi/Fadia Ditikung dengan Sadis dan Digilas 12-2, Indonesia Remuk di Tangan Jepang - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 5 Februari 2026 | 13:41 WIB
Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, gagal meraih poin pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 (PBSI)
BOLASPORT.COM - Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal menyelamatkan Indonesia sebagai amunisi di ganda putri pada Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Turun pada partai ke-4 melawan tim Jepang hari ini, Kamis (5/2/2026), Tiwi/Fadia harus menerima kekalahan menyesakkan saat bersua Kie Nakanishi/Miyu Takahashi.
Bertempat di Qingdao Conson Gymnasium, China, Tiwi/Fadia harus menyerah 2 gim langsung dengan skor akhir 20-22, 16-21 dalam tempo 50 menit.
Melalui hasil minor yang didapatkan Tiwi/Fadia ini membuat tim Merah Putih dipastikan kalah dari Jepang dalam perburuan gelar juara Grup X Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Membuka keunggulan lebih dulu pada awal gim pertama, Tiwi/Fadia langsung ditekan oleh Nakanishi/Takahashi melalui pukulan akurat mereka.
Tak bertahan lama, keunggulan 2 poin wakil Jepang itu langsung runtuh melalui kecerdikan Tiwi/Fadia dalam memanfaatkan celah pertahanan.
Melalui raihan 6 poin beruntun, Tiwi/Fadia membalikkan keadaan untuk unggul 7-3 atas Nakanishi/Takahashi.
Sempat mendapatkan perlawanan sengit, Tiwi/Fadia sukses menutup interval gim pertama dengan unggul tipis 11-10 atas Nakanishi/Takahashi.
Selepas jeda, upaya perlawanan dilancarkan oleh Tiwi/Fadia untuk menjaga keunggulan dan menjauh dari kejaran Nakanishi/Takahashi.
Sempat mendapatkan 3 poin beruntun, Tiwi/Fadia mulai kewalahan dalam meredam tekanan Nakanishi/Takahashi yang kian merepotkan.
Kelengahan Tiwi/Fadia harus dibayar mahal di masa krusial di mana Nakanishi/Takahashi mampu menyamakan kedudukan dengan 20-20.
Raihan 2 poin beruntun yang sempurna membuat Nakanishi/Takahashi mengungguli Tiwi/Fadia melalui set poin pada gim pertama 22-20.
Dominasi permainan Nakanishi/Takahashi langsung membuat Tiwi/Fadia keteteran pada awal gim kedua usai kehilangan 3 angka beruntun.
Perlawanan ditunjukkan Tiwi/Fadia untuk meraih satu poin demi satu poin meski Nakanishi/Takahashi masih solid memimmpin.
Pasangan Jepang itu kian dominan untuk meninggalkan Tiwi/Fadia melalui raihan 6 poin beruntun untuk menutup interval kedua 11-2.
Usai jeda, Tiwi/Fadia mulai bermain dengan taktis dengan meminimalisir kesalahan-kesalahan sendiri guna mengejar Nakanishi/Takahashi.
4 poin beruntun dari Tiwi/Fadia menjadi gertakan Indonesia untuk Jepang yang masih solid dan konsisten memberikan tekanan.
Di sisi lain, permainan Nakanishi/Takahashi masih cukup mumpuni dan sulit ditembus oleh tekanan dari Tiwi/Fadia.
Meski demikian, Tiwi/Fadia terus mendekati perolehan poin Nakanishi/Takahashi tatkala laga gim kedua memasuki masa krusial.
Memiliki jarak 4 poin, Tiwi/Fadia terus berupaya menghambat laju perolehan skor dari Nakanishi/Takahashi.
Akan tetapi, perjuangan Tiwi/Fadia harus berakhir di mana mereka tumbang pada gim kedua dengan skor 21-16.