Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Leo/Bagas Belum Bangkit usai Kalah Taktis dari Ganda Rank 58, Indonesia 1-1 Thailand - Bolasport
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Leo/Bagas Belum Bangkit usai Kalah Taktis dari Ganda Rank 58, Indonesia 1-1 Thailand
BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis putra Indonesia harus berjuang lebih lama di semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2026 setelah kekalahan ganda putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana urung memenangkan partai kedua bagi Indonesia saat menghadapi Thailand di perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Leo/Bagas takluk dari Peeraratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dalam laga yang digelar pada Jumat (6/2/2026) di di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China,
Pasangan peringkat 16 dunia ini kalah dengan skor 21-14, 15-21, 17-21.
Leo/Bagas sempat membuka asa Indonesia untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 alias satu poin lagi untuk mengakhiri perlawanan Thailand.
Poin pertama diraih tunggal putra, Moh Zaki Ubaidillah, dengan mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul pada partai pertama dengan skor 21-13, 22-20.
Leo/Bagas tak mau kalah. Pasangan yang baru saja menjadi juara Thailand Masters ini langsung mendapat momentum pada awal laga.
Mereka membuka jarak poin yang besar sejak skor 7-3 atas Sukphun/Teeraratsakul. Leo/Bagas makin berada di atas angin setelah unggul lebih telak di 13-6 setelah interval.
Namun, gim pertama ternyata tidak semudah kelihatannya bagi Leo/Bagas setelah lawan yang berperingkat 58 dunia dapat memberi perlawanan.
Sukphun/Teeraratsakul menipiskan jarak angka hingga satu angka di 14-13 yang mana masih untuk keunggulan Leo/Bagas.
Perlawanan wakil Thailand antiklimaks sesudah itu dengan rentetan poin mudah didapatkan Leo/Bagas karena kesalahan mereka.
Leo/Bagas menjauh hingga meraih game point dengan skor 20-14 setelah smes Bagas yang gagal dikembalikan dengan baik oleh Teeraratsakul.
Gim pertama menjadi milik Leo/Bagas setelah antisipasi buruk dari saudara kembar Panitchapon Teeraratsakul itu.
Sukphun/Teeraratsakul mencoba bangkit pada gim kedua dengan bermain menekan. Leo/Bagas terus dipaksa bertahan.
Leo/Bagas berusaha untuk keluar dari tekanan tetapi gagal.
Upaya smes menyilang dari Bagas yang sedikit melebar membuat dia dan Leo tertinggal makin jauh dengan 4-11 di interval.
Kebangkitan ditunjukkan Leo/Bagas dengan memangkas jarak poin menjadi tersisa tiga angka di 11-14 dan kembali di 15-18. Namun, tak mudah bagi mereka untuk menyusul.
Leo/Bagas dipaksa bertanding hingga rubber game setelah pengembalian servis dari Bagas yang membentur net. Mereka kalah 15-21 pada gim kedua.
Sukphun/Teeraratsakul bermain taktis dalam mengincar ruang di antara Leo dan Bagas untuk mengendalikan reli.
Pasangan Indonesia merespons dengan menyerang secara penuh. Upaya ini cukup berhasil dalam membatasi opsi Sukphun/Teeraratsakul.
Hanya saja, permainan menyerang ini sering menjadi senjata makan tuan dengan eror yang sering terjadi dari rangkaian smes beruntun.
Dapat membalikkan keadaan di 12-11 setelah tertinggal pada paruh pertama gim, Leo/Bagas harus gigit jari.
Sempat menggagalkan dua kali match point lawan, wakil Indonesia takluk setelah Sukphun sukses menyerang sudut lapangan yang tak terjangkau oleh Leo.