Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Pilu Kadek Dhinda dalam 83 Menit Buat Indonesia di Ujung Tanduk - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Pilu Kadek Dhinda dalam 83 Menit Buat Indonesia di Ujung Tanduk - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 6 Februari 2026 | 12:25 WIB
Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi belum berhasil meraih poin pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 (PBSI)
BOLASPORT.COM - Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi belum berhasil melanjutkan momentum Indonesia untuk mendulang poin pada perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026.
Babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 hari ini, Jumat (6/2/2026) dijalani Kadek Dhinda dengan menorehkan hasil minor menghadapi tim Thailand.
Turun pada partai ketiga, Kadek Dhinda berhadapan dengan Pitchamon Opatniputh yang berhasil mengunggulinya dengan skor akhir 21-19, 17-21, 13-21.
Kekalahan dalam laga di Qingdao Conson Gymnasium, China ini membuat Indonesia kembali tertinggal 1-2 dari Thailand.
Kadek Dhinda mengawali gim pertama dengan sengit di mana dia harus berbagi angka dengan Opatniputh yang menekannya dengan baik.
Momen itu tidak bertahan lama, Kadek Dhinda berhasil mengukir 3 poin beruntun usai memanfaatkan kelengahan runner-up Indonesia Masters 2026 itu.
Perlawanan yang intens mulai ditunjukkan oleh Opatniputh untuk memupus jarak keunggulan 4 poin yang dimiliki pemain peringkat ke-77 dunia itu.
Meski demikian, Kadek Dhinda berhasil menutup perlawanan pemain peringkat ke-31 dunia itu pada interval gim pertama melalui keunggulan 11-5.
Selepas jeda, rentetan kesalahan sendiri dari Kadek Dhinda membuatnya kehilangan beberapa kesempatan untuk menjauh dari kejaran lawan.
Di sisi lain, celah pertahanan dari Kadek Dhinda mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Opatniputh untuk mengejar ketertinggalannya.
Memasuki masa krusial, kedua tunggal putri tersebut berbagi angka hingga 5 kali sebelum Kadek Dhinda mampu menghadirkan sebuah perbedaan.
Melalui 2 poin beruntun, Kadek Dhinda memenangi duel pada gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, Opatniputh langsung tancap gas meninggalkan Kadek Dhinda usai mendapatkan 5 poin secara beruntun.
Tak ingin lawan menjauh begitu saja, upaya dilakukan Kadek Dhinda dengan melancarkan gempuran yang menghasilkan 3 angka beruntun.
Ancaman ditunjukkan wakil Indonesia itu dengan mampu memangkas jarak dengan Opatniputh menjadi 1 angka saja.
Alih-alih melanjutkan momentum tersebut, Kadek Dhinda justru tidak berdaya membendung gempuran Opatniputh.
Tak ayal, Kadek Dhinda tertinggal jauh saat menutup interval gim kedua dengan skor 5-11.
Permainan Kadek Dhinda mulai membaik usai jeda di mana dia tak segan meladeni reli panjang Opatniputh yang sangat menguras stamina.
Meski demikian, Kadek Dhinda tak mampu menyusul Opatniputh hingga gim kedua berakhir dengan skor 17-21.
Memasuki gim ketiga, tensi persaingan kian sengit di mana kedua tunggal putri itu berbagi angka 2 kai secara beruntun.
Keunggulan sempat didapatkan oleh Kadek Dhinda tetapi rentetan kesalahan sendiri membuatnya harus tersusul oleh Opatniputh.
Mengawali interval ketiga dengan tertinggal 9-11 membuat Kadek Dhinda kian tertekan menghadapi Opatniputh yang kian nyaman.
Pemain Thailand itu menjauh dengan raihan 8 poin secara beruntun untuk meninggalkan Kadek Dhinda dengan skor 19-10.
Tanpa kesulitan Opatniputh mengakhiri perlawanan Kadek Dhinda pada gim ketiga dengan skor 21-13.