0
News
    Home Ardiansyah Nur Featured Futsal Piala Asia Futsal Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia Timnas Iran

    Hadapi Iran di Final Piala Asia Futsal 2026, Ardiansyah Nur: Sayang kalau Tidak Juara - Bolasport

    8 min read

     

    Hadapi Iran di Final Piala Asia Futsal 2026, Ardiansyah Nur: Sayang kalau Tidak Juara



    Ardiansyah Nur (depan) sedang mengusai bola dalam laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 antara Timnas Futsal Indonesia versus Timnas Futsal Jepang di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pemain Timnas Futsal IndonesiaArdiansyah Nur, menyayangkan apabila skuad Garuda tak juara setelah melaju ke final Piala Asia Futsal 2026.

    Timnas Futsal Indonesia berhasil melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Jepang 5-3 di semifinal, Kamis (5/2/2026).

    Setelah mengalahkan JepangArdiansyah Nur mengakui bahwa laga tersebut memang tak mudah.

    Namun, karena sudah beberapa kali melawan Jepang, skuad Garuda bisa mengantisipasi.

    Ini karena sebelumnya Timnas Futsal Indonesia juga telah menjalani uji coba lawan Jepang dan tim meraih kemenangan 1-0 pada 4 Nations World Series pada Januari 2025.

    Baca Juga: Pernyataan Berkelas Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Diremehkan Jurnalis Asing: Memangnya Iran Bisa Juara?

    Meski sempat kalah dalam laga uji coba bulan lalu dari Jepang dengan skor 1-4, tetapi banyak pelajaran yang diambil, sehingga jadi modal bagus di semifinal.

    “Pertandingan ini memang sangat sulit ya, kita udah antisipasi juga karena Jepang juga bukan negara yang biasa, biasa di final dan pernah juara juga tahun kemarin,” ujar Ardiansyah Nur kepada awak media termasuk BolaSport.com di Indonesia Arena, Jakarta.

    “Tapi Alhamdulillah berkat kita juga persiapan dari jauh-jauh hari, dari dari uji coba juga sebelumnya, dan Alhamdulillah anak-anak juga mentalnya bagus.

    “Jadi berkat teman-teman juga mentalnya tidak seperti yang puas dari awal sampai akhir, semua berjuang untuk menang," ucapnya.

    Kemenangan melawan Jepang itu menjadi pengalaman yang luar biasa buat Ardiansyah Nur dan para pemain.

    Pasalnya, ini untuk pertama kalinya Timnas Futsal Indonesia lolos ke babak final Piala Asia Futsal 2026.

    Sebelumnya catatan terbaik tim Merah Putih hanya mencapai perempat final di edisi Kuwait tahun 2022.

    Kala itu, Timnas Futsal Indonesia disingkirkan oleh Jepang dengan skor 2-3, sehingga kemenangan kali ini sekaligus mengobati kegagalan saat itu.

    Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia hingga sejauh ini tak dipungkiri oleh Ardiansyah Nur kalau tak lepas dari fondasi yang dibangun oleh Kensuke Takahashi.

    Pelatih asal Jepang tersebut diketahui menukangi Timnas Futsal Indonesia pada tahun 2018 hingga 2021.

    Ardiansyah Nur yang juga bagian dari pemain bentukan Kensuke Takahashi pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pelatih berusia 43 tahun tersebut.

    Pasalnya, pondasi kokoh yang ia bangun mampu dilanjutkan oleh pelatih Timnas Futsal Indonesia saat ini Hector Souto hingga mendapatkan deretan prestasi.

    “Alhamdulillah kita ketemu dengan coach Hector, dan ia mempermantap fondasi yang sudah dibangun sama Coach Ken (Kensuke Takahashi),” kata pemain yang akrab disapa Anca tersebut.

    Setelah mengalahkan mantan pelatihnya, Anca pun mengalihkan fokus menghadapi Iran dalam laga final Piala Asia Futsal 2026.

    Timnas Futsal Indonesia menantang Iran di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (7/2/2026).

    Baca Juga: Iran Cuma Kalah 4 Kali dari 105 Laga, Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Juara

    Setelah tim Merah Putih melangkah sejauh ini, Anca pun memiliki tekad besar agar skuad Garuda kembali mencetak sejarah.

    Walaupun hal itu tak akan mudah, karena Iran merupakan tim yang telah mengoleksi 13 gelar di Piala Asia Futsal.

    Meski demikian, Timnas Futsal Indonesia tak gentar menghadapi tim supoerior Iran tersebut.

    Anca bahkan bertekad membawa Timnas Futsal Indonesia meraih gelar juara di rumah sendiri.

    Menurutnya sayang apabila sudah melangkah sejauh ini dan gagal, sehingga ia ingin menghancurkan dominasi Iran.

    “Ya, kita lihat. Kita lihat di pertandingan nanti, kita fokus rehat dulu, kita fokus recovery, dan kita usaha apa pun. Sayang kan kalau tidak juara,” tuturnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS