Gambaran Skuad Timnas U-17 Indonesia Vs China: Ada Alumni Piala Dunia U-17 2025, Pelatih Bali United Suksesor Nova Arianto? - Bolasport
Gambaran Skuad Timnas U-17 Indonesia Vs China: Ada Alumni Piala Dunia U-17 2025, Pelatih Bali United Suksesor Nova Arianto?
BOLASPORT.COM - Pertanyaan menyeruak ke permukaan siapa pelatih timnas U-17 Indonesia untuk uji coba lawan China yang sudah dijadwalkan pada Februari 2026 ini.
PSSI sudah mengumumkan timnas U-17 Indonesia akan beruji coba lawan China pada 8 dan 11 Februari 2026.
Pertanyaan menyeruak ke permukaan, siapa gerangan pelatih dan skuad Garuda Asia yang akan bertanding selepas era Nova Arianto yang sudah naik jabatan jadi pelatih timnas U-20 Indonesia?
Untuk skuad timnas U-17 Indonesia akan diambil dari Garuda United yang berlaga di EPA Super League U-18.
Hingga pekan ke-18, Garuda United memuncaki klasemen EPA Super League U-18 grup A.
Mereka menang 14 kali, sekali imbang dan 3 kali kalah.
Pelatih Garuda United adalah juru taktik Bali United Academy yakni Sandhika Pratama.
Bisa jadi, pelatih asal Semarang ini akan menukangi timnas U-17 Indonesia yang akan lawan China di laga uji coba Februari nanti.
Namun PSSI belum merilis informasi resmi mengenai hal ini.
Adapun skuad Garuda United yang juga jadi cikal bakal timnas U-17 Indonesia berisi pemain-pemain angkatan 2009 ke atas.
Tentunya, sebagian besar diisi oleh nama-nama baru yang belum pernah kita dengar namanya.
Namun di skuad ini, ada alumni Piala Dunia U-17 2025 yakni Mochammad Mierza Firjatullah.
Baca Juga: Rumor Transfer Super League - Mauro Zijlstra Beberapa Jam ke Depan akan Gabung Persija Jakarta
Mierza sempat mencatatkan debut bersama Persik Kediri di Super League musim 20224-2025.
Selain Mierza, alumni Piala Dunia U-17 2025 lain yang termasuk angkatan 2009 adalah Mathew Baker dan Mike Rajasa.
Tetapi kedua pemain kembali ke klub masing-masing di luar negeri dan diprediksi belum akan membela timnas U-17 Indonesia di partai uji coba.
Proyek Garuda United yang jadi cikal bakal timnas U-17 Indonesia era sekarang diawasi langsung oleh head of scouting timnas Indonesia, Simon Tahamata.
"Saya sudah melatih anak-anak Garuda United 16 tahun, talentanya banyak dan mau bekerja keras bermain bola," kata Simon Tahamata pada November 2025 lalu.
"Saya fokus ke teknik yang paling penting. Contoh mudahnya, saat duel satu lawan satu, maka harus menang," tambahnya.
Indonesia sudah memiliki pengalaman bermain di 2 edisi Piala Dunia U-17 yakni 2023 dan 2025.
Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, sedang memantau para pemainnya di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (15/10/2025). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)Kini, Simon Tahamata mengaku fokus mencari pemain yang bisa bermain daam sistem sepak bola modern.
"Untuk edisi (Piala Dunia U-17) berikutnya, fokus saya adalah mencari pemain dengan kemampuan bermain cepat, berani mengambil keputusan, mau kerja keras, dan bisa bermain dalam sistem modern," kata Simon.
"Fokus di usia 16 tahun yang mau kerja keras, punya teknik dasar yang baik, seperti bagaimana kemampuan mereka bermain one on one, dan mental yang kuat," tambahnya.