0
News
    Home Berita Bobotoh Featured Federico Barba Liga Champions Asia 2 Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Stadion Gelora Bandung Lautan Api

    Federico Barba Hampiri Bobotoh setelah Persib Bandung Kalah, Minta Dukungan di GBLA - Tribunnews

    11 min read

     

    Federico Barba Hampiri Bobotoh setelah Persib Bandung Kalah, Minta Dukungan di GBLA

    Bek Persib Bandung yang menjadi kapten saat melawan Ratchaburi FC, Federico Barba menghampiri Bobotoh setelah timnya kalah.

    Federico Barba Hampiri Bobotoh setelah Persib Bandung Kalah, Minta Dukungan di GBLA
    Ringkasan Berita:
    • Kekalahan di Leg 1: Persib kalah 0-3 dari Ratchaburi FC karena kebobolan cepat, lemahnya penyelesaian akhir, faktor cuaca, dan kalah duel lini tengah.
    • Evaluasi Pelatih: Bojan Hodak menyoroti adaptasi pemain baru dan perbedaan level kompetisi Asia.
    • Seruan Kapten: Federico Barba meminta dukungan penuh Bobotoh di GBLA pada 18 Februari.

    TRIBUNJABAR.ID - Bek Persib Bandung yang menjadi kapten saat melawan Ratchaburi FCFederico Barba menghampiri Bobotoh setelah timnya kalah di leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

    Papan skor Ratchaburi Stadium, Thailand, menunjukkan angka 3-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

    Setelah laga usai, para pemain Persib Bandung pun menghampiri Bobotoh yang memadati tribun away di bagian timur stadion.

    Sebagai kapten, Federico Barba didampingi Dedi Kusnandar maju lebih dekat ke hadapan Bobotoh.

    Dengan penuh semangat, Federico Barba pun meminta Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan, khususnya untuk leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

    "Hei guys! Rabu depan, kami membutuhkan kalian di Bandung," ucap Federico Barba berapi-api sambil mengepalkan tangannya di udara.

    Adapun, pertandingan leg kedua antara Persib Bandung vs Ratchaburi FC akan digelar di Stadion GBLA pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Baca juga: Jadwal Persib Bandung Selanjutnya setelah Kalah dari Ratchaburi FC, Lakoni Leg 2 di GBLA

    Mengapa Persib Bandung kalah dari Ratchaburi FC?

    Dalam jumpa pers setelah pertandingan, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjabarkan sejumlah kekurangan timnya yang membuat kalah di laga melawan Ratchaburi FC.

    1. Kebobolan Cepat dan Penyelesaian Akhir Kurang

    Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai timnya tidak memulai pertandingan dengan kondisi terbaik.

    Ia mengakui pada awal laga, tepatnya 10 menit pertama, Persib Bandung sudah berada dalam situasi sulit setelah kebobolan lebih dulu.

    "Setelah itu, perlahan kami mulai bangkit, punya peluang tapi kami tidak bisa memanfaatkan peluang itu," ucap Bojan Hodak dalam konferensi pers setelah laga.

    "Beberapa peluang sangat bagus, mengenai tiang, dan ada beberapa kesempatan lainnya, tapi kami tidak mencetak gol," sambungnya.

    2. Kalah Duel di Lini Tengah dan Antisipasi Serangan Balik

    Menurut pelatih asal Kroasia itu, situasi di babak kedua semakin menyulitkan karena Persib Bandung kalah dalam duel di lini tengah.

    Ia menyebut, penguasaan bola kedua lebih banyak dimenangkan oleh Ratchaburi.

    "Setelah melakukan pergantian pemain, kami mencoba sesuatu yang berbeda. Tapi kami tahu mereka berbahaya dalam serangan balik, dan kami tidak cukup hati-hati," ujar Bojan.

    3. Cuaca Panas dan Adaptasi Pemain Anyar

    Ia menambahkan bahwa laga tersebut menjadi salah satu pertandingan yang berat baginya, terlebih dengan kondisi cuaca yang berbeda dan cukup menyulitkan bagi Persib Bandung.

    "Tapi pada akhirnya, mereka memang lebih baik hari ini, saya merasa menyesal karena begitu banyak suporter (Persib) yang datang dan menciptakan atmosfer luar biasa, tetapi sayangnya hari ini mereka adalah tim yang lebih baik," kata dia.

    STARTER - PERSIB harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC 0-3 pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) di Stadion Ratchaburi, Rabu 11 Februari 2026.
    STARTER - PERSIB harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC 0-3 pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) di Stadion Ratchaburi, Rabu 11 Februari 2026. (Dok. Persib)

    Pada paruh kedua pertandingan, Bojan Hodak juga memberikan kesempatan bermain kepada dua pemain anyar, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa.

    Ia menilai, keduanya masih membutuhkan waktu untuk menyatu dengan rekan-rekan setim.

    "Tapi keduanya punya potensi untuk bermain di starting eleven, dan pasti bisa membantu di liga," kata dia.

    4. Perbedaan Level Kompetisi dan Kondisi Fisik

    Bojan juga menyoroti perbedaan level permainan di kompetisi ini dibandingkan dengan Liga Indonesia yang levelnya masih lebih rendah memang tidak mudah dan membutuhkan adaptasi.

    "Saya pikir di babak pertama, selain gol yang kami kebobolan, kami bermain cukup bagus. Di babak kedua, alasan utamanya adalah cuaca di sini panas," tutur Bojan Hodak.

    PERSIB harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC 0-3 pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar Super League 2025/26 di Stadion Ratchaburi, Jumat, 11 Februari 2026.  Tiga gol Ratchaburi ke gawang Teja Paku Alam dicetak Pedro
    PERSIB harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC 0-3 pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar Super League 2025/26 di Stadion Ratchaburi, Jumat, 11 Februari 2026. Tiga gol Ratchaburi ke gawang Teja Paku Alam dicetak Pedro "Tana" Placeres menit 5 dan 84, serta Gabriel Mutombo Kupa menit 53. (Dok. Persib)

    Baca juga: Dihajar 3-0 di Thailand, Apa yang Salah dengan Persib? Lini Tengah "Bocor" hingga Masalah Klasik

    "Anda lebih banyak berkeringat, kehilangan energi lebih banyak, dan itu menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah," sambungnya.

    Bagaimana evaluasi Bojan Hodak setelah kalah dari Ratchaburi FC?

    Bojan Hodak meyakini kondisi akan berbeda saat laga digelar di Bandung karena cuaca dan atmosfer kandang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Ratchaburi.

    "Hal yang sama juga akan terjadi ketika mereka datang ke Bandung, itu akan sulit bagi mereka. Dalam laga tadi, terlalu terbuka dan kalah lini tengah," ungkap Bojan Hodak.

    "Kami punya peluang ketika menyerang lewat sayap, di situlah kami menciptakan banyak peluang. Tapi masalahnya kami tidak mencetak gol," sambungnya.

    Masalah penyelesaian akhir kembali menjadi catatan penting. Meski demikian, Bojan menyebut beberapa pemain kunci mulai kembali tersedia dan bisa memberi dampak pada laga selanjutnya.

    "Setelah mereka menjalani persiapan satu minggu penuh, tentu mereka akan siap untuk pertandingan kedua. Kita lihat nanti, saya harap mereka akan lebih tajam," ujar Bojan.

    Bagaimana Bojan Hodak menyikapi kekalahan di hadapan Bobotoh?

    Secara terbuka, Bojan Hodak menyampaikan permohonan maaf kepada Bobotoh yang hadir langsung di Thailand untuk mendukung Persib.

    "Saya merasa menyesal untuk mereka (Bobotoh) karena banyak yang datang jauh-jauh ke sini (Thailand). Itu tidak mudah bagi mereka, dan tentu mereka selalu memberikan energi tambahan," katanya.

    Ia mengakui bahwa performa timnya belum berada di level yang seharusnya, sehingga merasa perlu meminta maaf kepada suporter yang telah memberikan dukungan penuh.

    "Tentu saja dukungan mereka (Bobotoh) sangat memotivasi kami. Kami harus tampil lebih baik," ujar Bojan.

    Meski tertinggal cukup jauh, Bojan tetap menanamkan keyakinan bahwa dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi, terutama jika peluang bisa dimaksimalkan.

    "Jika bola yang membentur tiang itu masuk, ceritanya bisa berbeda. Namun, sepak bola adalah tentang mencetak gol, kami harus lebih baik," ungkapnay.

    "Tapi, saya pikir kami masih punya 90 menit lagi, saya selalu percaya bahwa dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi," imbuh dia.

    Baca berita Persib Bandung lainnya di Tribunjabar.id.


    Komentar
    Additional JS