0
News
    Home Berita Featured Liga Indonesia Mauro Zijlstra Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Debut Mauro Zijlstra Disorot, Pemain Baru Persija Belum Pada Maksimal - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read

     

    Debut Mauro Zijlstra Disorot, Pemain Baru Persija Belum Pada Maksimal - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Senin, 16 Februari 2026 | 19:45 WIB


    Salah satu pemain diaspora anyar di Super League 2025/2026, Mauro Zijlstra saat duel Persija vs Arema FC pada laga pekan ke-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/2/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pemain anyar Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, menjalani debut bersama Macan Kemayoran saat menang 1-0 melawan Bali United pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (15/2/2026).

    Debut Mauro Zijlstra disorot tajam oleh eks Ketua Umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief.

    Saat dihubungi BolaSport.com, Mauro Zijlstra dinilai belum bisa memberikan kontribusi signifikan untuk Persija.

    Pemain asal Belanda itu sudah didatangkan Persija sejak 4 Februari 2026.

    Ini berarti, Mauro Zijlstra sudah 11 hari berlatih bersama Macan Kemayoran.

    Pada saat melawan Bali United, Mauro Zijlstra dimainkan untuk menggantikan Gustavo Almeida pada menit ke-76. 

    Pemain timnas Indonesia itu mempunyai waktu 20 menit untuk menunjukkan tajinya, namun tidak terlihat.

    Baca Juga: Dilepas Persib, Winger Berlabel Timnas Indonesia Ingin Selamatkan Persis Solo dari Degradasi

    Seharusnya kata Bung Ferry sapaan akrabnya, Mauro Zijlstra merupakan penyerang yang memiliki tanggung jawab utama yaitu mencetak gol.

    Bung Ferry menilai, kesempatan yang diberikan kepada Mauro Zijlstra tidak dimanfaatkan secara maksimal.

    Ada satu momen peluang emas Mauro Zijlstra, tapi gagal dimaksimalkan untuk mencetak gol.

    "Dia dimainkan sebagai striker, jadi harus menunjukkan ketajamannya."

    "Adaptasinya harus lebih cepat," tegas Bung Ferry, Senin (16/2/2026).

    Tidak hanya Mauro ZijlstraBung Ferry juga menyoroti pemain-pemain baru Persija di putaran kedua Super League 2025/2026.

    Persija mendatangkan Fajar Fathurrahman, Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, Jean Mota, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, dan Cyrus Margono.

    Baca Juga: Pelatih Persija Nilai Shayne Pattynama Belum Bisa Rebut Posisi Bek Timnas U-23 Indonesia

    Dari tujuh pemain itu, hanya Jean Mota dan Cyrus Margono yang belum juga diberikan waktu bermain.

    Sementara Alaaeddine Ajaraie dan Fajar Fathurrahman menjadi pemain paling banyak bermain.

    Kata Bung Ferry, para pemain Persija masih belum menunjukkan pengaruh besar terhadap performa tim. 

    Ia menduga faktor jam bermain menjadi salah satu penyebab utama lambatnya proses adaptasi.

    Meski begitu, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan terlalu lama.

    Menurutnya, pemain profesional harus mampu menyesuaikan diri dengan cepat, apalagi jika direkrut untuk memperkuat tim besar dengan target tinggi seperti Persija.

    "Saya lihat kemarin Alaaeddine Ajaraie seharusnya bisa mencetak gol."

    Baca Juga: Kata Striker Timnas Indonesia Mauro Zijlstra usai Debut bersama Persija di Super League

    "Mereka harus bisa membuktikan diri bahwa layak didatangkan Persija."

    "Mungkin seharusnya bisa lebih baik lagi," kata Bung Ferry.

    Saat melawan Bali United, Bung Ferry mengomentari performa tim.

    Ia menilai permainan tim asuhan Mauricio Souza sebenarnya sudah enak ditonton dan mengalir.

    Akan tetapi masalah klasik masih muncul, yakni penyelesaian akhir yang kurang tajam.

    Ia bahkan menilai Persija bisa saja gagal meraih poin penuh apabila lawan mampu memanfaatkan peluang.

    "Lini depan Persija seharusnya bisa lebih tajam lagi."

    Baca Juga: Kalahkan Bali United, Persija Ingin Terus Ancam Persib di Puncak Klasemen

    "Untung saja Gustavo Almeida bermain bagus, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Thales juga berkualitas di lini belakang."

    "Jadi pesannya harus bisa main cantik dan banyak gol," tutup Bung Ferry.

    Komentar
    Additional JS